
Petang ini Raka dan pak Bram datang kerumah kami. tadi siang pak Bram memberi tahu ku mau memborong habis mie ayam ibu untuk merayakan ulang tahun Raka. rencananya mie ayam itu akan kami bawa ke salah satu panti asuhan meminta anak- anak mendo'akan Raka agar cepat sembuh.
Aku,raka , ibu dan pak Bram sedang dalam perjalanan ke panti asuhan tersebut. dibalik ujian sakitnya Raka beruntung masih diberikan oleh sang pencipta orang tua sebaik pak Bram, pak Bram selalu menghormati siapapun meskipun orang susah seperti kami.
pak Bram juga selalu menyisihkan penghasilannya untuk disedekahkan pada orang yang membutuhkan.
Hari ini kami berangkat menggunakan dua mobil , satu mobil mengangkut kami satu mobil lagi mengangkut berbagai jenis barang seperti pakaian dan beberapa jenis makanan termasuk mie ayam ibu. hari ini Raka terlihat senang hal ini juga sedikit mengurangi pikiran ku pada Adit.
Akhirnya kami sampai juga di tujuan, kami disambut oleh mereka dengan ramah, panti ini adalah tempat yang selalu dikunjungi Raka setiap hari ulang tahunnya. meskipun Raka masih muda Raka mengerti arti berbagi karna ayahnya memang mengajarkan hal tersebut pada Raka.
__ADS_1
Andai saja suatu hari nanti aku bisa menjadi dokter seperti cita- cita ku, aku juga bisa membantu orang- orang yang susah memberikan pengobatan gratis misalnya, bagiku senang sekali rasanya melihat senyuman semua orang seperti yang kulihat hari ini senyum bahagia anak panti menerima hadiah dari Raka dan pak Bram.
Acara di mulai dengan sambutan dari pemilik panti kemudian dilanjutkan dengan ucapan terima kasih dari pak Bram pada semua penghuni panti karna sudah mau menyambut kedatangan kami, lanjut dengan pembacaan do'a bersama dan acara paling ditunggu-tunggu potong kue serta makan makanan yang sudah kami persiapkan tadi.
Tidak terasa waktu magrib tiba kami melaksanakan sholat magrib sebagai acara penutup kebersamaan kami hari ini, rasa sukur anak panti dan juga kebahagian kami semua menjadi berkah yang amat indah dari sang pencipta.
Kami berpamitan kepada penghuni panti untuk kembali pulang, di perjalanan Raka terus bercerita tentang teman-temannya di panti tersebut. Raka memiliki banyak teman disana karena setiap ulang tahun Raka di rayakan di sana, bagi Raka penghuni panti tersebut adalah keluarga keduanya.
" senang ayah, tahun depan kita kesana lagi ya ayah" jawab Raka dengan wajah cerianya.
__ADS_1
" insyaallah nak,
ayah senang Raka sekarang lebih ceria, banyak bicara tidak seperti dulu selalu murung.
teruslah begini nak dan jadilah anak yang kuat, ayah berjanji akan terus berusaha mencari donor jantung untuk raka" harapan om Bram.
" iya , Raka juga berusa untuk terus kuat agar Raka bisa menjaga kak raysa selamanya yah" kata Raka di ikuti dengan senyum manisnya.
Ya Allah aku benar-benar terharu dengan kata-kata raka, kata-kata yang berasal dari anak berusia 10 tahun, Tampa kusadari air mata ku menetes di pipiku.
__ADS_1
aku benar-benar bersyukur Allah mengirimkan ku orang-orang baik yang menyayangiku seperti Raka, pak Bram dan juga adit. Oya Adit kenapa Adit tidak menghubungiku hari ini, nomornya juga tidak aktif saat ku telpon apa terjadi sesuatu pada Adit, aku benar-benar kawatir.
tidak boleh aku tidak boleh berpikiran negatif mungkin Adit sibuk mengurus pemindahannya keaekolah barunya batin ku.