
Setelah selesai bermain selena, zaline, zanna dan juga zen pergi ke kamar masing masing tapi zen pergi bersama selena
Di kamar selena mendapat ocehan terus menerus dari zen yang tak ada henti hentinya,dan membuat selena kesal karna zen terus mengocehinya tanpa ada waktu untuk berhenti sejenak.
"Sudah cukup!!"
"Bisa tidak kamu itu berhenti mengoceh,kuping ku ini hampir pecah karna mendengar ocehanmu itu!!" ucap selena kesal
"Kau!!" ucap zen menjitak Kepala selena
"Aw!!, kau ini.."
"sudahlah,lebih baik kamu mengupaskan buah yang ada di meja untukku,aku sangat lapar" ucap zen datar
"Cih, kenapa aku harus mengupaskan buah untukmu kurang kerjaan banget!!memangnya aku pelayanmu"ucap selena ketus
"Yasudah kalau kamu tidak mau mengupaskan buah untukku,aku akan kembali sekarang ke istana aldestrom dan kamu tinggal saja disini"ucap zen datar
" Ah,, baiklah, baik aku akan mengupaskan buah untukmu raja zen yang jelek"ucap selena sambil meledek zen
Selena melangkah mendekati meja,ia duduk di sofa dan mengupaskan buah untuk zen dengan wajah yang nampak kesal sambil menatap zen yang santai santai di tempat tidur selema,sampai ia tak sadar tanganya terluka karna goresan pisau
"AW!!"
"Kau kenapa" ucap zen mendengar rintih sakit selena ia mendekati selena dan memeriksa nya
"tidak apa apa!!"
"Apanya yang tidak apa apa lihat,kau itu sangat bodoh mengupas buah saja bisa terluka seperti ini,berikan tanganmu"ucap zen
Selena menujukkan tanganya yang terluka pada zen,zen hanya diak memandang darah yang menetes di tangan selena melihat zen seperti itu selena tahu apa yang zen pikirkan
"isaplah,kamu pengen kan? isap saja" ucap selena
"tidak!!"
"sudah isap saja apa salahnya cuman mengisap darah ku"ucap selena
Yang pada akhirnya zen mengisap darah yang menetes dia tangan selena yang terluka,selena merintih kesakitan karna mengenai gigi taring zen yang tajam
"slurp..,enak!!"
__ADS_1
deg...
deg...
deg....
Jantung selena berdetak dengan kencang tak beraturan menatap zen seperti itu,karna malu selena memalingkan wajahnya
"Ambilah buah nya!!"ucap selena melangkah pergi ke tempat tidurnya
"bocah bodoh,ini kenapa?"
Selena bersender di tempat tidurnya ia menatap tempat asing yang tidak seperti biasanya ia lihat dan juga ini sangat berbeda di kamar istana aldestrom
"Apa ayah akan menjemput ku kemari?gumam selena
Satu bulan berlalu....
Saat itu semua berjalan tanpa ada gangguan sedikitpun dan selena mulai beradaptasi di istana raja arga sudah satu bulan selena tinggal di sana ayahnya tak juga tak kunjung datang ke istana raja arga,selena juga mulai beranjak semakin tinggi dan juga semakin pintar ia didik menjadi seorang putri yang baik oleh kakeknya raja arga di istananya banyak orang yang menyayangi terutama adik laki laki ibunya yaitu putra mahkota bernama Evano
Walaupun evano juga memiliki seorang putri kembar yaitu zaline dan zanna kasih sayangnya juga diberikan pada selena begitu sama seperti ia menyayangi putri kandungannya sendiri
"Hahah, akhirnya aku menang melawan paman" ucap seorang gadis cantik yang sedang bermain bersama dua gadis kembar
"baiklah ayah sudah kalah!!!"ucap seorang pria yang terlentang lemas di tempat tidur yang besar
"Bangunlah paman, paman harus rajin berlatih nanti agar paman bisa mengalahkan kita bertiga" ucap seorang gadis cantik
"Selena apa kamu sama kejamnya dengan zaline dan zanna?" ucap pria itu
"hahah,aku hanya mengikuti zaline dan zanna saja" jawab selena tertawa kecil
"ayah cepat bangun,ayah terlalu lemah kita harus menjumpai kakek untuk makan siang ayo cepat" ucap zaline pada ayahnya yang terus menarik tangan ayahnya bersama saudari kembarnya yaitu zanna
"Paman jika anda lama kakek akan marah!!" ucap selena lembut sambil merapihkan pakaiannya yang terlihat berantakan
"baiklah aku harus patuh pada tiga putri iblis ini jika tidak aku akan mati disini" ucap pria itu
Mereka berempat pergi bersama ke ruang makan dengan terus tertawa yang terukir di wajah mereka wajah selena pun nampak riang dan juga gembira,setibanya mereka di ruang makan terdapat dua orang pria dan lima kesatria yang tak asing bagi selena
"Ayah,richards,felix,arthur,saven,lucky!!"
__ADS_1
"sayang kemarilah" ucap seorang pria pada selena
Selena melangkah kearah pria tersebut ia juga tak menatap wajah ayahnya dan lima kesatria itu
"Lihat ayahmu datang" ucap pria itu
"kakek,apa kakek bisa mengizinkan selena makan di kamar saja selena ingin sendiri dulu sekarang" ucap selena datar
"Tentu kakek akan mengizinkanmu kenapa tidak apa kakek pernah melarangmu melakukan apapun yang kau suka" ucap pria itu yang tak lain adalah raja arga kakek selena
"terimakasih kakek, kalau begitu selena pamit" ucap selena
"selena.." ucap duke pada selena
Selena tak mendengar dan terus berjalan pergi kearah kamarnya,zaline dan zanna juga nampak bingung dan tak mengerti sama sekali
"Kakek kenapa kak selena tidak ikut makan bersama kita" ucap zaline mendekati raja arga
"Zaline zanna kalian antar makanan kak selena kamarnya kalian juga makan disana temani kak selena ada yang ayah bicarakan pada kakek" ucap pria yang melangkah mendekati zaline dan zanna
"baik ayah" ucap zaline dan zanna bersamaan melangkah pergi di temani para pelayan membawa makanan ke kamar selena
Setelah zaline dan zanna sudah tidak terlihat barulah ia mulai berbicara pada duke secara tegas
"Kenapa kau datang kamari?!!" ucap pri itu
"Evano bicaralah dengan sopan" ucap raja arga pada pria itu yang bernama evano
"Orang seperti dia tidak perlu bersikap sopan ayah dan kenapa ayah juga membiarkan orang seperti dia masuk ke istana kita" ucap evano kesal
"Aku hanya ingin menjemput putri ku selena"jawab duke datar
" tidak bisa!!!selena sudah tinggal bersama ku selama ini dan selena sudah ku anggap seperti putriku sendiri dan kamu kemana saja selama satu bulan"ucap evano menolak selena dibawa oleh duke
"Aku memiliki urusan penting dan aku juga tidak ada waktu sama sekali untuk memberikan kabar apapun pada selena"jawab duke datar
" Alasan!!!kamu tidak perlu datang kemari dan lebih baik kamu pergi selena tidak akan menerima kamu lagi pula, dan disini selena juga tak pernah sedih"ucap evano
"Aku berhak membawa anakku pulang ke istana ku!!!"
"Dan aku berhak mengurus putri dari kakakku karna aku adalah pamannya" ucap evano
__ADS_1
"Kalian memang sama sama keras kepala,kita akan bertanya pada selena nanti dia ingin ikut dengan siapa itu ada pada selena antara evano dan juga kau aland" ucap raja arga menepuk keningnya melihat pertengkaran putranya dan juga menantu nya
terimakasih 🙏untuk kalian yang udah like coment dan vote ya😘 jangan lupa selalu ikutin kisah kisah selanjutnya