
Raka Pov
Bunyi alarm membangunkan tidur ku. Aku bangkit kemudian mengucek-ngucek mata ku melihat sekeliling, Rasanya aku tidur bukan di kamar ku sendiri dan apa ini, aku tidur Tampa memakai pakaian.
Aku mengingat- ingat apa yang terjadi, setelah semua kesadaran ku terkumpul aku teringat semua yang terjadi hari ini. "Oh tuhan aku sudah menghancurkan masadepan Tiara" pikir ku. Aku selalu benci dengan wanita yang tidak menjaga harga dirinya tapi sekarang malah aku yang telah merendahkan salah satu wanita tersebut.
Flash back.
Setelah aku mendengar pengakuan cinta Tiara hati ku merasa tidak enak. Aku tidak mau hal ini membuat hubungan ku dan Tiara menjadi renggang, karena bagiku Tiara adalah teman yang baik. Tiara adalah wanita yang menarik, ia mampu mengekspresikan dirinya sesuai jati dirinya, namun hati ini tetap mencintai Kak Raysa. Aku menolaknya karena aku tidak ingin menyakiti hatinya.
Aku memutuskan pergi ke club milik jackop, berbagi cerita bersamanya. Meskipun Jay terlihat bad boy namun ia adalah sahabat yang paling bijak dalam memberikan saran ketika aku ada masalah. Aku mengotak Atik Handphone ku mencari nama Jay kemudian aku menelpon nya.
Tut ..Tut...Tut..
" hallo" suara Jay mengangkat telpon ku.
" Lo dimana?"
" gue di Club ni sama lucky"
" gue kesana" sebelum ia menjawab, aku sudah mematikan panggilannya kemudian memasukan smartphone ku ke saku celana.
__ADS_1
Aku bergegas pergi ke club Jay, entah kenapa setelah aku menolak pernyataan cinta Tiara rasanya hatiku merasa bersalah pada Tiara.
#####
Aku sudah duduk disalah satu sofa empuk di Club Jay ditemani oleh Jay dan Lucky. Suasana masih hening tiada yang berbicara hanya suara musik kencang dan suara pengunjung yang menemani diam kami. Jay dan Lucky menungguku bercerita namun sudah beberapa menit aku disini, aku belum juga mengeluarkan suara dari mulutku.
" Lo jangan buat kami kaya ayam conge nunggu Lo cerita" Kata Jay kesal melihatku diam saja, sedangkan Lucky hanya diam saja karena ia emang sahabatku yang paling pendiam namun ialah orang yang paling kejam jika ia marah.
" Tiara nyatain perasaannya sama gue"
" bagus dong, terus masalahnya dimana?" kata Jay
" jangan Lo potong dulu gue belum selesai b*g*.
" Lo gila Ka. Apa sih yang Lo harapin dari cinta Lo buat kak Raysa, lo tau Kak Raysa udah menikah. Lo tau sakitnya saat cinta Lo bertepuk sebelah tangan tapi Lo malah buat orang juga rasain sakit seperti Lo"
" Tapi alasan gue gak mau nyakitin Tiara karena hati ini gak bisa mencintai dia"
" Lo pikir saat ini dia ga sakit , gue tau rasanya ketika kita mencintai seseorang sepihak"
" tunggu.. tunggu jangan bilang Lo suka sama Tiara"
__ADS_1
" Gue ngaku, dia gadis yang menarik, baik juga cantik tapi gua memilih untuk menyimpan perasaan ini karna gue tau dia suka sama Lo ".
" ah kenapa kita terjebak di keadaan seperti ini sih, Gue ga mau nyakitin siapapun"
" Kita ga bisa memilih orang- orang mencintai kita, setidaknya dicintai itu lebih baik dari pada mencintai tapi orang yang kita cintai tidak mencintai kita. cinta itu dekat dengan luka jadi harus siap terluka jika kita jatuh cinta"
" Benar Ka, cobalah membuka hati mu untuk gadis itu, siapa tau memang dia yang terbaik untuk mu" tambah Lucky menambah keyakinan hati ku.
" entahlah...
trut..trut...trut..
suara getar di ponsel ku, ada pesan masuk dari Tiara.
" Ka boleh minta tolong datang ke apartemen ku. rasanya kepalaku sakit banget"
Aku menjawab pesan Tiara
" aku segera kesana"
Aku bergegas pergi dari Club Jay. Jay dan Lucky hanya melihat ku heran pergi setelah menerima pesan, belum sempat mereka bertanya, aku sudah berjalan jauh dari hadapan mereka.
__ADS_1
Tidak berapa lama aku sampai di apartemen Tiara , membawa makanan dan obat untuknya. Aku menekan bel rumahnya, tidak berapa lama Tiara membuka pintu. Aku terkejut dengan penampilannya yang sangat seksi dan cukup kuat untuk ukuran orang yang sedang sakit. Belum sempat aku bertanya dia sudah mencium bibir ku. Sebagai lelaki normal, aku membalas ciumannya padahal selama ini aku bisa menahan hasrat ku saat digoda wanita diluaran sana tapi kenapa saat yang melakukannya adalah Tiara, tubuhku malah meminta lebih dari sekedar ciuman dan terjadilah hal yang tidak seharusnya terjadi.
" flash back off