
Setelah pulang dari rumah ayah dan Ibu nya,hari pun sudah sore,Tia lekas kembali melakukan rutinitas nya ,memasak untuk makan malam mereka.
Jam menunjukan pukul 5 sore,Tia menunggu Arnan yang juga masih belum pulang,sembari ia menyuapi Artia makan. setelah menyuapi putri mereka,Tia lalu mengambil ponsel nya dan menghubungi Arnan.
"Sayang,belum pulang?." Tanya Tia saat Arnan mengangkat telefon nya.
"Kenapa?." Tanya Arnan heran.
"Jangan pulang malam - malam ya,aku sudah memasak untuk mu." Ucap Tia. Arnan pun merasa kalau ia memang sudah terlalu banyak lembur dan tak juga mengubah keadaan apa pun di kantor nya.
Baiklah,aku akan segera pulang." Jawab Arnan dan Tia tersenyum.
Setelah sejenak berbincang dan kini sambungan telefon terputus,Tia mengambil nafas dalam - dalam dan membuang nya.karena ia juga sedang mempersiapkan diri untuk berbicara dengan Arnan agar ia bisa bekerja di kantor.
•••
Dikediaman Tiara dan Arya.
__ADS_1
Arya baru saja pulang dari kantor,ia di sambut oleh Tiara Yang sedang mengendong seorang anak kecil yang berusia 3 Tahun lebih,yang tentu saja itu adalah putri mereka yang di beri nama Aila.
"Pa pa pa pa." Ucap Gadis kecil itu saat melihat Arya datang menghampiri dirinya saat turun dari mobil. walau belum bisa berkata dengan jelas dan masih sedang belajar,tapi Arya sangat senang mendengar panggillan papa keluar dari mulut putri nya.
"Mas Arya sudah makan?." Tanya Tiara,karena Biasa nya Arya sudah makan jika ia pulang lewat dari jam 5.
"Belum."Jawab Arya sembari mengandeng Aila masuk ke dalam rumah.
"Kebetulan banget,hari ini aku masak buat mas Arya,yuk makan Mas." Ajak Tiara.
"Benarkah?. kebetulan kalau begitu,aku juga sudah lapar." Jawab Arya.
Di meja makan.
"Mas Arya!." Panggil Tiara saat Arya sedanh menikmati makanan nya.
"Hm." Balas Arya.
__ADS_1
"Aku dengar dari Nia,kalau Andre memberi tahu nya kalau Perusahaan Arnan sedang tidak stabil dari segi keuangan juga." Ucap Tiara.
"Iya,Aku sudah tahu." Jawab Arya sembari menikmati makanan nya.
"Mas Arya gak bantu dia?."Tanya Tiara.
"Tidak."Balas Arya singkat. jawaban Arya tentu saja membuat Tiara jadi cemberut.
"Kenapa Mas?,Itu kan Adik mas Arya,kok Mas Arya tega si,Kasian Tia dan Anak nya."Ucap Tiara.
"Aku sudah pernah menawarkan pada nya bantuan ,tapi dia tidak mau,kata nya kalau dia membutuhkan bantuan ,dia akan menghubungi ku,dia ingin coba menyelesaikan semua sendiri." Jelas Arya.
"O...begitu." balas Tiara sembari membulatkan bibirnya.
Tiara pun lanjut memperhatikan dan menemani Arya untuk makan,bersama dengan Aila yang berada di dalam gendongan Tiara, sebelum Arya masuk ke kamar untuk mandi dan beristirahat.
Sementara di rumah Tia.
__ADS_1
Tia masih menunggu kepulangan Arnan sembari melihat jam yang sudah menunjukan pukul 6.30 malam. hingga Tia mendengar suara mobil dan lekas keluar,dan benar saja Arnan hari ini pulang lebih awal,meski pun masih masuk dalam kategori lembur.
Tia lekas memanaskan makanan yang sudah mulai dingin,sementara Arnan menemani Artia bermain di keranjang Mainan milik Artia.