
Author POV
"Sialan!! Dasar jalang" maki yee rim
Ia tengah menatap Foto Alena bersama dengan dokter kang.
Ia sedang diskor oleh direktur han akibat ulahnya yang sangat keterlauan kepada Alena. Setelah mendapatkan hukuman ia tak merasa bersalah atau pun memperbaiki dirinya, bahkan ia semakin membenci Alena.
"Aku sudah menduga bahwa kau bukan orang sembarangan namun aku tak peduli karna kau telah merebut Orang yang sangat aku cintai dan kau akan menerima balasannya" sambungnya lagi sambil melempar ponselnya kedinding.
"Kenapa kau tak pernah membalas cintaku dokter kang!!! Aku sangat mencintaimu namun kau terus saja mengabaikan ku dan bersikap dingin!!!! Ahhhh kalian sangat memuak kan"
makinya lagi sambil meninggalkan kamar itu.
Dokter kang dan dokter yee rim adalah teman satu kuliahan. Yee rim selalu mengejarnya namun dokter kang selalu menghindarinya.
Awalnya mereka sangat dekat dan bahkan dokter kang selalu ada untuknya. Dokter kang selalu memuji kebaikan hati dokter yee rim ketika mereka bersama. Namun di hari itu dokter kang mengetahui sifat asli kim yee rim yang sangat kejam dan tanpa ampun. Ia selalu menyiksa Asisten rumah tangganya dan memiliki sifat yang tidak bisa ditebak.
Hari itu dokter kang berkunjung kerumah dokter yee rim untuk mengerjakan tugas kuliah, setelah sampai didepan pintu terdengarlah keributan disana " Dasar pembantu sialan!!! Berani sekali kau menumpahkan juss ini dikaki ku!! Kau tau gaji yang kau dapatkan bekerja sebulan disini tidak bisa membayar perawatan kaki mahal ku!! Dasar tidak berguna!!!" Makinya kepada perempuan yang sudah lanjut usia.
Dokter kang yang melihat itu pun sedikit terkejut dan tidak menyangka bahwa sifat asli yee rim sangat lah buruk.
Tapi Yee rim tak menyadari keberadaan Dokter kang, Dokter kang akhirnya langsung meninggalkan rumah Yee rim dengan perasaan campur aduk. Antara tidak percaya dan kecewa. Karna semua yang ia lihat di diri kim yee rim sangatlah palsu. Dan hari itulah Dokter kang menjauhi kim yee rim.
Dan yang lebih parahnya, Baru baru ini dokter kang mengetahui kejadian dimana Alena disiram Coffee panas dirumah sakit. Itu semakin membuatnya muak dengan kim yee rim.
***
Hari ini adalah hari pertama dokter kim mulai bekerja lagi setelah kurang lebih dua minggu ia mendapat hukuman. ia terlihat senang dan sepanjang jalan ia terus tersenyum. Semua staff rumah sakit kebingungan melihat tingkahnya tidak seperti biasanya yang selalu judes dan jutek. Yap semua staff dan karyawan rumah sakit tidak mengetahui tentang kejadian antara Alena dan dokter kim. Alena meminta direktur han, dokter kang dan juga Aiko untuk tetap diam.
Alena tidak ingin memperpanjang masalah dan yang lebih penting ia tak ingin jika orang tuanya mengetahui kejadian ini. Sudah dipastikan jika orang tua nya mengetahui ini kabar buruknya karir dokter kim yang hebat akan menjadi hancur akibat ulah papanya. Ini tidak bisa dibiarkan.
__ADS_1
Alena POV
Aku sedang berada diruangan pasien untuk mengontrol pasien setelah melakukan operasi. Mulai dari tekanan darah dan yang lainnya. Setelah semuanya selesai aku pun harus membuat laporan untuk diserahkan kepada dokter kang.
Aku meninggalkan ruangan pasien dan segera kembali keruangan ku. Namun aku berselisih jalan dengan dokter kim.
"Anyoeng" ujarnya sambil tersenyum
Aku pun membalasnya dengan terseyum. Lalu ia meninggalkan ku dan langsung memasuki ruangannya. Aku pun sedikit kebingungan melihat sikapnya, waktu itu ia menyalahkan ku atas kejadian itu dan menatapku penuh benci namun saat ini ia tersenyum padaku. Entahlah aku menjadi pusing memikirkannya.
Namun aku ingat dengan kata kata Aiko "Al kamu harus waspada dan hati hati dengan dokter Kim" ujarnya yang selalu ku ingat.
Setelah sampai diruangan, aku pun mengerjakan laporan, ya waktu magangku tinggal 3 bulan lagi disini. Aku sangat senang karna sebentar lagi aku mendapatkan sertifikat kedokteranku. Yaaa aku akan mulai bekerja dirumah sakit menjadi seorang dokter sungguhan bukan Koas.
Tak berapa lama Dokter kang datang, hari ini penampilannya sangat Rapi dan terlihat lebih fresh.
"Hmmm sepertinya dokter kang potong rambut ya" tebak Aiko. Dokter kang mengangguk sebagai jawaban iya.
Aku hanya mendengarkan percakapan singkat mereka, tak ingin ikut dalam percakapan itu.
"Sudah dok" jawabku singkat
Kami pun kembali mengerjakan pekerjaan kami masing masing. Tak beberapa lama datang lah perawat yoon "permisi dokter, saya ditugaskan direktur han untuk memanggil dokter Alena segera keruangan direktur" ujarnya
"Baiklah aku akan kesana" jawabku dan langsung meninggalkan ruangan. Aku sedikit bingung pagi pagi begini direktur memanggilku.
"Dokter Alena silahkan masuk" ujar direktur Han
Aku mengangguk "baik direktur"
Direktur han pun mempersilahkan ku untuk duduk.
__ADS_1
"Terimakasih Atas apa yang telah kau berikan kepada rumah sakit ini Dokter Alena" tuturnya
"Saya tidak mengerti apa yang direktur katakan" ujarku bingung. Ini pembahasan tentang apa aku sama sekali tak mengerti
Ia tersenyum "maafkan saya Nona, saya baru mengetahui jika orang tua Nona adalah donatur yang sudah memberikan bantuan kepada rumah sakit ini." Jelasnya
"Dari mana direktur Mengetahuinya?" Tanyaku yang sangat kebingungan
"Saya baru membaca koran ini, memang koran ini sudah lama namun isi berita dikoran ini tentang perusahaan galaxi group yang sangat terkenal akibat product barunya dan ia juga berhasil menjadikan BTS sebagai ambasadornya dan Ternyata Anda adalah putri dari pemilik perusahaan ini"
Aku tersenyum "direktur anda terlalu berlebihan, ini sudah lebih dari dua minggu saya mengakui siapa diri saya, namun anda baru membahasnya. Saya terima ucapan terimakasih anda pak. Namun sebenarnya saya hanyalah anak dari orang tua saya. Bukan saya yang memberikan donatur itu" jawabku tidak enak hati
"Anda benar Nona, namun saya harus mengucapkan terimakasih dan juga sekali lagi meminta maaf atas perlakuan yang tidak pantas anda dapatkan dari dokter kim"
Aku mengangguk "tidak apa direktur, saya sudah memaafkannya. Dan tolong rahasiakan jika orang tua saya menjadi donatur disini pak. Saya tidak ingin orang lain mengetahuinya karna itu akan sangat membuat saya tak nyaman" pintaku
Ia mengangguk paham. Setelah berbincang bincang Aku pun berpamitan kepada direktur Han.
Lagi lagi aku bertemu dengan dokter kim, aku berusaha mengabaikannya dan seakan menganggapnya tak ada namun ia mengcekal lenganku sedikit keras "apa yang kau lakukan dokter" ujarku
Ia lagi lagi tersenyum "kau harus membayar apa yang telah kau lakukan kepadaku" jawabnya dengan nada sinis dan mengancam
Aku menghembuskan nafas berat dan melepaskan tangannya dengan cukup keras, terlihat ia menyerngitkan dahinya menahan sakit "apa aku tidak salah dengar? Kau baru saja mengancamku??" Ujarku memperjelas
"Apa kau takut?"
"Cihhh dengar dokter, aku tak takut atas ancaman mu itu, kenapa kau sangat membenci ku? Bahkan apa yang sudah kau lakukan kepadaku aku sudah memaafkanmu. Apa masih kurang cukup? Aku hanya ingin menyelesaikan masa Koas ku. Aku mohon jangan ganggu aku. Mengerti?" Peringatanku
"Apa barusan kau memerintahku haa? Dasar jalang!!" Teriak nya
"Berhenti memanggilku jalang!!" Bentakku dan segera meninggalkannya. Aku sangat kesal atas kata dari mulut sampahnya itu.
__ADS_1
Dengan perasaan kesal aku kembali keruanganku.
Note : terimakasih Atas like dan vote nya yang udah teman teman berikan kepada Author. Dan juga tak bosan bosannya Author sampaikan jika readers tak menyukai part ini tolong tidak meninggalkan komentar yang negatif. Lovee youuu💕💕