Sahabat Beda Alam

Sahabat Beda Alam
BAB 7 #Mereka Kembali -Kisah Hanum# 2


__ADS_3

Hanum awalnya hanyalah seorang remaja biasa, sama seperti siswa - siswa SMP lainnya. Namun, segalanya berubah ketika ia dan teman - teman beberapa kelasnya mengikuti kegiatan Susur Sungai yang diadakan oleh Tim Pramuka disekolahnya pada hari itu.


Kegiatan Susur Sungai itu sendiri adalah salah satu kegiatan atau Program sekolah dibidang kepramukaan yang sifatnya peduli akan kebersihan lingkungan ditepian pinggir kali dan sungai.


Kegiatan ini juga sebenarnya sudah lazim dilakukan hampir setiap tahunnya dan menjadi Agenda rutin tahunan dalam Kegiatan Pramuka disekolah mereka.


Sambil mengingat - ingat kembali peristiwa menakutkan yang terjadi Lima Tahun yang lalu itu, dengan raut wajah yang sedih, Hanum pun mulai melanjutkan ceritanya.


Pada waktu itu, tepatnya hari Jumat pagi sekitar pukul 08.30, seluruh anggota Pramuka dikumpulkan di tepian sungai kecil yang berada dikampung halamannya tersebut.


Kegiatan itu dihadiri oleh 82 orang siswa dari empat kelas, dan didampingi oleh empat orang Kakak Pembina Pramuka yang juga merupakan Guru - guru dari sekolah mereka.


Setelah semua persiapan selesai, dan para Pembina Pramuka mengabsen seluruh peserta kegiatan, mereka pun perlahan mulai berjalan menuruni tepian sungai dengan hati - hati.

__ADS_1


Awalnya para siswa - siswa ini hanya diminta untuk mengutip sampah - sampah yang ada dipinggiran kali saja dan memasukkannya kedalam kantung plastik yang mereka bawa. Namun entah mengapa, tiba - tiba mereka diarahkan untuk menyeberangi kali tersebut oleh pemimpin regunya.


Sungai yang mereka jadikan lokasi Susur Sungai ini sebenarnya tidak terbilang begitu lebar, hanya saja ada beberapa titik yang airnya agak dalam sekitar satu meter.


Mereka akhirnya menyeberangi sungai secara diagonal untuk bisa memilih bagian sungai yang tampak dangkal supaya lebih aman dan mudah dilalui. Dan untuk lebih amannya, mereka pun diminta oleh kakak Pembina untuk berbaris dan saling berpegangan satu sama lain selama menyeberang.


Cuaca pada hari itu sangat cerah dan agak sedikit berangin. Dari jauh tampak beberapa orang bapak - bapak sedang memancing dan sesekali memperingati mereka agar tetap berhati - hati. Hanum sendiri berada dipertengahan barisan diikuti oleh sebagiannya lagi yang menyambung setelahnya dibarisan belakang.


Hanum sebenarnya bisa berenang, tapi entah kenapa arus sungai yang sangat deras itu membuatnya mati akal dan tidak bisa berkutik.


Sejak itu ia tidak lagi sadarkan diri , ia hanya ingat bahwa ada sesosok wanita paruh baya yang berkerudung putih dan mempunyai wajah yang sangat cantik, menarik tangannya kepermukaan sungai sambil tersenyum padanya.


Untunglah rupanya Hanum bisa selamat dari peristiwa yang sangat menakutkan itu, tidak seperti nasib ke dua belas teman - temannya yang lain. Mereka tewas terseret arus sungai, sampai berpuluh - puluh meter jauhnya dari titik awal.

__ADS_1


Hanum akhirnya berhasil diselamatkan oleh seorang bapak yang sedang memancing, Bapak tersebut melihat tubuh Hanum mengambang di pinggir sungai dengan posisi telungkup.


Setelah ia tersadar, dan bisa mengenali orang disekitarnya. Hanum Berteriak - teriak memanggil satu persatu nama teman - temannya. Sepertinya ia melihat sosok kedua belas temannya yang dikabarkan telah tewas terseret arus sungai siang itu.


Seluruh temannya itu masih berpakaian seragam Pramuka seperti dirinya. Tapi anehnya mereka semua berdiri membelakangi Hanum, dan tidak merespon panggilan Hanum tersebut. Lama kelamaan sosok kedua belas temannya itu perlahan melangakah menjauhi dirinya dan kemudian hilang dari pandangan.


Sejak kejadian itulah, Hanum bisa merasakan keberadaan makhluk gaib disekitarnya. Tidak cuma itu saja, Hanum juga bisa berkomunikasi dengan 'mereka', masuk ke dunia mereka, bahkan ia pun juga mampu melihat kejadian tertentu dimasa depan.


Tapi tentu saja itu tidaklah semudah yang orang - orang fikirkan. Setiap kali hanum mencoba untuk menggunakan kekuatannya untuk suatu hal, ia akan merasakan tubuh yang begitu sangat lemas dan tidak jarang suhu tubuhnya akan naik seperti halnya orang yang sedang demam.


Namun, dari kejadian menakutkan yang menimpanya itu, masih terselip sebuah tanda tanya besar dibenaknya, tentang sosok wanita berkerudung putih yang membantu menarik tangannya dari kedalaman sungai hingga ia berhasil sampai dipermukaan dan akhirnya diselamatkan.


**bersambung..

__ADS_1


__ADS_2