Salahku Mencintaimu

Salahku Mencintaimu
13 - Hari Yang Melelahkan


__ADS_3

Esok harinya.


Tia bangun agak siang,karena ia tak perlu menyiapkan sarapan untuk siapa pun dan ia akan sarapan di kantor,ia lansung masuk ke kamar mandi untuk bersiap ke kantor yang kini menjadi rutinitas nya.


Sebulan sudah Tia membantu Arnan di kantor,banyak perubahan setelah Tia membantu Arnan,membangkitkan rasa percaya diri Suami nya itu dan juga karena Arnan juga menurunkan Ego nya untuk berbicara dengan Arya,membuat Arya juga membantu Adik kesayangannya itu dengan semaksimal mungkin,sembari mengajar Arnan cara berbisnis dan bersikap pada Klain.


Pagi itu.


Tia masuk ke dalam kantor,senyuman di wajah nya terulas pada setiap karyawan yang menyapa nya. sosok Tia tidak lepas dari buah bibir orang - orang di kantor itu,yang menyukai Tia sebagai atasan yang ramah dan juga baik.

__ADS_1


Saat sampai di ruangan nya ia kembali dengan ke sibukan nya di atas meja,menatap layar monitor ,ke sibukan kan itu membuat hari nya tanpa terasa sudah masuk jam siang,jam menunjukan pukul 1 siang,ia menyandarkan punggung nya di kursi kerja nya,sejenak memejamkan mata nya,mengistirahatkan tubuhnya dan juga mata nya.


Langkah kaki di luar ruangan nya dan terbukanya pintu membuat Tia tersadar dan senyuman di wajah nya mekar saat melihat Arnan yang datang.


"Sayang,kau sudah pulang,bukan kah besok." Ucap Tia sembari memeluk Arnan,mengobati rasa rindunya setelah beberapa hari tidak bertemu,Arnan pun membalas pelukan itu dengan erat,karena tidak ada siapa pun,Arnan mencium Tia dan Istrinya itu membalas nya. sudah memuncak rasa rindu kedua nya setelah beberapa hari tidak bertemu.


"Kerjaan ku sudah selesai,makanya cepat pulang."Jawab Arnan setelah melepaskan pelukan kedua nya.


"Tidak sayang,aku masih ada urusan,aku akan keluar dan lansung pulang ke rumah setelah itu,aku ke ruangan ku dulu ya,sebentar lagi aku akan keluar dan bertemu dengan Arya lagi." ucap Arnan.

__ADS_1


"Lagi?." Tanya Tia dengan heran.


Arnan sejenak menatap dalam - dalam mata Istri nya. "Ia,kesibukan ini demi kita."Ucap Arnan dan Tia tersenyum.


Ingin rasa nya Tia bertanya pada Arnan. "Apa ia ingat hari ini hari apa?." Namun niat nya terurungkan,karena melihat suami ny masih sangat sibuk.


Baru setengah jam Arnan berada di kantor,ia menghampiri Tia yang berada di meja kerja nya untuk berpamitan.


Setelah itu,Arnan melanjutkan langkah nya untuk keluar dari kantor,dengan tubuh Tegap nya ia berjalan menuju ke mobil nya,sementara Tia sangat sedih karena Arnan sepertinya tidak mengingat hari pernikahan mereka yang ke 2 Tahun. bahkan untuk mengucapkan saja Arnan tidak melakukan nya. "Apa dia benar - benar melupakan nya karena ke sibukan ini?." Gumam Tia ,ia menghela nafas sembari menyandarkan tubuhnya dengan kuat di kursi kerja nya itu.

__ADS_1


Tiba - tiba Ponsel Tia berbunyi dan melihat sebuah Pesan dari Ibu nya,yang meminta izin agar Artia tidur di rumah nya lagi hari ini,padahal Tia sudah sangat merindukan putrinya itu,tapi pikirnya Bu Tiwi mungkin masih merindukan cucu nya,ia pun mengiyakan kan dan tak menjemput Artia di rumah ibu nya.


Setelah membaca jangan lupa Like nya ya teman - teman.


__ADS_2