Salahku Mencintaimu

Salahku Mencintaimu
37 - Semakin Tidak Baik


__ADS_3

"Kami akan pulang ke Indonesia besok." Kata Arnold yang membuat Tia sangat terkejut. bagaimana ini bersamaan dengan mereka.


Tia tidak memberitahu siapa pun akan pulang ke Indonesia besok. ini sangat kebetulan.


Tia pun hanya diam saja tak menjawab Arnold, Ia pun tak mau memberitahu Arnold kalau ia juga akan pulang, karena tak ingin ada pikiran aneh-aneh tentang nya. lagi pula itu bukan hal yang penting untuk di katakan.


"Boy juga ikut??" Tanya Tia.


"Tentu saja, Orang tua Boy berulang tahun Minggu depan, dan kami akan menghadiri nya." Balas Arnold. Tia pun mengangguk mengerti.


"Apa kau tidak apa-apa disini?." Tanya Arnold.


Mendengar ucapan Arnold, Tia tahu ada kepedulian di hati Arnold tentang nya, mungkin Boy sudah menceritakan apa yang terjadi antara hubungan nya dan Arnan, sungguh menyedihkan diri nya di depan orang-orang. Pertanyaan yang dilemparkan Arnold tak di balas sama Tia, Tia hanya memandang Arnold dengan senyuman tipis yang sebenarnya juga sangat terpaksa Tia lemparkan.


Tak perduli jika ia harus di bilang sombong oleh Arnold atau mungkin, karena Arnold hanya orang baru yang ia kenal. Berbeda dengan Boy yang adalah teman sejak masih kuliah.


•••

__ADS_1


Tia dan Arnan pun terbang kembali pulang ke Indonesia, tak ada percakapan di antara mereka, Setelah pulang hubungan kedua nya semakin regang. tak ada lagi ke harmonisan.


Di dalam pesawat, tanpa Tia sadar Arnold dan Boy juga berada di pesawat yang sama dengan mereka, Boy dan Arnold agak terkejut karena ternyata mereka bisa menaiki pesawat yang sama, kedua laki-laki itu pun tak ingin menyapa nya, karena tak ingin menciptakan ke salah pahaman.


Saat sampai di rumah, pembantu rumah tangga heran karena kedua nya pulang lebih cepat, namun tak ada yang berani bertanya kenapa, karena terlihat dari raut keduanya tidak baik-baik saja.


Tak ada 1 keluarga pun yang tahu kepulangan mereka. orang pertama yang Tia cari adalah Nia. Karena ia ingin sekali melepaskan kesesakan itu pada sahabat nya.


Tok


Tok


Tok


"Kamu kenapa Tia?, Ada masalah apa?." Tanya Nia.


"Arnan...." Ucap nya.

__ADS_1


"Ayo masuk dulu, kita bicarakan di dalam." Balas Nia mengajak nya masuk.


Tia pun yang awal nya menutupi semua nya, Menceritakan semua pada Nia, membuat Nia merasa kasihan pada Tia dan juga benci pada Arnan yang terlalu jahat.


"Jadi itu alasan kau tak mengangkat telefon dari Tiara?." Tanya Nia.


"Apa aku salah Nia?."


"Kau tidak salah, tapi Tiara juga tidak salah Tia, dia juga pasti tidak tahu akan hal ini. bahkan aku juga tak menyangka kau memendam itu. karena kalian terlihat baik-baik saja." Kata Nia.


Tia menunduk dan menangis.


•••


Di tempat lain.


Tiara berbaring miring di dalam kamar, memikirkan apa yang membuat Tia Seperti menghindari nya. ia rasa pertemuan mereka terakhir kali baik-baik saja.

__ADS_1


Tiara lalu melihat ponsel nya, bermaksud menghubungi Tia. Namun ia takut Tia tak akan mengangkat nya lagi, Karena kalau Tia tidak mengangkat, Hati Tiara terasa sakit.


Tiara tidak tahu kalau Arnan masih mencintai nya, Ia tak pernah menduga cinta lama itu masih ada, Tia dan Arnan juga selalu tampak baik-baik saja di depan keluarga.


__ADS_2