SEBATAS RASA (I'M A Doctor)

SEBATAS RASA (I'M A Doctor)
Bundanya Raka


__ADS_3

"Hai bun, lagi apa? " tanyaku pada bunda gita. bunda gita itu bundanya Raka. aku sering kesini bahkan ia menganggapku anak sendiri jadi aku ga sungkan buat samperin bunda kedapur.


setelah perpisahan sekolah berakhir, aku ikut raka kerumahnya. ya karna aku sangat kesepian dirumah, mama sangat sibuk bekerja apalagi ia baru pulang dari luar kota pasti sangat sibuk sekali.


"aduh alena, kok ga bilang bilang kesini. kalau gitu dari tadi bunda siapin makanan buat kalian" ujar bunda gita yang kaget melihatku.


"hehheeheh gapapa bun, ngomong ngomong bunda mau bikin apa? " tanyaku lagi.


"ini loh mau bikin chese cake pandan al" jawabnya sambil tersenyum


"eh bunda melupakan sesuatu" sambungnya lagi dan menghentikan aktifitasnya. ia langsung menuju washtafel dan segera mencuci tangannya.


"cup" kecupan bunda mendarat dipipi ku. ia memang seperti itu setiap kali aku kesini pasti ia mencium pipiku. katanya itu tradisi sejak aku kecil. heheheh bener mertua idaman. upsss canda deng

__ADS_1


aku tersenyum dan langsung memeluknya "bunda rindu banget sama kamu. kok kamu jarang kesini lagi" ujarnya lagi


aku tersenyum " iya bun, lagi sibuk banget sama tugas sekolah. heheheh" jawabku


setelah itu aku pun ikut membantu bunda gita membuat chese cake pandan nya.


raka turun dari tangga dan segera menghampiriku dan bunda gita. iya sudah mandi dan memakai baju santainya. raka dan bunda gita sama seperti aku dan mama yang ditinggal papa keluar negri untuk urusan bisnisnya. yap ayah raka itu bestfriend papa aku dari kecil sampai sampai papa dan om malik mempunyai bisnis diluar negri. makanya mereka sibuk dan sering keluar negri bareng untuk mengurus bisnisnya.


"mentang mentang udah ada al, Raka dicuekin" ujar raka yang melihat bundanya sangat sibuk mengambilkan makanan untukku.


Raka hanya terdiam dan sedikit memasang wajah cemberut. aku hanya tertawa melihat wajahnya yang lucu. "iri aja lu rak" ledek ku.


"oh iya al gimana kabar mama kamu sayang? " tanya bunda gita disela makan kami

__ADS_1


"ya gitu bun, tetap sibuk kayak biasa bahkan lebih sibuk lagi karna papa buka cabang usaha di luar kota" jawabku cukup panjang lebar


bunda gita mengangguk paham "sabar ya sayang, kamu harus ngerti keadaan mama sama papa kamu. mereka cari uang buat masa depan kamu nak" ujar bunda gita lembut


aku mengangguk tanda menyetujuinya. memang benar orang tua ku melakukan semuanya hanya untuk ku. disela makan aku tersenyum kecut memikirkan itu semua.


setalah makan selesai, kami pun segera keruang keluarga untuk bersantai. seperti biasanya Raka yang duduk dikarpet dan aku dengan bunda duduk disofa. kami menonton film horror, raka cukup sibuk dengan ponselnya. ia tak terlalu menyukai film horror.


aku dan bunda gita sangat menikmati film yang kami tonton itu. aku dengan posisi sangat nyamanku berselunjur dan berbantal paha bunda gita. ia sesekali mengusap rambutku dan menyisirnya dengan tangan. Raka yang melihat kedekatanku dengan bundanya hanya tersenyum. ia tau jika aku dirumahnya maka ia akan dianggap anak tiri tanpa diperdulikan oleh bundanya. ahahahah kasihan banget nasib lu rak.


**jangan lupa like dan comentnya ya gaes. itu membuat author semakin semangat untuk melanjutkan part berikutnya.


thanks gaes

__ADS_1


love you more**


__ADS_2