
Akan tetapi setelah kepulan cahaya, asap, dan debu itu mereda, dan memperlihatkan cekungan kawah sedalam 40 meter disertai mayat-mayat monster semut merah raksasa bergelimpangan. Mayat Munar dan Munir tidak ada, yang ada hanya seorang pria yang memiliki wajah seperti kedua pria kembar tersebut.
Matanya menatap tajam ke arah Alvaro, kedua tanduknya muncul di dahi, dengan tanduk kiri nerwarna hitam sesuai sayap di punggung kirinya, dan tanduk kanan berwarna putih sesuai sayap di punggung kanannya.
“Darklight form: Devil Anubra!” seru Anubra salah satu Jendral dari pasukan monster yang dipimpin oleh Xabian.
Rupanya Munar dan Munir berhasil membangkitkan Anubra yang telah disimpan Xabian di kedua tubuhnya, dan lagi-lagi Alvaro yang membantunya untuk bangkit.
Anubra bisa bangkit setelah tubuh Munar dan Munir dibombardir oleh bola-bola energi yang tercipta dari energi negatif arkha yang bisa memicu kebangkitan monster level biru.
"Hell Flare!"
Anubra melemparkan bola energi seukuran baseball berwarna putih kehitaman ke arah Alvaro.
Bola energi itu menghantam bola pelindung yang melindungi tubuh Alvaro hinggammebuatnya hanucr berkeping-keping.
Suara ledakan disertai siluet cahaya berbentuk kubah menyebar luas sampai radius 50 meter. Alvaro menyilangkan tangan dan berada di dalam siluet kubah cahaya tersebut. Dia sangat santai menahan ledakan yang tak beribas apapun pada tubuhnya, berkat perlindungan cyborg armor Zelta.
"Kau memaksaku menggunakannya, dasar bocah bau kencur, Dimensional Fissure!" Alvaro berteleportasi dan muncul di belakang tubuh Anubra. "Halo, aku ada disini. Energy rapid Slash!"
Alvaro yang telah meningkatkan pedang saber energi ke level 5 pun langsung mengayunkan pedang saber berbilah biru tersebut secara bertubi-tubi, ke kedua sayap Anubra untuk memotongnya.
Siluet-siluet garis biru acak muncul di punggung Anubra dan ia memekik keras, "Aaaaakh! Tidak …!"
Namun pekikan itu hanya pura-pura, lalu mukanya berubah menjadi raut muka menyeringai, "Hahaha …. Kena kau! Heaven Explosion!"
Tubuh Anubra mengeluarkan ledakan berbentuk siluet bola berwarna kuning dan terus meluas, hingga mendorong Alvaro cukup jauh.
Kemudian siluet bola pelindung tersebut meledak setelah meluas sampai radius 20 meter. Akibat ledakan tersebut Alvaro terpental sejauh lusinan meter, dan menabrak beberapa gedung, hingga menembusnya.
Gedung-gedung yang ditabrak oleh Alvaro runtuh, dan tumbang. Kepulan debu yang tebal menjulang ke langit menghalangi pandangan Anubra ke arah Alvaro.
__ADS_1
Anubra tidak membiarkan Alvaro untuk menyerang balik. Ia langsung terbang secepat kilat dengan kedua pedang terhunus, kedua pedang tersebut sebelumnya dipegang oleh Munar dan Munir.
"Light Dark X Slash!" serunya.
Anubra menebaskan kedua pedangnya secara silang untuk membentuk siluet energi berwarna hitam dan putih berbentuk huruf X raksasa.
Siluet huruf X tersebut melesat ke arah Alvaro dan memotong apapun yang dilewatinya. Bahkan permukaan tanah yang dilewatinya retak dan monster semut raksasa yang masih tersisa tercabik-cabik oleh siluet huruf X tersebut.
“Aaaaaargh!” Alvaro meraung keras untuk menyerap energi negatif Arkha yang berada diseluruh wilayah provinsi Yogyakarta.
Kepulan aura hitam masuk ke dalam Infiniti Gear, dan alvaro kehilangan 6 bulan ingatan masa lalunya yang hanya tersisa satu tahun.
[Sistem Cyborg Armor Zelta telah ditingkatkan ke level 6. Skill Energy Sword telah naik ke level 6 dan mendapatkan pedang saber abu-abu]
alvaro segera merubah bilah pedang sabernya dari warna biru ke warna abu-abu. Lalu diayunkan secara vertikla dari bawah ke atas untuk membalikan siluet energi berbentuk huruf X raksasa ke arah Anubra.
Tidak berhenti disitu, Alvaro juga menembakan laser energi raksasa dari telapak tangan infinity Gear untuk memperkuat serangannya.
Sinar laser raksasa tersebut mendorong siluet energi berbentuk huruf X dan membuatnya melaju kencang ke arah Anubra.
Karena terlalu cepat, Anubra tidak sempat menghindar, hanya bisa menangkis dengan menyilangkan kedua pedangnya.
“Light Dark Defense!” serunya dengan tubuh diselimuti aura hitam dan putih yang saling bergantian muncul.
Suara ledakan terdengar sangat keras, saat siluet huruf X raksasa beserta sinar laser raksasa menghantam kedua silangan pedang Anubra.
Tubuh Anubra pun terpundur perlahan. Ia tetap bersikeras untuk menahan siluet huruf X raksasa beserta sinar laser raksasa, dan merasa tertantang untuk membalikannya lagi ke arah Alvaro.
Akan tetapi Alvaro tiba-tiba berteleportasi dan muncul di samping kiri Anubra, sambil menembakan bola energi berwarna abu-abu.
“Tidak!” Anubra memekik dengan mata melebar, dia sangat syok melihat bola energi raksasa akan menghantamnya dalam jarak sedekat itu.
__ADS_1
Tubuh Anubra meledak beserta bola energi raksasa, siluet huruf raksasa, dan sinar laser energi raksasa.
Kepulan cahaya, asap, dan debu menjulang ke langit membentuk siluet jamur, dan terlihat sampai radius 5 km.
Nafas Alvaro tersengal-sengal, dan berlutut satu kaki di tempat yang jauh dari sumber ledakan. Dia berpindah tempat sesaat, setelah menghantamkan bola energi raksasa ke Anubra.
"Benar-benar bangsat! Monster level iru sangat menyusahkanku. Tampaknya aku harus meningkatkan rank milikku ke level Emperor secepatnya. Monster-monster yang sudah menguasai tubuh para Arkham telah bertambah kuat sekarang,” gumam Alvaro.
Kemudian dia bangit sambil mengeluarkan 10 botl cairan hijau, dan ditenggaknya dengan cepat satu persatu, untuk memulihkan staminanya.
Setelah kepulan cahaya, asap dan debu itu mereda, Alvaro berlari cepat ke arah mayat Anubra untuk mengambil pecahan Zebris Core. Dia penasaran apa yang terjadi, kalau pecahan Zebris Core itu dikumpulkan semuanya.
Saat dekat dengan pecahan Zebris Core berbentuk setengah bagian kristal bunga lotus yang hanya memiliki lima kelopak berwarna kuning, jantung Alvaro berdetak kencang.
Secara otomatis pedang Ringu keluar dari dalam Infinity Gear, dan menyerap pecahan Zebris Core tersebut.
[Tetew-tetew! Selamat, tuan berhasil mendapatkan pedang Zapdos Alean dan termasuk ke dalam 7 Void Dragon]
Tubuh Alvaro bergetar hebat dan bercahaya setelah pedang Ringu masuk kembali ke dalam Infinity Gear.
Cahaya itu menyebar ke seluruh dunia dan menghancurkan semua monster level putih beserta portal-portal berlevel putih.
Bukan hanya itu semua plusi energi negatif arkha yang menyelimuti bumi langsung lenyap. Semua manusia di bumi bersorak gembira melihat bumi yang sudah beberapa tahun mengalami kegelapan kembali terang benderang.
Ingatan masa lalunya yang hilang pun pulih, dan dia pun pingsan karena tidak kuat menahan semua energi Void Dragon Core yang terlalu kuat di dalam tubuhnya.
......................
1 tahun kemudian.
Alvaro membuka matanya, dan mendapati dirinya telah berada di kamar rumah sakit fasilitas hunter.
__ADS_1
Pria berambut hitam tersebut mengalami koma selama satu tahun lebih. Tentu saja Yuna, Zean, dan Aruna yang sudah naik rank ke rank Ancient pu bersedih hati, karena guild leader mereka mengalami koma yang berkepanjangan. Akibat penyesuaian horus milik Alvaro yang diisi energi 7 Void Dragon sekaligus.