Salahku Mencintaimu

Salahku Mencintaimu
12 - Hari Yang Melelahkan


__ADS_3

Malam itu.


Tia harus lembur karena sibuknya di kantor,mengharuskan Dengan terpaksa Tia menitipkan Artia pada orang tua nya,padahal ia tak pernah sekali pun tidak tidur dengan putri nya,tapi keadaan dan kerjaan membuat ia terpaksa harus terima.


Suara air terdengar dari kamar mandi,Tia menadahkan tangan nya,menadah air dan membasuhkan nya pad a wajah nya yang sufah sangat lelah,membasuh wajah nya berharap sedikit menyegarkan pikiran dan dirinya,meski pun rasa lelah sudah sangat menyelimuti dirinya itu.


Sejenak Ia memandangi dirinya di cermin wastafel,sebelum ia kembali ke meja kerja nya untuk melanjutkan kerjaan nya.


Di meja kerja.


Tia memandangi layar monitor komputernya,tiba - tiba Suara ketukan pintu terdengar dari luar,Tia mempersilakan siapa pun untuk masuk,sembari ia menyandarkan tubuh nya di sandaran kursi,ternyata itu adalah Cleaning Servis yang di minta Arnan untuk membelikan makanan untuk Tia makan malam,Tidak lupa Tia mengucapkan Terima kasih sebelum perkerja itu kembali pergi.


Sejenak Tia memandangi plastik yang berisikan makanan itu,ia tersenyum karena Arnan yang tidak berada di kantor dan sedang melakukan perjalanan keluar kota dengan Arya masih mengingatnya untuk membelikan makanan untuk dirinya.


Karena sudah lapar,Tia pun menyantap makanan itu sembari memainkan ponsel nya.

__ADS_1


•••


Jam menunjukan pukul 8 Malam.


Tia pun akhirnya sampai di rumah,Ia membuang tas nya ke atas tempat tidur dengan sembarangan dan berlalu masuk ke kamar mandi untuk berendam dengan air hangat untuk merilekskan tubuhnya yang terasa sangat lelah dan pegal dan itu berhasil.


Ia lalu mengambil ponsel nya yang terletak di samping tempat ia berendam saat ponsel itu berbunyi.


"hallo." Tia mengangkat telefon itu.


"Aku sudah di rumah sayang."Balas Tia tersenyum sembari menutup mata ia bercengkrama.


"Sudah pulang ya,bagus lah,apa sudah makan?." Balas Arnan.


"Sudah,terima kasih untuk makanan nya." Ucap Tia dan Arnan tersenyum mendengar nya.

__ADS_1


"Sayang,kau kapan pulang?." Tanya Tia.


"Sepertinya lusa,tapi mungkin bisa lebih cepat,Ada apa?,kau merindukan ku?." Balas Arnan mengoda dengan sedikit memelan kan suara nya,membuat merinding mendengar nya dan membuat Tia tersenyum.


"Iya."Balas Tia.


"Jaga dirimu di sana ya,jangan lupa makan dan ingat aku dan Artia." Balas Tia lagi dan Arnan mengiyakan.


Setelah usah bercengkrama di telefon,Tia pun menaruh kembali telefon itu pada tempat nya semula,ia sangat sedih karena esok adalah hari pernikahan nya yang ke 2 Tahun,tapi Arnan malah tidak ada disini,ia pun menyudahi berendam nya,membilas tubuh dan lekas keluar dari kamar mandi.


Tia duduk di atas sofa setelah mengenakan pakaian tidur nya,ia mengirimi pesan pada Ibu nya,menanyakan keadaan putri nya yang tidur untuk pertama kali nya tanpa dirinya.


"Ma,Apa Artia menangis?." Tanya Tia dengan sebuah pesan singkat.


"Tidak nak,dia sudah tidur." Balas Bu Tiwi,Tia pun tersenyum dan sedikit lebih lega karena putri nya tidak rewel dan tidak menyusah kan nenek dan kakek nya di sana.

__ADS_1


Ia lalu menaruh ponsel nya di atas meja,sembari mencolokkan kabel charger di ponsel nya,ia pun berbaring untuk tidur untuk menjalani aktivitas yang lumayan melelahkan esok hari di kantor.


__ADS_2