SEBATAS RASA (I'M A Doctor)

SEBATAS RASA (I'M A Doctor)
puncak lawang


__ADS_3

Alena POV


pagi pagi kami pun berkumpul ditaman yang cukup luas disamping hotel yang akan menjadi penginapan kami untuk 3 hari kedepan ini.


aku masih sangat mengantuk dikarenakan hanya benar benar tidur 2 jam setelah bus sampai dipenginapan ini.


"baiklah anak anak, rencana kita hari ini akan pergi kepuncak lawang. jadi diharapkan kalian menjaga diri dan sopan santunnya dan juga ikuti arahan dari panitia" ujar pak Rahman sebagai wakil kepala sekolahku. kepala sekolah kami tak dapat mengikuti tour kali ini dikarenakan ia sedang melaksanakan umrohnya.


"baik pak" jawab semua murid


setelah pengarahan dari panitia selesai, kami pun segera naik kedalam bus masing masing.


"al lu udah sarapan belum? " tanya mona menghampiri kursiku


aku menggeleng "belum nih, gue aja masih ngantuk banget. lu belum sarapan?" tanyaku


mona juga menggeleng sambil memegangi perutnya. melihat itu aku langsung mengambil makanan dari tas rancel ku. aku mengambil 2 bungkus ciki ciki untuk mona "nih ambil, sekalian bagi sama cowok yang duduk disamping lu" ujarku padanya. ia tersenyum dan semangat empat lima mengambil makanan ditanganku


"hehehe tau aja lu al, makasih ya" ujarnya


"eh lu perhatian banget sama ali. jangan jangan.. "


"apaan sih lu yaudah kalau ga mau gue ambil lagi nih" potongku sedikit kesal pada mona


"eitss kalau udah dikasih ga boleh mintak lagi. yaudah deh makasih ya. gue balek kekursi gue lagi. bye al" lambaian tangannya.


aku masih melihat mona pergi dari kursiku dan ia langsung memberikan satu ciki ciki berukuran cukup besar pada ali.


ali tak mengambilnya "gue ga lapar" ucapnya pada mona yang samar samar terdengar ditelingaku.


mendengar ucapan ali, mona pun dengan senang hati menarik makanan yang ia berikan kepada ali tadi " al, kata ali dia ga mau" teriak mona sontak aku langsung mengalihkan pandanganku.


mendengar itu, ali pun langsung merebut ciki ciki itu dan mona pun protes "katanya ga lapar kok dengar nama alena aja langsung dicobot ciki ciki gue" ujar mona kesal

__ADS_1


ali hanya diam dan langsung menghampiriku "ini punya kamu, makan aja ga usah mikirin aku. atau jangan jangan kamu masih peduli ya sama aku" ujar ali sontak membuat aku beralih menatap wajahnya


belum sempat aku menjawab ucapan ali, raka langsung datang "alena ga biasa makan ciki ciki dipagi hari " ujar raka menatap sinis ali


mendengar jawaban Raka, ali pun menarik tangannya yang menggantung kearahku. tanpa kata kata ali pun pergi dari kursi ku meninggalkan kami.


"nih gue bawain roti" ujar raka memberikan roti kepadaku. aku tersenyum dan mengambil roti itu "lu dari mana aja?" tanya ku


"tadi gue lupa bawa camera buat fotoin lu disana" jawabnya sambil memperlihatkan camera nya yang sebagian besar isinya fotoku semua.


aku hanya mengangguk sambil memakan roti yang diberikan raka.


aku mengambil ranselku yang berada dibawah kaki ku membuat raka menyerngitkan dahi nya "nih gue ada ciki ciki satu lagi buat lu" ujarku memberikan ciki ciki kesukaan raka yaitu "Lays". raka pun tersenyum dan segera mengambil ciki ciki ditanganku.


setelah satu jam kami pun sampai dipuncak lawang. pemandangan disana sangatlah indah dan udara disana sangat sejuk berbeda dengan udara dikota yang sangat padat dan membuat nafas sesak.


kami pun berkeliling dipuncak lawang. aku sangat bahagia dan sangat menikmatinya. setelah puas berkeliling, aku dan mona pun mencari tempat duduk yang nyaman untuk beristirahat sejenak.


"tadi dia dipanggil sama pak bambang, palingan bentar lagi kesini" jawabku.


mona mengangguk paham karna raka sangat sibuk daripada semua siswa baik disekolah maupun dikegiatan ini "yaudah lu tunggu disini bentar ya. gue mau beli minum untuk kita dulu" ujar mona langsung meninggalkan ku aku hanya mengangguk.


"hai al" sapa seseorang menghampiriku. sontak aku langsung melihat seseorang itu dan ternyata Ali.


aku hanya diam enggan untuk menjawabnya "gue boleh duduk disini? " tawarnya lagi. aku pun mengangguk dan bergeser sedikit agar ia bisa duduk.


kami sama sama terdiam tanpa ada yang memulai percakapan terlebih dahulu.


"al, aku mau ngomong sesuatu sama kamu. boleh? " ujarnya memulai percakapan setelag beberapa saat diam


aku beralih menatapnya "ngomong aja kali" jawabku cuek


dia menarik panjang nafasnya dan menghembuskan sedikit berat " apa ga ada lagi kesempatan untuk ku al? " tanyanya sambil menunduk

__ADS_1


mendengar pertanyaan itu aku langsung kembali menatapnya " apapun bisa dimaafkan kecuali perselingkuhan" jawabku dengan nada sinis.


ia masih menunduk dan sesaat terdiam. melihat itu aku pun sedikit merasa kasihan "tapi aku sudah memaafkan mu. jadi ga perlu merasa bersalah dan walaupun aku sudah memaafkan kamu bukan berarti kamu punya kesempatan buat kita balikan. itu ga akan pernah" ujarku lagi


ia mengangkat kepalanya dan sedikit tersenyum " makasih ya al. ia aku emang bukan pria yang baik untuk kamu. semoga kamu bisa mendapatkan pria yang sangat mencintai kamu dan ngejagain kamu seperti Raka" ucap ali tak bersemangat ketika menyebutkan nama raka diakhir kalimatnya.


"deg" seperti ada yang aneh didalam hatiku jika mendengar nama raka dari mulut ali. aku hanya diam dan terus mencerna semua perkaraan ali.


"sepertinya raka sangat menyayangimu al" sambungnya lagi


"tentu saja dia menyayangiku karna kami bersahabat dari kecil" jawabku menangkas omongan ali. aku tak ingin berharap banyak kepada raka meskipun didalam hatiku sangat ingin jika raka mempunyai perasaan lebih terhadapku.


dia tersenyum kecut "beda al, ia terlihat sangat mencintai kamu dengan cara dia memperlakukanmu" ucap ali lagi


aku pun terdiam mendengar perkataannya. "hmmm aku iklas al kalau dia yang gantiin posisi aku " sambungnya


"maksudnya? " tanyaku tak mengerti


"aku akan move on dari kamu. doain ya semoga berhasil" ujar ali lagi tak ingin menjawab pertanyaanku


"aku doain yang terbaik buat kamu li, semoga kamu dapat cewek yang lebih dari aku dan semoga kamu ga akan mengecewakan dia lagi" ujarku


ia mengangguk "makasih ya al, gue pergi dulu" ujarnya dan segera meninggalkan ku.


*****


mohon bantu vote dan comentnya ya gaes jika kalian suka sama cerita autor ini dan biar author makin semangat up ceritanya.


please jika kalian tidak suka mohon tidak meninggalkan coment yang negatif. itu sangat menganggu author.


thankss gaes


love u more

__ADS_1


__ADS_2