
Zea yang sudah mengetahui kelemahan Inviciblers mengeluarkan bola energi berwarna pelangi dan melemparkannya ke udara.
Suara ledakan kecil disertai asap tipis mengepul di udara dan menyebarkan partikel-partikel pelangi dalam radius 200 meter.
Tubuh Alvaro yang awalnya tidak terlihat menjadi terlihat, dan 100 kembaran diri Zea melempari Alvaro dengan piringan hitam kecil secara serentak.
“Twin Gear: Highlander Assault! Hyper Sonic Move!”
Alvaro pedang Ringu menjadi dua jenis pedang yang berbeda yang memiliki bilah berwarna hijau, dan diayunkan secara acak untuk memantulkan setiap piringan hitam kecil tersebut secepat kilat, supaya tak mengenai tubuhnya.
Piringan hitam tersebut dipantulkan ke berbagai arah, dan ada pula yang dipantulkan ke arah 100 kembaran diri Zea oleh Alvaro.
Kembaran diri Zean yang terkena senjata yang dilemparkannya sendiri berubah menjadi kepulan asap putih.
"Crescent Moon: Death Inferno!" seru Zea mengeluarkan tongkat berbilah sabit, lalu tongkat tersebut dilemparkan ke arah Alvaro dan berputar cepat seperti gasing yang mengeluarkan kobaran api merah kehitaman.
Satu persatu kembaran diri Zea berubah menjadi kepulan asap terkena piringan hitam yang masih terus diputarbalikan oleh Alvaro.
Pria berambut hitam tersebut terlalu fokus ke serangan kembaran diri Zea, tongkat berbilah sabit yang berputar seperti gasing tersebut berhasil memotong pergelangan bahu kiri Alvaro.
"Aakh!" pekik Alvaro sangat keras, dan cairan merah kental menyembur deras dari persendian bahu kiri Alvaro.
Tongkat berbilah sabit tersebut kembali ke tangan Zea dan membuat wanita itu itu tersenyum menyeringai, karena sangat puas bisa memotong tangan kiri Infinity Gear yang sangat ditakuti oleh anggota organisasi Phantom.
“Hahaha …. Tanpa kekuatan tangan itu aku akan menghabisimu sekarang juga. Wave Inferno!”
Sambil tertawa jahat, Zea mengayunkan tongkat berbilah sabit tersebut dari bawah ke atas untuk melesatkan gelobang energi berbentuk tiga siluet sirip hiu yang merambat di permukaan pasir pantai.
Tiga siluet gelombang energi tersebut melesat cepat ke arah Alvaro yang berlutut lemas dengan raut wajah meringis kesakitan.
Bahkan dibilang Alvaro sudah tak kuat lagi dan akan pingsan karena kehilangan banyak darah.
Inviciblers keluar dari dalam tubuh Alvaro dan menggigit tangan Infinity Gear. Ketiga siluet sirip hiu tersebut mengenai Inviciblers yang sedang berdiri di depan Alvaro untuk melindunginya.
Suara ledakan yang sangat keras seperti dentuman meriam disertai kepulan cahaya yang menjulang ke langit membentuk siluet jamur.
Suaranya tersebut dapat didengar oleh penduduk Kabupaten Kendal dalam radius 500 meter, dan efek getaran gempanya juga dirasakan oleh mereka.
...[Tetew-tetew!]...
...[Fitur menara penjara Axelers diaktifkan lebih awal dan memotong semua uang yang berada di saldo sistem]...
...[Fitur menara penjara Axelers disatukan dengan Infinity Gears dan mendapatkan skill Prison Chain]...
Inviciblers yang masih menggigit Infinity Gears dengan tubuh mengeluarkan asap berubah menjadi bola cahaya berwarna ungu pekat dan menyatu dengan Infinity Gear.
Bola cahaya berwarna ungu pekat seukuran bola baseball tersebut melayang ke arah pergelangan bahu Alvaro, dan cahayanya menyebar membentuk siluet tangan kiri.
Benar saja cahaya berwarna ungu menjadi tangan yang baru lagi untuk Alvaro dan di kedua telinganya muncul headset humagear berwarna merah. Kemudian muncul sebuah kartu yang melayang di tengah dada Alvaro dengan gambar Inviciblers.
Alvaro bangkit dengan tatapan nyalang ke arah Zea dan mengambil kartu tersebut, lalu menggeseknya ke headset humagear di telinga sebelah kiri.
Muncul belt di tengah pinggang Alvaro yang memiliki bola kristal berwarna putih, dan kartu Inviciblers tersebut disentuhkan ke bola kristal tersebut.
...[Inviciblers Mechanize … pengguna mendapatkan skill Hyper Stealth, Mega Sonic Move, Death Vanish, Final Fatal Strike dan dikombinasikan dengan Twin Gear: Highlander Assault]...
Salah satu pedang Highlander Assault yang bertipe ninjato yang tergeletak di permukaan pasir melayang ke arah tangan kiri Alvaro, dan langsung ditangkapnya.
“Assault Vanish!” seru Alvaro dan tubuhnya berkedip hilang dari tempatnya berdiri.
Mata Zea berkeliling dan kembali menciptakan 1000 kembaran dirinya untuk menjadi benteng pertahanan, supaya Alvaro tidak bisa menjangkau tubuh Zea yang asli.
__ADS_1
“Multiple Shadow Clone!” serunya dengan menggertakan gigi.
1000 kembaran diri Zea mengelilingi Zea dengan tubuh dipenuhi urat otot yang menonjol kuat.
Alvaro menembus barisan barikade pertama Zea, dan menebas setiap leher kembaran diri Zea. Akan tetapi Zea malah tersenyum licik, karena setiap berhasil ditumbangkan oleh tebasan Alvaro, kembaran diri itu malah membelah diri lagi menjadi 5 tubuh.
Namun, itu tidak menjadi masalah untuk Alvaro. Ia langsung melompat setinggi mungkin dan melepaskan tebasan jarak jauh secara acak.
Muncul siluet-siluet sabit yang tidak terhitung jumlahnya berwarna putih dan berukuran cukup besar melesat ke arah kerumunan kembaran diri Zea.
Akibat tebasan bertubi-tubi tersebut, tubuh Zea yang asli juga terkena siluet sabit, dan membuat pakaian ketat yang dipakainya robek di beberapa bagian tubuh, dan mengucurkan cairan kental merah.
“Uugh!” Zea berlutut satu kaki dengan menumpu pada pegangan tongkat Crescent Moon, dan raut wajahnya kesakitan. “Bedebah! Bangsat! Dasar Axelers tolol yang mau memihak pada manusia.”
“Mega Sonic Move! Death Vanish!”
Zea tidak menyadari Alvaro yang sudah berada di belakang tubuhnya dan menusuk tepat di jantungnya dari punggung sebelah kiri.
“Guhak!” Zea memuntahkan seteguk cairan merah segar, dan melepaskan pegangan tangannya dari tongkat berbilah sabit. “Hahaha …. Rasakan kepedihan setelah ini, hahahaha ….”
Setelah tertawa jahat, Zea tewas dan tubuhnya luruh menjadi debu. Kemudian mengeluarkan mecha organoid rubah berekor sembilan berwarna hitam dan memiliki panjang tubuh 1 meter.
Rubah itu menatap nyalang ke arah Alvaro dengan manik mata merahnya. Tanpa basa-basi Alvaro langsung memukul leher Foxlers dengan kedua ujung gagang pedang Highlander Assault, dan mmebuat Foxlers terpental ke udara, lalu mendarat dengan kepala terlebih dahulu menyentuh permukaan pasir pantai.
"Prison Chain!"
Alvaro memukul permukaan tanah dan memunculkan lingkaran sihir berwarna ungu pekat. Dari dalamnya keluar 20 siluet rantai berbilah tombak dan melesat ke arah Foxlers menusuk tubuhnya.
“Roaar!” Foxlers meraung keras, dan energi negatif Arkha di dalam tubuhnya dinetralkan dengan dihisap melalui siluet rantai berbilah tombak yang menusuk tubuhnya yang terhubung dengan tubuh Alvaro.
Foxlers merasa lemas, dan tubuhnya yang berwarna hitam berubah menjadi warna putih. Kemudian Foxlers berubah menjadi sebuah kartu dan berputar cepat ke arah Alvaro, dan langsung ditangkapnya dengan tersenyum puas.
Namun, senyum itu berubah setelah menyadari energi Arkha milik aruna telah lenyap, dan merasa ditipu oleh Zea. Karena wanita pemilik Foxlers tersebut ternyata yang memasang energi Arkha milik Aruna untuk mengelabuinya.
****
Markas rahasia Phantom.
Semua anggota elit Phantom berbaris rapi di dalam sebuah aula dan Fredrick duduk diatas kursi drone yang sedang terbang di ketinggian 10 meter dari permukaan lantai aula markas Phantom.
Tiba-tiba Fredrick merasakan dadanya sangat sakit dan mengumpat, "Bangsat! Kenapa dia selalu bertumbuh kuat dan lebih kuat? Aku harus mengerahkan semua anggota elit Phantom untuk memburunya hidup atau mati!"
Semua anggota elit langsung berlutut satu kaki dengan leher seperti tercekik, karena aura membunuh yang dikeluarkan oleh Fredrick. Hanya ada satu orang yang masih berdiri tegak di barisan paling belakang, yakni Aruna dengan raut wajah dinginnya.
Fredrick yang rasa sakitnya sudah hilang tercengang dengan mata melebar, setelah melihat Aruna masih berdiri tegak sambil melipat tangannya di dada. Sedangkan semua anggota elit lainnya sudah tumbang dengan berlutut satu kaki.
Kursi Drone berbentuk piring terbang tersebut turun perlahan dan melayang pelan ke arah Aruna.
Kemudian Fredrick bertepuk tangan dengan tersenyum menyeringai, “Hahaha …. Aku tak menyangka Zea mati, tapi melakukan tugasnya dengan sangat baik.”
Aruna dengan wajah dinginnya langsung berlutut satu kaki dengan menunduk hormat ke arah Fredrick, “Emperor Lord, hamba menghadap!”
"Bagus, untuk sementara kamu beristirahatlah disini!" Fredrick dengan menjulurkan lidahnya mengelus lembut rambut Aruna. "Sekarang tugas kalian semua buru Alvaro Renaldi dan bawa dia hidup atau mati! Aku akan memberikan Body Soul tier 3 untuk kalian yang bisa membawa keparat itu kesini!"
Semua anggota elit Phantom yang sudah kembali seperti semula sangat senang mendengar pengumuman hadiah yang diumumkan oleh Fredrick.
Body Soul adalah wadah sintetis yang dibuat Profesor Amretta sebagai tempat bernaung para Axelers di dalam tubuh anggota Phantom. Semakin tinggi jumlah angkanya, semakin luas juga Axelers yang mampu ditampung oleh tubuh anggota elit Phantom.
Semua anggota elit Phantom tubuhnya berkedip setelah menekan tombol di jam tangan ruang mereka. Ternyata itu adalah tombol teleportasi yang akan memindahkan mereka semua menuju markas cabang Phantom di seluruh dunia.
****
__ADS_1
Rumah sakit Hunter Bantul.
...[Tetew-tetew]...
...[Misi utama terjadi pembaharuan]...
...<>.............¤………<>...
...[Misi: Buru semua Axelers tipe Emperor yang ada di seluruh bagian dunia]...
...[Batas waktu:-]...
...[Hukuman: Para hunter akan dikuasai energi negatif Arkha, dan menjadi jahat]...
...[Hadiah: Skill Seven Fallen Prime untuk memanggil ketujuh Void Dragon dimaksimalkan, Slot Axelers Prison tidak terbatas, dan uang Rp,10.000.000.000]...
...<>.............¤………<>...
Alvaro yang sedang duduk di kursi samping pintu ruang Ciu mengernyit. Melihat panel hologram berwarna biru yang tiba-tiba muncul dengan pembaharuan misi.
Dia menekan tulisan status dan menekan lagi tulisan fitur Axelers Tower untuk melihat berapa slot yang bisa diisi di dalam menara penjara Axelers.
...[Tetew-tetew]...
...[Status fitur Prison Tower Axelers]...
...<>.................¤…………….<>...
...[Slot 1:...
...Nama Axelers: Inviciblers...
...Tipe: Emperor...
...Core: Stealth]...
...------------------------------...
...[Slot 2:...
...Nama Axelers: Foxlers...
...Tipe: Emperor...
...Core: Clone]...
...------------------------------...
...[Slot 3:-]...
...[Slot 4: locked]...
...[Slot 5: locked]...
...[Slot etc: locked]...
...<>.................¤…………….<>...
...[Untuk membuka slot selanjutnya bisa menggunakan dengan menangkap Axelers yang lain, maka slot Axelers akan terbuka secara otomatis]...
...[Namun tipe Axelers juga mempengaruhi terbuka atau tidaknya slot nomor selanjutnya]...
__ADS_1
...[Cara kedua dengan membayar Rp,10.000.000.000 untuk membuka slot selanjutnya]...
Mata Alvaro melebar dan rahangnya terjatuh melihat panel hologram yang memunculkan pemberitahuan tentang cara membuka slot selanjutnya. Rasanya dia ingin memuntahkan semua asam lambungnya ke sistem.