
Perjalanan mereka nikmati sambil berbincang bincang.
Riawan memulai perbincangan.
"Din,memang ibu kandungmu namanya siapa?"
Dina menjawab nama ibu nya adalah Hanyora dan kembalilah air mata mengalir yang Dina rasakan saat itu sebuah kebingungan pada adik adiknya semenjak tiga tahun hilang.
"Aku tidak tahu kenapa ibuku sendiri seperti iblis ,Ia memang terbiasa menghajar anak anaknya hingga aku tak tahu penyebabnya apa yang membuat kakek nekat bunuh diri,padahal kakekku tidak berani melakukan perbuatan itu".cerita Dina
Riawan menenangkan gadis itu
"Mungkin karena kakekmu depresi melihat kerabat
nya kacau , maka dari itu kakek kamu memilih menenangkan diri dengan cara mati emm..itu hanya prasangkaku saja Din yang penting kamu sebagai cucu yang baik berdoa lah agar kakekmu bahagia disana!"
Tak terasa malam hari mereka telah sampai tujuannya,Di kantor polisi Riawan mengabarkan bahwa ia baru saja menemukan satu anak yang hilang dari ibu pembunuh.
Kata pak polisi " Selamat malam nak, baguslah kalau satu anak ini telah ditemukan sebenarnya kami telah mencari tiga anak ,kami lihat dari poster ada seorang ibu yang mencari anaknya".
Riawan memberi penjelasan
"Mohon maaf pak,Ibu yang sedang kehilangan anaknya diposter itu sebenarnya ingin membunuh anaknya pak,Maka dari itu anak ini dan saudaranya melarikan diri meninggalkan ibunya dan terpisah hingga akhirnya aku melihat anak ini ternyata dia anak yang diincarnya ".
__ADS_1
Pak polisi pun memanggil Dina untuk masuk ke ruangan untuk menulis identitasnya.
NAMA:DINA YUANDHI
Alamat: jln.rembo no 42
Anak dari Ayah : Suprapto
Ibu. :Hanyora
Saudara kandung:Ely Audies dan Ale Ilchas
Setelah ada bukti cukup Riawan memperlihatkan foto rumah Dina dan Pihak berwajib bersepakat mengunjungi rumah itu besok pagi.
"Din, mau langsung jalan masa kita tabrak ibu itu?"ujar Riawan.
Tiba tiba saja sosok ibu itu sudah berada disamping Dina.
" Nak ibu mencarimuu,,,pergi kemana saja kau?(sambil mendekap Dina dengan erat ) kamu tahu tidak kalau lupa dengan seorang ibu adalah anak durhaka hahahahaha....(tertawa histeris)"
Riawan secepatnya mengambil pisau buah di tas dan menggoresnya ditangan sosok ibu itu.
"(SRAATT)Mundur!! Jangan ganggu perjalananku!"
__ADS_1
Mobil melaju dengan cepatnya.
Saat sampai dirumah Riawan langsung menuju tempat tidur dilihatnya wajah gadis penuh cengkraman kuku tangan ,Di usaplah dengan handuk sambil berkata " Ini adalah ulah setan Din,yang menyerangmu tadi itulah setan yang menjelma seperti manusia aku jadi benci ini".
Keesokan harinya para polisi mengunjungi rumah Dina mengecek keadaan rumah dan menyelidiki yang sebenarnya disana seorang polisi menemukan dua makam dan kepala manusia yang diikat dengan rantai setelah menemukan temuan yang mencurigakan, rumah tersebut di beri pembatasan oleh polisi.
Dan ternyata polisi mengetahui bahwa peristiwa anak anak yang hilang disebabkan karena sosok ibu pembunuh yang bersujud kepada iblis dan menjadikan anak dan keluarganya sebagai korban di alam neraka.
Diwaktu yang sama Riawan bersama Dina berada ditaman berbincang antara hubungan mereka sebagai kakak dan Adik
"Din,sesekali kamu lihat pemandangan ini lebih indah dan tenang bukan? Yang kamu rasakan apa saat melihat keindahan begini? dan hawanya sejuk sekali".Ucap Riawan
Dina menjawab singkat
"Yaa,,,senang bercampur panik,aku masih kepikiran sama adik adikku bagaimana nasib mereka,kabar saja pun tak ada".
Riawan sambil mengelus rambut Dina
"Din, Aku sebenarnya ikut sedih lihat peristiwamu begini coba kalau dibalikkan padaku pasti aku udah nangis,tapi kau memang anak yang kuat Din,Aku juga sedang berusaha dalam mencari adik adikmu".
Mereka bersalaman dan melalui perjalanan penuh kerjasama dengan berdoa.
Peristiwa yang dialami Dina dan adik adiknya sangat pedih , ingin sekali si gadis tersebut merasakan kasih sayang dari seorang ibu namun Tuhan lebih menyayangi mereka dan berkehendak lain.
__ADS_1