Salahku Mencintaimu

Salahku Mencintaimu
25 - Pemecatan


__ADS_3

Arnan menatap Tia yang terkejut melihat Rekaman Cctv yang memperlihatkan kalau Aura lah yang menumpahkan kan minyak ke lantai dan mengakibatkan Tia terjatuh.


"Sudah ku duga." Ucap Arnan sedikit membentak dan merasa geram dengan ulah Aura pada Istri nya.


"Aku tak menyangka ,dia akan melakukan semua itu padaku,aku Bahkan baru bertemu dengan nya sekali dan dia sudah punya dendam pada ku." Ucap Tia dengan raut wajah sendu.


"Dia ingin mencelakai mu,aku akan beri dia pelajaran." Ucap Arnan.


Tia terdiam,ia ikut dengan ucapan suami nya,kalau Aura harus di beri pelajaran,Tia benar - benar tak menyangka Aura yang baru ia kenal mempunyai pikiran jahat pada diri nya.


•••


Keesokan harinya.


dikantor Arnan meminta manager di perusahaan nya itu untuk memecat Aura dengan tidak hormat,Arnan benar - benar tak ingin melihat wajah Aura lagi muncul di hadapan nya,ia bahkan meminta satpam untuk mengawasi Aura agar tidak lagi masuk ke ruangan nya.


Sedih bercampur penyesalan,Aura keluar dari perusahaan itu dengan tidak bersemangat,setelah mendapatkan kabar buruk bagi nya pagi ini,Aura merasa kesal karena Arnan juga menitip pesan akan memastikan Aura tidak akan di terima di perusahaan mana pun karena ketidak profesional nya.


Aura duduk di halte dengan sebuah kotak berisikan barang - barang nya,sejenak melamun dengan penuh kekesalan.

__ADS_1


"Mereka tidak bisa seenak nya melakukan semua ini pada ku,tunggu dan lihat apa yang akan aku lakukan pada kalian." Gumam Aura Dalam hati.


Saat malam tiba,Tia menyambut Arnan yang baru saja pulang dari bekerja.


"Bagaimana kaki mu sayang?." Tanya Arnan.


"Sudah sedikit lebih baik,tapi hanya sedikit." jawab Tia.


"Tak apa,nanti juga pasti akan sembuh." Balas Arnan dan mengecup kening sang istri.


"iya,oh iya sayang,soal liburan kita ke Jepang bagaimana?." Tanya Tia.


"Kamu harus sembuh dulu,nanti kita akan pergi setelah kamu sembuh." Jawab Arnan dan Tia pun mengangguk dengan senang nya,karena memiliki Arnan yang benar - benar pengertian.


"Aku sudah memecat nya,ku pastikan dia tak akan mendapatkan kerja di perkantoran mana pun." Jawab Arnan.


"Sayang,apa itu tak terlalu kejam,kasihan dia." ujar Tia.


Arnan memandangi Tia sejenak,memastikan kalau Tia mengatakan hal itu dari mulut nya,Arnan menghela nafas dengan berat.

__ADS_1


"Dia sudah mencelakai mu,untuk apa memikirkan nya." balas Arnan dan berlalu masuk ke kamar untuk bersih - bersih. Tia pun hanya memandangi punggung pria itu yang berlalu masuk ke kamar,Tia lalu lekas ke dapur untuk memanaskan makanan.


•••


2 Minggu pun sudah berlalu.


Tia kini sudah benar - benar sembuh,mereka pun sudah bersiap untuk berangkat bulan madu.


Malam ini,keluarga semua sudah berkumpul,untuk bersantai dan menghabiskan malam bersama,tidak ketinggalan Tiara dan Arya pun ikut serta ke rumah Tia dan Arnan.


Tiara yang sedang duduk di sebuah kursi setelah membantu ayah dan Ibu mertua nya memanggang jagung,Tiara memijit - mijit tangan nya yang terasa pegal saat mengipas - ngipas jagung yang ia bakar. Arya menghampiri istri nya itu dan duduk di samping Tiara.


"Kau lelah?." Tanya Arya.


"Hanya sedikit pegal saja mas." Balas Tiara tersenyum membalas suami nya.


Arya tanpa berkata lagi,ia mengambil tangan Tiara dan memijitnya,membuat Tiara benar - benar senang,melewati beberapa tahun pernikahan mereka,Arya tidak pernah berubah pada nya,ia pun berharap tidak akan berubah.


"Terima kasih mas." Ucap tiara. dan Arya mengangguk.

__ADS_1


Di sisi,tanpa orang - orang sadari,sedari tadi Arnan memandangi kakak nya dan Kakak ipar nya sedang berduaan,Rasa cinta nya pada Tiara sedari dulu benar - benar tak bisa Arnan hilang kan,ia pun tak mengerti,ia mencintai Tia,tapi dia masih juga mencintai Tiara.


Kedua mata nya melihat pemandangan yang selama ini selalu ia hindari sejak dulu,ini benar - benar membuat nya merasakan sakit di dada dan rasa cemburu menyelimuti diri nya. Arnan pun lekas berdiri dan berlalu untuk masuk ke kamar nya,tak mau melihat pemandangan itu lebih lama,Tia yang sedang membantu ibu mertua nya itu melihat suami nya pergi. "Mau kemana dia." Gumam Tia dalam hati.


__ADS_2