Retaknya Mahkota

Retaknya Mahkota
Akhir sebuah kisah


__ADS_3

"Jaga diri baik-baik, Kak. Ingat untuk selalu berlaku lembut dan sabar pada istri kakak."


Fateeh seperti anak kecil yang akan pergi ngekost. Dia membawa koper sambil menundukkan kepala saat aku sedang memberi dia nasihat.


"Titip Kak Fateeh, ya, Kak Khadijah. Yang sabar menghadapi sikapnya yang suka kekanakan. Dia memang agak sengak kalau ngomong tapi dia baik, kok."


Khadijah tersenyum.


"Kalau ada apa-apa, segera hubungi Kakak," ucap Arzhan.


"Iya, Kak."


Setelah Fateeh dan Khadijah pamit, aku masuk ke dalam menuju kamar Papa. Di sana Papa pun sedang bersiap-siap untuk kembali ke panti. Sore ini aku dan Arzhan akan mengantar Papa.


Rumah besar ini kini sangat sepi. Perlahan semua orang pergi meninggalkannya satu per satu.


Kehangatan yang dulu memenuhi ruangan, kini tidak terasa lagi.


Gelak tawa dan keributan yang aku timbulkan saat bertengkar bersama Fateeh, kini hanya menjadi bayang-bayang dalam ingatan.


Angin di belakang rumah begitu terasa dingin. Bunga-bunga yang dulu terlihat cantik, kini terasa tidak berwarna.


Tanaman sayuran milik Mama, kini nampak pot-pot kosong tanpa penghuni. Tidak ada lagi keceriaan di gazebo yang menjadi tempat kami minum teh di sore hari.


Bersih, namun terlihat usang. Entah sudah berapa lama tidak pernah disinggahi.

__ADS_1


"Apa kalian merindukan penghuni kalian? Apa kalian ingat kapan terakhir kami duduk dan bercengkrama di sini? Aku bahkan lupa apa yang kami lakukan terakhir kali."


Aku seperti orang gila yang berbicara pada tiang-tiang kayu.


Duduk sambil menatap kebun kecil Mama. Seperti melihat tayangan ulang, ada Mama di sana yang sedang memetik tomat sambil tersenyum mesra pada Papa yang berdiri di hadapannya.


Fateeh yang datang lalu tiba-tiba memukul tanpa alasan. Cikal bakal terjadinya keributan hingga kami saling memukul bahkan berguling di lantai.


Ada Arzhan yang sedang asik memperhatikan kami bergulat. Tangannya yang kokoh menarik kerah bajuku seperti induk kucing yang sedang membawa anaknya. Dia akan mendudukanku di sampingnya. Mengacak rambut sambil tersenyum.


Aku sangat suka memeluknya waktu itu. Tubuhnya yang berotot dan bau parfumnya membuat aku merasa nyaman.


Bayangan itu sirna seketika saat Papa datang menghampiri. Sakya dan Chana berlarian mengejar kupu-kupu yang berterbangan karena sebentar lagi pohon rambutan akan berbuah. Kupu-kupu kuning berterbangan di mana-mana.


Papa duduk di sampingku tanpa kata. Aku pun hanya diam sambil menyandarkan kepala di lengannya. Sementara Arzhan duduk di sisiku yang lain. Dia menggenggam erat tanganku.


Masalah demi masalah datang silih berganti. Setiap ujian dan cobaan datang berlalu lalang.


Namun pada akhirnya kita tetap akan bisa melewati semuanya. Di jalani saja karena hidup adalah sebuah perjalanan bukan pelarian. Jadi, jangan berlari dari apa pun yang datang menghampiri.


Kita hanya perlu melihat ke depan, jadikan masa lalu sebagai pelajaran untuk memperbaiki apa yang akan kita lewati nanti.


Bismillah saja, dengan Allah sebagai tujuan kita, maka hidup akan terasa lebih mudah.


Maafkan semua yang pernah berbuat salah pada kita agar hati kita menjadi ringan. Percayalah, membenci orang lain itu sangat menyiksa diri sendiri.

__ADS_1


Bebaskan pikiran kita dari semua hal-hal buruk agar kita mendapatkan hal-hal yang baik.


Positif thinking saja pada apa yang Allah berikan, mungkin kita merasa ini terlalu berat tapi Allah tahu kalau kita mampu. Tidak ada ujian yang Allah berikan diluar kemampuan kita sebagai umatnya.


...🌺🌺🌺...


Hai ... hai ...


Akhir perjalanan Iksia berhenti sampai di sini ya. Maafkan daku karena tidak bisa menulis cerita sampai ratusan episode. πŸ™πŸ˜­


Bingung banget kalau nulis dengan masalah yang tidak kelar-kelar.


Tapi tenang saja, masalah yang tidak selesai di season ini akan selesai di season 2 nanti.


Tunggu season duanya ya readers. Thank you for reading. Semoga kita semua bahagia selalu.


bye bye πŸ‘‹πŸ‘‹


Mampir di S2 nya, ya πŸ₯° πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡



Mampir juga di sini πŸ‘‡β˜ΊοΈπŸ€—


__ADS_1


Follow me, join to room chat / group. Akhir bulan ini akan ada kuis seputar karya-karya aku. Ada sebuah buku novel yang akan menjadi hadiah utamanya untuk dua orang pemenang.


Yuk buruan ikut. πŸ˜‰


__ADS_2