
Hari pertama Tia di perusahaan suami nya,menepati kursi sekertaris yang kosong,Tia mulai mengerjakan apa yang di beri tahu pada Arnan untuk ia masukan ke dalam komputer nya.
Sementara Arnan meminta izin pada Tia untuk bertemu dengan Arya di kantor nya,membicarakan bantuan yang Arnan minta pada kakak nya itu.
Saat Arya akan keluar dari kantor,ia berpapasan dengan Tiara,wanita yang selama di kampus sudah berhasil membuat nya jatuh hati,meski pada akhir nya Tiara menikah dengan kakak nya.
"Tiara." Ucap Arnan tersenyum menyapa wanita itu.
"Arnan,Apa Tia ada?."Tanya Tiara.
"Ada,dia ada di ruangan ku,kau tahu kan." Jawab Arnan.
"Iya tahu,aku masuk dulu ya." Balas Tiara dan Arnan pun mengangguk.
Sejenak ia memandangi punggung wanita itu,hingga ia teringat pada Tia yang sudah mau mengorbankan diri dan waktu nya untuk membantu nya,Arnan pun dengan cepat menepis perasaan kagum saat melihat Tiara kembali. ia langsung melanjutkan langkah nya menuju ke mobil tempat kendaraan itu terparkir.
Tiara datang menghampiri Tia dan membuat Tia terkejut karena Tiara bisa tahu keberadaan nya di kantor Arnan.
"Tiara!." ucap Tia tersenyum kaget.
__ADS_1
"Tia,aku merindukan mu." Balas Tiara dan kedua wanita itu saling berpelukan.
"Kau tahu dari mana aku disini?." Tanya Tia sembari memberikan sebuah kursi untuk sahabat nya duduk.
"Dari Ibu mu,dia memberi tahu ku kalau kau sedang membantu Arnan di kantor,itu sebab nya aku datang,dan ini untuk mu." Jawab Tia sembari memberikan sebuah bungkusan makanan untuk Tia.
"Iya,kau tahu kan keadaan ku saat ini." Ucap Tia sedikit tidak lemah membahas keadaan mereka.
"Sudah lah,tidak usah membahas nya,aku datang karena aku merindukan mu,dan aku ingin melihat sahabat ku ini,pertama kali nya bekerja di kantor suami nya." Jawab Tiara tertawa kecil.
Saat di tengah pembicaraan nya,Nia pun datang,karena sudah janjian dengan Tiara sebelum nya untuk bertemu dengan Tia dan menyemangati sahabat nya itu.
•••
Di tempat lain.
Arnan sampai di kantor Arya dan di sambut oleh Andre yang kini sudah menjadi suami nya Nia. meski setahun pernikahan mereka belum di karuniai anak.
"Apa kabar sob,lama tidak melihat mu,kau semakin tampan saja."ucap Andre tersenyum sembari merangkul Arnan.
__ADS_1
"Baik,kau juga sama,semakin keren saja."Balas Arnan..
"Tentu saja,aku harus selalu keren,biar awet muda." Ucap Andre dengan kepedean nya dan juga cerita yang tidak pernah berubah sejak dulu.
"Kau mau bertemu Arya kan?,aku tinggal dulu ya ,aku sedang ada kerjaan." Ucap Andre lagi sembari menepuk sekali pundak Arnan dan berjalan keluar da
Arnan pun mengangguk dan melanjutkan langkah nya setelah Andre meninggalkan.
Saat sampai di depan pintu ruangan Arya,ia mengetuk pintu itu,Arya pun menjawab mempersilakan siapa pun yang mau masuk.
Arnan lalu masuk dan lansung di sambut oleh Arya. "Kak." Panggil Arnan.
"Kau sudah datang,duduk lah." Ajak Arya.
"Bagaimana kabar mu?." Tanya Arya lebih dulu saat Arnan duduk di kursi di depan nya.
"Baik."Balas Arnan.
Sedikit kecanggungan Arnan pada Arya karena lama tidak bertemu,sudah beberapa bulan dan hampir 1 Tahun mereka tidak pernah bertemu meski mereka tinggal di kota yang sama.
__ADS_1