RAGE OF DESTRUCTION

RAGE OF DESTRUCTION
Bab 20.


__ADS_3

Bola cahaya sebesar bola baseball keluar dari dalam mulut dengan bibir merah merekah dan memiliki kedua taring panjang.


Bola cahaya itu meledak, tapi tidak mengeluarkan suara ledakan dan ruangan yang tadinya gelap gulita menjadi terang benderang.


Tampak ruangan dipenuhi dinding kristal es di berbagai sudut ruangan yang sangat luas dengan singgasana yang terbuat dari kristal es dan sedang diduduki seorang wanita.


Wanita itu memiliki kaki dan tangan seperti cakar Naga berwarna merah, helm kepala Naga merah dan kedua sayap Naga berwarna merah dengan bagian dalam sayap berwarna hitam, serta ekor Naga berwarna merah juga.


“Manusia, kau pasti takut denganku bukan? Hahaha ….”


Vanessa tertawa sambil menghunuskan kedua pedang katar berwarna biru ke arah Alvaro dengan aura membunuh yang sangat kuat untuk menekannya.


“Namaku Alvaro Renaldi, aku tidak takut denganmu.”


Alvaro mengeluarkan Ringu dan memegangnya dengan tangan kirinya, hingga berhasil menekan aura membunuh yang sangat kuat yang sedang menekannya..


“Oh, Alvaro. Menarik, sungguh manusia yang sangat menarik mampu memegang Ringu dengan kekuatan lebih kuat dari sialan itu.”


“Tenang aku tidak akan membunuhmu asal kau mampu mengalahkan salah satu Jendralku. Sebagai gantinya aku akan memberikan semua kekuatanku. Tapi jika kamu kalah kau akan mati, hahaha ….”


Vanessa menjentikan jarinya yang sangat besar untuk memunculkan lingkaran sihir. Dari dalam lingkaran sihir berwarna biru muncul monster seperti manusia berbadan kekar, memiliki ekor Monyet, dan keenam tangan panjang di punggungnya dengan lengan serta kepalan tangan yang sangat besar.


[Tetew-tetew! terdeteksi monster dalam radius 500 meter]


<>.................¤…………..<>


[Nama monster: Six Hand Sabertooth]


[Level: Putih]


[Elemen: Tanah]


[Poin pengalaman: 50 poin]


<>.................¤…………..<>


“Groaar …!” Monster berwajah Singa tersebut meraung keras dan menggerakan keenam lengannya yang panjang untuk memukul Alvaro.


“Twin Veda: Vengeful Blade!”


Alvaro merubah Ringu menjadi pedang besar berwarna ungu pekat dan membuat tangan cyborg kirinya berubah warna menjadi warna seperti warna pedang Vengeful Blade.


Kemudian digunakan untuk menangkis setiap pukulan Six Hand Sabertooth yang sangat cepat secepat peluru.


BAM! BAM!


Tubuh Alvaro terpundur dan membuat Vanessa menyunggingkan senyum. Gadis Naga tersebut tak menyangka Alvaro bisa mengimbangi serangan pukulan cepat Sabertooth yang secepat peluru.


“Rage Of Extinction!” seru Alvaro dan menusukan Vengeful Blade ke lantai es, untuk mengeluarkan gelombang kejut ledakan dalam dirinya untuk menghancurkan Six Han Sabertooth.


BOOM!


Gelombang kejut berbentuk siluet kubah berwarna ungu pekat tersebut membuat tubuh Si Han Sabertooth terpental menabrak dinding ruangan yang dipenuhi duri-duri kristal es raksasa.


Alvaro tidak ingin membuang waktu mengalahkan monster Singa yang memiliki 6 lengan panjang besar tersebut.


[Selamat, tuan telah mendapatkan 10 poin karena membunuh monster level putih]x50


[Selamat, tuan telah mendapatkan 50 poin karena telah membunuh mini boss monster level putih]x1


[Selamat, tuan telah naik rank hunter ke rank Elite]


[Ding]

__ADS_1


[Status pemain]


¤—-------¤—-------¤


[Nama: Regalia]


Level: 30 (17000/20.000)]


[HP: 3000/3000(+2000)]


[SP: 300/300(+2400)]


[Blood Orb: 0]


—-----------------------


[Umur: -]


[Ras: Predacon]


[Skill:


(aktif)


Divine Primordial level 1+


Fusion level 1+


Mystical Wind Max


(pasif)


Blood Divine Regeneration Max


[Job: Bloodles Strike]


[Inventaris: 110 Orb Stone, 18 heal potion s, 8 kotak silver, 10 kotak platinum]


[Saldo Evo:-]


[Saldo Gold: - gold]


Saldo rupiah:Rp,4.300.000]


[Poin skill: 0]


¤—-------¤—-------¤


[Tetew-tetew …!]


[Status]


<>...............¤……………<>


[Nama: Alvaro Renaldi]


[Umur: 22 tahun]


[Rank Hunter: Warrior (100/10000]


[AP: 1000/1000]


[Skill:

__ADS_1


Aktif : Arc Of Weapon level 1(50/100)


Twin Veda


Rage Burst Mode


Burning Burst Mode


Pasif: Bloodlust, Death Eater, Divine Glory]


[Ransel Inventaris: 99 kg kristal Arkha tipe S, Mayat Venom Fang, 8 botol HP, 10 botol AP]


[Saldo: 56.000.000


<>...............¤……………<>


Alvaro tidak menghiraukan penal hologram di depannya, karena tetap fokus matanya menatap tajam Vanessa. Dia takut gadis Naga tersebut akan mengingkari perjanjiannya dan tiba-tiba menyerang Alvaro.


“Hahaha …. Sungguh menarik, sungguh sangat menarik. Pantas saja salah satu Emperor Lord memilihmu menjadi wadah tubuhnya, hahaha …. Aku tidak akan mengingkari janjiku.”


Vanessa sambil tertawa keras menjentikan jarinya, dan tubuhnya berubah menjadi bola kristal berwarna biru seukuran bola baseball. Lalu melayang ke depan dada Alvaro.


Pria rambut berponi miring ke kiri tersebut merasakan fluktuasi energi Arkha yang sangat kuat dari dalam inti kristal bernama Frostmourne.


Dia tak menyia-nyiakan waktu dan memegang ini kristal tersebut dan menyeru, “Arc Of Weapon: Enchanting!”


Vengeful Blade dimasukan ke dalam lingkaran sihir merah yang barusan terbentuk di tangan kiri Alvaro bersama ini kristal Frostmourne.


Tubuh Alvaro juga diselimuti aura biru yang mendesis seperti aura super saiyan dan menghempaskan seluruh debu kristal es di seluruh ruangan aula singgasana Vanessa Frostmourne.


***


Laut pantai selatan.


Alvaro dan Aruna sudah keluar dari portal putih Kulon Progo. Mereka berdua mendapat kabar dari Vargas, bahwa semua hunter yang dikirim oleh ke laut pantai selatan hanya tersisa 10 hunter dan keadaanya kritis.


Aruna segera membawa Alvaro terbang dan sekarang sedang menolong para hunter untuk pulih dari luka-luka mereka.


Alvaro menembaki Vergos Krakos dengan senapan magnum rifle bertubi-tubi. Tapi proyektil-proyektil laser tersebut tak mampu menembusnya, walaupun sudah meningkatkan kompresi partikel sampai 50 kali lipat menggunakan skill Burning Burst Mode.


KLANG! KLANG!


Vergos Krakos sudah berevolusi kompresi partikelnya menjadi 100 kali lipat dan kulitnya sekeras tiga kali kekerasan berlian dengan titik leleh 12000 derajat celcius atau setara 3780 fahrenheit.


Monster Gurita itu telah memakan banyak hunter dan membuat tubuhnya berevolusi dengan warna tubuh hitam kemerahan. Tapi tubuhnya menyusut 10 meter menjadi 40 meter.


"Sial! Monster macam apa yang tak mempan ditembak oleh energi Arkha dengan kompresi partikel 50 kali lipat —"


BAM!


Alvaro terpental dihantam oleh tentakel Vergos Krakos dan tangan kanannya yang retak langsung putus. Karena reflek untuk menangkis serangan hantaman tersebut.


"Aaakh …!" pekik Alvaro dengan muka meringis kesakitan terbasahi oleh cairan merah dari pergelangan bahunya.


Tubuhnya terkapar di permukaan pasir pantai dan membuat Aruna, Dino, beserta kesembilan hunter geram. Lalu menyerang Vergos Krakos bersamaan.


"Fire Anihilation!" seru Aruna, lalu menyemburkan api yang sangat panas dengan kompresi yang sangat tinggi ke arah Vergos Krakos.


Tubuh Vergos Krakos tersebut berwarna jingga dengan keenam capit Kalajengking melindungi mukanya. Sebab menahan semburan api yang sangat besar dan berkompresi tinggi dari mulut Aruna.


Akan tetapi, api tersebut tidak dapat melelehkan kulitnya yang kerasnya tiga kali lipat kerasnya berlian.


Vergos Krakos terkekeh pelan menghina Aruna yang tak mampu menembus pertahana

__ADS_1


__ADS_2