Salahku Mencintaimu

Salahku Mencintaimu
27 - Sedih


__ADS_3

Malam yang penuh kepahitan harus Tia rasa kan untuk Kesekian kali nya, Menahan ke marahan kesedihan di depan semua orang saat melihat Arnan terus memperhatikan Tiara.


Semua keluarga tampak masih berkumpul di ruang keluarga, membahas tentang kehamilan Tiara. betapa senang mereka akan menyambut cucu baru dalam keluarga ini.


Tia yang merasa jenuh tentang pembahasan ini, Ia lalu berjalan pergi dari sana membawa Artia. "Tia, Kau mau kemana?." Tanya Bu Sofi.


"Ma, Aku harus melihat Artia dulu." Ucap Tia pada ibu mertua nya.


"Baiklah sayang." Balas Bu Sofi.


Tia lalu berjalan ke kamar putri nya, melihat Putri nya yang sudah tertidur lelap, Tia mengelus kepala Artia dengan pelan.


"Mama harus bagaimana sayang, Mama sungguh lelah menahan semua ini sendirian." Gumam Tia sedih.


Meski Tiara adalah sahabat nya, tak bisa di pungkiri kalah Rasa cemburu itu terus ada sejak mereka masih kuliah dan sampai saat ini.


Jika Ingin menjadi jahat dan egois, mudah saja bagi Tia, namun persahabatan yang terjalin lama juga sangat berarti untuk nya. ia hanya bisa merendamkan sendiri api kecemburuan di hati nya, saat ia mendapati mata suami nya menatap Sahabat nya dengan penuh cinta.


Setelah kepulangan keluarga dari rumah Tia dan Arnan. Aktivitas Tia kembali seperti biasa, namun Tia lebih banyak diam dan tak banyak bicara pada Arnan. Arnan yang tidak peka akan hal ini, tidak peka dengan perubahan sikap Tia karena sibuk dalam pekerjaan nya pun tak menghiraukan nya.

__ADS_1


"Sayang, dimana Tas ku?." Tanya Arnan.


Tia tanpa mengatakan apa pun, ia berjalan ke kamar, lalu kembali keluar membawa tas kerja milik Arnan.


"Terima kasih sayang." Ucap Arnan. Tia tersenyum tanpa berkata.


Dimeja makan, Mereka sarapan tapi tidak ada obrolan atau pun kata-kata terdengar. Arnan pun sedikit merasa ada yang berbeda dari istri nya itu, namun segera ia menepis nya dan berfikir Tia hanya sedang tidak mood, Ia melihat jam di pergelangan tangan nya, lalu pamit pergi ke kantor.


Tia masih mengantar Arnan sampai depan rumah. melihat Laki-laki itu berangkat bekerja seperti biasa nya.


"Aku pergi dulu."


Melihat mobil itu berlalu pergi, Perlahan senyum yang tadi merekah perlahan memudar. Ia sedih ketika mengingat kembali tatapan suami nya kemarin.


Ini bukan yang pertama kali, tapi sudah yang kesekian kali nya.


...•••...


Setelah tertunda lama, Besok adalah hari keberangkatan mereka keluar negri. Tia dan Arnan akan melakukan liburan bulan madu mereka yang tertunda, karena Tia hamil sebelum menikah waktu itu, setelah melahirkan, Tia hanya di sibukkan dengan kerjaan rumah dan mengurus anak.

__ADS_1


Tia pun tampak sedang menyusun barang-barang yang akan mereka bawa, sementara Arnan sedang menatap layar laptop nya sembari duduk di tempat duduk.


Tia dengan datar melihat sang suami yang hanya sibuk dengan kerjaan nya.


"Apa kita batalkan saja perjalanan kita?." Tanya Tia sembari mata nya berpaling ke barang-barang nya.


Arnan yang mendengar pun melihat Tia dengan heran.


"Kenapa?, Apa kau sakit?." Tanya Arnan.


"Tidak, aku rasanya tak berselera untuk liburan saja." Jawab nya.


"Aku sudah mengambil cuti kerja, Nanti kau akan bisa merasa rileks saat kita sudah liburan nanti." Ucap Arnan sembari ia turun dari tempat tidur. Tia hanya tersenyum tipis melihat Arnan.


"Aku ke ruangan kerja ku dulu, menyimpan laptop, setelah itu kita kerumah Mama mengantar Artia." Ucap Arnan.


Masih dengan senyuman tipis, Tia menganggukkan kepala nya, mengiyakan.


......•••......

__ADS_1


Mohon dukungan nya semua, Author mau lanjutin sampai selesai kisah Arnan dan Tia, Follow akun Author dan Vote nya ya. jangan lupa tinggalkan like setelah membaca. biar Author tambah semangat ada support sistem dari kalian semua. Makacih ☺️🙏


__ADS_2