
"Apa hari mu melelahkan?" Tanya Aiko kepadaku. Ya mereka berkunjung kerumahku
Aku mengangguk "ya begitulah, bagaimana dengan keadaan rumah sakit?" Tanyaku kepada Aiko
"Ya seperti itu, hmm bulan depan kita akan mengikuti ujian akhir, kamu harus siap Al"
"Iya aku juga sudah mempersiapkannya. Kamu juga harus siap" jawabku sambil tersenyum
Aku menatap kearah Lee mii ra, ia masih berbincang bincang dengan mama. Mereka sangat Akrab.
"Assalamualaikum " ujar Papa dan juga Arya
"Waalaikumsalam"jawabku dan mama serentak.
Papa dan Arya duduk dihadapan kami.
"Oh iya ini perkenalkan Teman ku Lee Mii ra dan Aiko" ujar ku kepada Arya. Arya menyalim mereka berdua bergantian.
"Arya" ujarnya.
Setelah perkenalan itu, Kami pun bersiap untuk makan karna sudah disiapkan oleh mbok jum dan Ani.
"Makasih ya An" ujarku kepada Ani. Ani tersenyum manis kepadaku.
"Ani ayo makan bersama" ucap Lee Mii ra
Mendengar itu sontak kedua orang tuaku memandang kearah Lee Mii ra bingung.
"Ti..dak Us..ah Eonni, Ani sudah makan" jawabnya sambil pamit ke belakang.
"Aneh sekali, sejak kapan Ani jadi seperti itu" gumam Lee mii ra kepadaku
Aku hanya tersenyum merespon ucapan dari temanku yang sekarang menjadi sangat cerewet ini.
Kami makan diiringi sesekali dengan candaan dari papa. Mereka sudah beberapa minggu disini dan membuat suasana rumah ini menjadi ramai.
Setelah makan malam bersama, Aiko dan lee mii ra pun berpamitan untuk pulang.
***
"Terimakasih atas kerja samanya dan juga saya mengucapkan banyak terimakasih kepada BTS dan managements nya. Saya harap launching produk kali ini mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat. " ujar papa sebagai penutup acara malam hari ini. ,Ya kini proses syutting nya sudah selesai dan hari ini adalah grand opening dari produk ini.
Semua orang bertepuk tangan setelah papa selesai bicara. Aku mama dan eyang sangat bangga kepada papa. Dokter kang pun ikut hadir disini.
Setelah itu, kami pun menyapa para tamu undangan dan juga memakan makanan yang sudah disediakan.
__ADS_1
"Nona sangat cantik memakai gaun itu" puji Jhope Oppa.
Aku pun tersenyum "terimakasih Oppa" jawabku tersenyum.
Ya aku sedang bergabung dengan para member BTS sedangkan dokter kang tengah berbincang bincang dengan papa dan juga beberapa rekan bisnisnya. Sesekali aku melirik Suga Oppa yang hanya diam dan tak melirikku sama sekali. Entahlah aku tak tau apa yang terjadi dengannya.
Tak beberapa lama ia pun meninggalkan kami tanpa sepatah kata pun. Aku sangat bingung.
"Suga Oppa kenapa?" Tanyaku kepada Jhope
Ia menggeleng sebagai jawaban tidak tau. Aku mengikutinya dari belakang.
"Hmm hmm" ujarku
Suga melirik ke arahku lalu ia meminum wine nya lagi tanpa memperdulikanku.
aku merasa perubahan sikap nya pun merasa tak enak hati kepadanya.
"Hmm Oppa, apa saya Ada salah kepadamu?" Tanyaku to the point
Lagi lagi ia melirik ku dan menggeleng tanda jawaban tidak.
Melihat respon nya, aku pun paham ia tak ingin berbicara kepadaku. Aku hendak meninggalkannya namun dengan cepat ia menahan tanganku "maaf kan aku" ujarnya
Aku menyerngitkan dahiku tanda tak mengerti maksudnya dan mintak ke jelasan lebih dalam lagi.
Lagi lagi aku sangat terkejut mendengar pengakuan dari seorang IDOL ternama ini.
"apa aku tidak salah mendengarnya oppa?" Tanyaku untuk memastikan
Ia menggeleng "maafkan aku, namun aku sadar karna kita tidak mungkin bisa bersama"
Aku menunduk dan diam tak tau apa yang harus aku katakan lagi.
"Namun aku tidak bermaksud melanjutkan perasaan ku kepadamu. Karna aku sangat paham bagaimana keadaan kita. Nona pun sudah memiliki calon suami" sambungnya sambil tersenyum yang dipaksakan.
"Terimakasih sudah hadir dihidupku, dan juga terimakasih atas apa yang telah kamu lakukan. Sekali lagi maafkan aku"
Aku pun menggeleng "terimakasih sudah menyukai ku Oppa. Namun aku bukanlah wanita yang tepat untuk mu. Aku berdoa kepada tuhanku agar kamu bisa menemukan cinta sejatimu Oppa. Dan terimakasih telah mengungkapkannya kepadaku" jawabku sambil tersenyum
Ia mengangguk "hmm bisa kah kita tetap berteman seperti ini oppa?" Sambungku
Lagi lagi ia mengangguk "tentu saja. Kamu adalah wanita pertama yang membuatku merasakan jatuh cinta dan kamu juga wanita pertama yang mematahkan hatiku" jawabnya sambil tertawa
"Oppa maafkan akuuu" balasku merasa tak enak hati
__ADS_1
"Sudahlah aku hanya bercanda. Kamu akan selalu menjadi temanku. Dan bahagialah bersama pria pilihanmu. Aku sangat menyayangimu Nona" ujarnya sambil tersenyum
Setelah berbincang bincang, kami pun kembali kedalam untuk menyapa para tamu yang lainnya.
**
SEBULAN KEMUDIAN
Aku sudah melaksanakan ujian praktek terakhirku bersama Aiko.
Dan beberapa hari lagi kami akan mendapatkan nilai akhirnya dan juga sertifikat kedokteran.
"Kapan kalian akan melangsungkan pernikahannya Al?" Tanya Aiko kepadaku
aku dan Aiko sedang berada dikantin.
"Hmm sepertinya 2 bulan lagi ko. Setelah mendapat setifikat ini aku akan membawa Dokter kang ke Negaraku untuk memperkenalkan nya kepada keluargaku di indonesia" jawabku
Aiko mengangguk "kita akan berpisah Al" ujarnya dengan wajah sedih
Aku yang mengerti maksudnya pun tersenyum "Aiko, walaupun kita tidak bersama lagi namun kita masih bisa berkomunikasi. Aku mungkin akan sering keJepang menemuimu dan kamu harus sering juga menemuiku dan lee mii ra disini" ujarku menenangkan hatinya.
"Iya itu pasti Al. Semoga kamu bahagia bersama dokter kang"
Aku mengangguk "terimakasih Aiko, kamu juga harus bahagia" jawabku dan kami pun berpelukan untuk melepas rindu karna kami akan segera berpisah.
Aiko sudah mendapatkan tawaran di rumah sakit terkenal dinegaranya dan ia sudah menerima tawaran itu. Ia hanya mengunggu sertifikat kedokteran itu ditangannya.
"Rupanya kalian disini, aku sudah lelah mencari nya kesana kemari" ujar Lee Mii ra langsung duduk disampingku
"Kamu tidak bekerja?" Tanya Aiko
Ia menggeleng "waktu praktek ku sudah habis" jawabnya Sambil tersenyum. Lee mii ra sangat bahagia akhir akhir ini.
Aku tersenyum " hmm seperti nya ada sesuatu dengan teman kita Yang satu ini ko. Kamu habis berkencan ya dengan Arya" ujarku tiba tiba
Aiko dan aku tertawa melihat wajah Lee Mii ra seperti kepiting rebus karna menahan malu akibat goda an ku.
"sudahlah jangan meledek ku. Tidak ada apa apa kok" jawabnya
"Ahahahhaah aduhhh temanku yang satu ini ternyata sangat lucu jika sedang jatuh cinta" kini Aiko pun ikut ikutan menggoda Lee Mii ra
Aku pun tertawa melihat kedua sahabatku ini.
Ya Lee mii ra sudah menemukan tambatan hatinya yaitu Arya. Sudah sebulan ini mereka sangat dekat. Akhirnya Arya bisa membuka hatinya untuk Wanita lain lagi. Aku berharap mereka akan segera menyusulku dan dokter kang. Namun Lee Mii ra dan juga Arya masih bingung untuk memulainya. Karna ada tembok penghalang yang sangat besar diantara mereka berdua. yaitu keyakinan keduanya.
__ADS_1
Namun aku sangat berharap mereka bisa bersama dan insyaallah menyusulku.
Note : terimakasih ya teman teman sudah memberi like dan votenyađź’•