Putri Yang Mulia Duke

Putri Yang Mulia Duke
Chapter 61


__ADS_3

Di lorong istana hanya ada berlinda dan juga raja arga, mereka berdiri di malam yang terang di temani bintang bintang yang menyinari istana ini. Bersama bulan istana menjadi terang karna adanya kebersamaan mereka semua dunia menjadi terang.


"Maafkan cucuku,cleve dia tidak memiliki sifat jahat seperti itu pada wanita terlebih lagi kamu adalah seorang gadis kecil, dia tidak akan melukakan mu" ucap raja arga memandang langit gelap yang dipenuhi bintang kecil yang bersinar sinar


"Kenapa anda minta maaf, saya tidak terlalu memikirkan nya jadi kenapa harus dibahas" jawab berlinda mencoba menutupi kebohongannya


"Cleve memang sudah dewasa tapi dia juga terkadang memiliki sifat kekanak-kanakan, aku bisa melihat dari sifatnya yang selalu mudah marah pada orang yang ia anggap akan melukai adiknya, tapi dia seperti itu karna ia sangat menyayangi nya. Dan aku berbicara ini padamu untuk selalu bersikap baik pada selena dan kamu juga harus bisa mengambil hati cleve agar kamu tidak dilukai olehnya" ucap raja arga menjelaskan pada berlinda dan sedikit saran, berlinda mengangguk dan mengiyakan saja.


Setelah itu raja arga menyuruh berlinda untuk pergi tidur karna sudah malam tidak baik untuk anak seusianya tidur terlalu malam.Walau berlinda bukan cucu kandungnya dan bukan darah dari putrinya ia tetap menganggap berlinda sebagai anak keturunan dari duke, suami putrinya.


Keesokan harinya semua orang telah diundang ke acara yang raja arga buat,mereka berkumpul dengan wajah yang bingung kenapa di undangan tidak tercantum nama duke melainkan nama raja arga, raja dari batterbang.


Raja arga, selena, cleve, evano, zanna, zaline dan berlinda memasuki ruangan tengah mereka langsung membungkuk memberi salam dengan hormat atas kedatangan keluarga anggota kerajaan aldestrom yang telah memasuki ruangan.


"Selamat datang di aldestrom"

__ADS_1


Sambut raja arga pada yang lain, yang kini ia telah berdiri di depan singgasana dimana yang biasanya duke duduki. Mereka menerima dengan hormat sambutan raja arga.


"Kalian terlihat bingung karna bukan duke yang kalian kenal,yang biasanya berdiri di hadapan kalian sekarang, aku adalah raja arga, raja untuk rakyat batterbang berdirinya aku disini untuk menggantikan duke kalian sementara" ucap raja arga pada para tamu yang datang, Para tamu hanya diam mereka tak mengerti apa yang terjadi sekarang ini.


Meskipun mereka bertanya tidak akan ada pertanyaan yang akan dijawab oleh raja arga sekalipun, raja arga hanya menyimpulkan bahwa selama ini cleve putra mahkota kerajaan aldestromakan menjaga kerajaan aldestrom, dan para rakyat yang tinggal di wilayah aldestrom.


"Cleve putra mahkota aldestrom akan resmi menjadi pengantin duke saat ini dia yang akan menjaga keseluruhan aldestrom dengan kedua tangannya" ucap raja arga pada semua para tamu kerajaan


Setelah itu cleve diminta untuk bersumpah para tetua yang ikut berdiri di acara itu memberikan panutan bagi cleve untuk bersumpah dihadapan semua orang yang ikut hadir hari ini. Matahari, langit dan dewa ikut menyaksikan sumpah yang cleve ucapkan mereka menjadi saksi di hari ini.


"Kakek yakin kau bisa menjaga aldestrom, kau juga bisa menjaga selena dengan baik nantinya" ucap raja arga tersenyum berlalu pergi, menuruni singasana dan menyapa para tamu dengan segelas minuman yang disediakan oleh pelayan Istana.


Selena,zanna dan zaline berjalan mendekati cleve yang menuruni singasana mereka menguncapkan selamat pada cleve. Wajah zaline yang bercerita pada cleve berubah ubah hingga membuat tawa selena dan zanna yang ikut mendengar dan melihatnya.


"Hahah kamu sangat lucu zaline, kamu bisa bercerita pada kak cleve dengan expresi berubah ubah itu, hahaha" ucap selena pada zaline dengan tawa kecil yang masih bisa terdengar

__ADS_1


"Hehehe, karna itu yang aku rasakan saat melihat kak cleve mengunakan pakaian dengan indah itu membuatku terpukau, dan saat kak cleve mengucapkan sumpah nya itu membuat ku tegang jadi expresi ku berubah ubah setiap acara tadi" jawab zaline menjelaskan dengan singkat


"Kak, dia itu memiliki seribu expresi jadi kita tidak perlu terkejut lagi dia itu manusia yang berbeda dari kita, hahahah" saut zanna menyebut kembarannya yang memiliki seribu expresi dan manusia yang berbeda dari yang lain.


"Apa? kau menyebutkan berbeda dengan manusia lainnya, memang apanya yang beda? hei apa kau pernah merasakan mati di tangan saudara mu sendiri! " ucap zaline dengan nada tinggi


"Memang kau sangat berbeda dari yang lain, apa aku salah mengucapkan nya"jawab zanna yang masih meladeni kembaran nya


" Dasar manusia jelek, lihat saja nanti aku bilang pada ayah untuk mengajariku berpedang agar bisa melawanmu dan membunuhmu sekaligus, hahahah"ucap zaline dengan tawa jahatnya


"Terserah aku akan menantikan hari itu nantinya" jawab zanna datar


Zaline yang mendengar jawaban zanna membuat nya berlari kearah ayahnya, ia mengadukan zanna yang tidak tidak tapi evano selaku ayahnya yang sudah mengetahui sifat putri kembarnya hanya bisa diam dan mengiyakan saja.


Selena dan zanna berbicara berdua sambil meminum minuman yang telah disediakan para pelayan, saat mereka berdua menikmati obrolan mereka, seorang pria datang menghampiri mereka dengan salam hangat yang diberikan.

__ADS_1


__ADS_2