Putri Yang Mulia Duke

Putri Yang Mulia Duke
Chapter 12


__ADS_3

Selena yang mendengar cukup terkejut ternyata ibunya adalah musuh dari Kerajaan aldestrom,leon pun melanjutkan ceritanya pada selena


"Setelah yang mulia di nobatkan,yang mulia hidup bahagia dengan Duchess dan pangeran cleve yang masih bayi setelah beberapa tahun yang mulia di sibukkan dengan urusan perang ia harus meninggalkan istana ke medan perang, ia juga harus meninggalkan Duchess dan pangeran cleve yang sudah berumur lima tahun,dan saat itu Duchess juga sedang mengandung seorang putri yaitu putri selena saat itu Duchess merasa khawatir tentang keadaan yang mulia yang tak kunjung memberi kebar setelah satu minggu Duchess memutuskan untuk pergi ke tempat medan perang,padahal saat itu Duchess sedang mengandung,ditemani para pelayan Duchess pergi ke tempat medan perang,setibanya di sana matahari yang sudah tenggelam dan suasana disana juga berisik dan gelap setelah itu entah apa yang Duchess lihat sehingga ia pergi ke istana dengan wajah yang sedih ia pergi ditemani para pelayan yang merasa bingung karna Duchess terlihat sedih sampai nya di istana Duchess menemui pangeran cleve yang sedang tidur lalu ia pergi entah kemana,


setelah perang usai dengan hati gembira yang mulia pergi dengan para kesatria yang akhirnya memenangkan perang itu dan begitu gembira untuk menemui istri tercinta dan putra dan anak yang didalam kandungan Duchess, sampai di istana bukannya mendapat sambutan yang ia harapkan ia malah mendengar suara tangis putranya yang selalu menyebut nama Duchess ia begitu terpukul atas kepergian istri dan anak dalam kandungan istrinya ia memerintahkan pada semua kesatria dan rakyat jika melihat istrinya harus melapor tapi semua itu sia sia saja Duchess dan putri selena tak kunjung ditemukan,sebelas tahun berlalu yang mulia dulu dikenal sering tersenyum kini wajahnya terlihat masam,murung dan juga dingin,semua orang tak ada yang berani melawan yang mulia aland, seluruh kerajaan yang lain pun juga takut pada yang mulia aland termasuk keluarga Kekaisaran"ucap leon menceritakan setengah dari cerita yang ia baca dari buku sejarah yang ditulis sendiri dari orang terpercaya di kerajaan aldestrom selena yang mendengarkan seksama pun ikut bersedih begitu besarnya ayahnya mencintai ibu dan dirinya.


"kalau begitu apa saya boleh undur diri saya sedikit lelah"ucap selena beralasan pada leon sebenarnya ia ingin bertemu dengan ayahnya


"Tidak apa apa putri bisa kembali sekarang,kita akan melanjutkannya besok"jawab leon beranjak dari kursinya dan membungkuk hormat


"terimakasih atas pengertiannya pak leon, kalau begitu sampai jumpa esok hari"ucap selena meninggalkan ruang belajar,selena membuka pintu ternyata ada felix yang menunggu di luar,tanpa banyak bicara selena langsung melangkah kakinya diikuti felix dari belakang


tok...


tok...


" masuk! "jawab duke dari dalam


selena membuka pintu setengah, mengintip ayahnya yang sedang menulis sebuah kertas putih yang bertumpuk di temani oleh aston pelayan ayahnya yang selalu ada.


"selena,kenapa diam masuklah" ucap duke melirik kearah pintu yang terlihat selena yang sedang mengintip,selena melangkahkan kakinya ke arah duke ia langsung mendekati duke tanpa banyak bicara ia menjulurkan kedua tangannya,duke yang tahu maksud putrinya ia pun menggendong selena dan duduk dipangkuan duke.


"Ayah,apa selena boleh tau nama ibu siapa?" ucap selena sambil memainkan bonekanya di pangkuan ayahnya,duke yang sedang menulis pun berhenti saat mendengar perkataan selena


"tentu nama ibu juga sama cantiknya dengan nama selena kenapa ayah tidak ingin memberitahu nya" ucap duke datar

__ADS_1


"Benarkah apa nama ibu dan namaku sangat cantik" ucap selena dengan expresi imut


"Tentu nama ibu adalah Saena sama seperti Selena bukan?" ucap duke


"Ayah tahu tidak tentang seorang wanita cantik di kota bagian barat yang menjadi seorang kesatria,sampai lawannya terkagum kagum dengan kecantikan wanita kesatria itu?"tanya selena yang sibuk dengan mainannya,ia sebenarnya sudah tahu tapi ia hanya ingin mengejek ayahnya saja


"Mungkin ayah tahu" ucap duke datar, sebenarnya duke mengingat kembali kejadian waktu perang pertama kali di usia dua puluh tahun dan bertemu dengan istri tercintanya di medan perang


"kalau begitu selena dan kesatria itu cantikan mana?" tanya selena datar


"Tentu saja putri ayah,putri ayah sangat cantik di kerajaan aldestrom" ucap duke menggendong selena pergi ke ruang makan karna sudah tiba waktu makan siang


•••


•••


Sampainya di ruang makan mereka langsung duduk dikursi masing masing kini mereka menikmati makanan yang di hidangkan di atas meja,setelah selesai makan siang selena pergi ke kamarnya saat menuju ke kamarnya matanya teralih melihat para kesatria sedang berlatih


"Felix kita pergi ke sana yuk" ucap selena mendekat ke jendela,menunjuk ke arah tempat para kesatria sedang berlatih pedang


"Ouh,putri ingin melihat para kesatria latihan secara dekat ya" jawab felix yang melihat kearah para kesatria yang sibuk dengan latiha selena hanya mengangguk


Selena pergi ke tempat para kesatria white latihan ditamani felix selena memang anak yang lincah dan juga tak bisa diam dia akan melakukan sesuatu jika waktu luangnya kosong,sampainya di tempat para kesatria white latihan selena membungkuk menyapa para kesatria white


"Selamat siang semua" sapa selena sembari membungkuk melebarkan gaun gantinya dengan senyuman imut di wajahnya

__ADS_1


para kesatria yang mendengar sapaan selena pun terhenti melihat kearah selena dengan tatapan tajam membuat selena sentak takut


•••


,,astaga, apa aku mengganggu mereka latihan?,,


•••


"wah putri selena datang,putri selana datang"riang para kesatria Menggerumuni selena,selena yang di gerumuni pun terkejut tapi ia juga sangat senang kalau para kesatria tidak membencinya saat sedang di gerumuni seseorang datang.


"Selamat siang dan selamat datang di markas kesatria white tuan putri"sapa seorang pria dengan kesatria yang lainnya


para kesatria yang menggerumuni selena teralih dengan sapaan para kesatria yang baru datang dari markas ketua kesatria white


" Selamat siang Richard, Arthur,seven,dan.."ucap selena terhenti melihat seseorang yang tak dikenal oleh selena karna baru pertama kali bertemu


"Dia adalah kesatria serigala panggil saja lucky,ia akan mengawal putri mulai malam nanti atas perintah yang mulia" ucap richards memperkenalkan seorang pria bernama lucky pada selena sembari memberi tahu kalau lucky akan mengawal selena mulai malam nanti


"Ouh,salam kenal kesatria lucky,mohon kerja samanya" sapa selena dengan senyum imut yang selalu terpasang di wajahnya sembari melambaikan tangannya


"Salam kenal kembali yang mulia putri" ucap lucky membungkuk hormat pada selena


"Arthur,kamarilah" panggil selena menyuruh Arthur mendekat ke selama entah apa yang selena akan lakukan pada arthur.


Terimakasih banyak🙏💕buat kalian yang udah mampir di novel ku dan terimakasih buat kalian yang udah like, comen dan vote yang belum jangan lupa ya 💕 makasih atas dukungannya jangan lupa beri saran😘

__ADS_1


__ADS_2