SEBATAS RASA (I'M A Doctor)

SEBATAS RASA (I'M A Doctor)
Koas


__ADS_3

Setelah konser BTS itu, kehidupan kami pun kembali seperti awal, aku yang akan sibuk dengan Koas ku yang dimulai satu minggu lagi dan Ani yang juga sibuk dengan kegiatan sehari harinya seperti biasa namun bedanya saat ini Ani sangat bahagia menjalani harinya disini dan point pentingnya Aku dan Ani menjadi sangat akrab.


Bisa dibilang sebagai kakak dan adik.


Aku juga akhir akhir ini sering mengunjungi kantor cabang disini karna beberapa bulan sebelum nya papa menugaskan ku untuk mewakilinya menemui klien klien nya.


Sekarang aku sedang berada dikantor papa. Aku diminta papa untuk mewakili rapat penting yang akan diadakan perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan papa.


Galaxi grub bukan hanya perusahaan dibidang properti saja namun juga bergerak di bidang jasa, parfum dan make up.


Jadi cabang yang dibuka disini hanya product parfum dan make up karna sangat strategis untuk kemajuan perusahaan.


Prukkk...pruuukkk...prukkk..


Suara tepuk tangan menggema diruangan yang dipenuhi oleh orang orang penting dan salah satunya Aku.


"Saya sangat setuju dengan peluncuran product baru ini karna sangat bagus dan kualitasnya melebihi standar product lainnya" ujar salah satu pemimpin yang ikut menghadiri rapat.


Semua mengangguk "bagaimana dengan anda Nona Alena?" Ujar luxi sebagai pemilik perusahaan yang menciptakan product.


Aku pun mengangguk setuju "productnya bagus dan juga sudah diuji kualitasnya ini akan menjadi product yang akan laris dipasaran" jawabku


Semuanya mengangguk menyetujui ucapanku. Perusahaan papa sangat berpengaruh terhadap perusahaan ini karna papa pemegang saham terbanyak disini.


"Baiklah terimakasih kepada tuan dan nona yang sudah menghadiri rapat product baru ini dan saya harap product ini akan berjalan dengan lancar dan juga laris dipasaran. Terimakasih" ujar Luxi sebagai penutup.


Luxi adalah CEO dari perusahaan Ini dan juga teman baik dari mama meskipun dia masih terbilang muda namun ia sangat cerdas dan juga inovatif menciptakan product yang sangat bagus.


Sebenarnya luxi itu adalah anak didik mama dan sekarang ia sudah membuka perusahaannya sendiri dan modal terbesarnya ya dari mama dan papaku.


Btw luxi itu laki laki ya gaes, namun sampulnya saja sebagai wanita yang centil dan genit ke pria pria.


Aku sudah lama kenal dengan dia dan baru kali ini bisa bertemu dan menghadiri rapatnya.


Kami pun menuju keluar untuk makan siang dan sedikit berbincang dengannya.

__ADS_1


"Sudah lama sekali kita tidak bertemu Al" ujarnya memulai pembicaraan


Aku mengangguk menandakan jawaban iya.


"Lu sih sibuk banget dengan dunia lu sendiri sampe lupa kalau ada gua" ujarnya lagi


"Ahahahha maafin gua ya xi, udah 4 tahun ini gua jarang banget balas chat lu dan juga gua nutup diri banget dan menyibukkan diri dengan kuliah"


Ia mengangguk mengerti keadaanku "sudahlah jangan bersedih lagi, lu hebat tau Al lu bisa bangkit dan menjadi seperti sekarang ini. Gua salut banget sama lu say. Lu harus tetap semangat dan jangan lupa gua sekarang sudah menetap disini dan kalau ada apa apa langsung kabari gue" ujarnya panjang lebar


"Iyaa xi lu heboh bangettt"


"Yeey lu nya aja pendiem"


Kami pun tertawa bersama dan juga membahas kerjaan yang akan dilakukan kedepannya. Walaupun aku disini mewakili papa dan mama namun aku juga ikut berperan penting disini.


"Jadi by the way lu udah lulus kuliah kedokteran ya" tanya luxi di sela sela makan kami


"Hooh minggu depan gua Koas dirumah sakit cukup terkenal disini"


Aku mengangguk menyiyakan tebakannya "wahhh hebat banget lu Al, bisa koas disana" pujinya


"Tentu siapa dulu aku ALENA ANASTASYA" banggaku


Ia pun tertawa "hahahah kebiasaan dari dulu ga berubah lu" ujarnya.


Setelah makan siang, aku pun kembali kekantor dan yang pastinya Ani sudah menunggu ku disana karna aku menyuruhnya menungguku diruangan kerjaku.


Walaupun aku sering tidak hadir dikantor, aku juga mempunyai ruangan pribadi ku sendiri dan tak ada siapapun boleh masuk keculai Ani dan papa mama.


Hari ini cukup melelahkan dan juga aku sangat pusing untuk persiapan koas seminggu lagi..


***


"Nama saya Alena Anastasya" ujarku kepada dokter yang akan membimbingku untuk koas selama kurang lebih 2 tahun. Ia mengangguk dan terus membaca biodataku sambil sesekali memperhatikanku.

__ADS_1


Dokter pembimbingku dokter yang masih muda dan sangat hebat dirumah sakit ini.


"Mudah mudahan ga galak kaya mukanya" batinku.


"Baiklah mulai hari ini kamu harus mengetahui jadwal pratek ku dan juga kamu harus siap jika jadwal ku shift malam" ujarnya


Aku pun mengangguk paham "sekarang kita akan mulai dari ruangan gawat darurat. Ikuti saya" ujarnya dan melangkah keluar. Aku pun mengikutinya sambil mengeluarkan catatanku.


**


Aku sedang beristirahat di kantin rumah sakit untuk melepaskan lelahnya membantu dokter kang.


Ya dokter pembimbingku bernama dr.kang do joo adalah dokter muda ahli bedah dan juga sebagai dokter umum gawat dadurat. Ia sangat tampan dan juga sangat cerdas namun ia sangat dingin terhadap wanita.


"Huhhh lelah sekali" gumamku berbahasa indonesia


"Kamu dari indonesia?" Tanya seseorang yang berdiri disampingku.


Aku pun terkejut karna ia bisa tau bahasa indonesia "iya Dr. Saya asli dari indonesia" jawabku kembali berbahasa korea


"Perkenalkan nama saya Dr lee jung suk" ujarnya memperkenalkan diri


Aku pun membalas jabat tangannya "Alena dokter" jawabku sopan.


"Saya ada campuran dari indonesia" ujarnya memulai obrolan


"Hoo benarkah? Dari siapa dokter"


"Dari nenek saya " jawabnya sambil tersenyum.


Kami pun berbincang bincang mengenai pekerjaan dan juga kadang tertawa karna dr lee sangat pandai membuat lelucon.


berbeda sekali dengan Dr. Kang yang kaku dan sangat serius.


Note: terimakasih telah membaca dan mampir jangan lupa dilike yakkk💕

__ADS_1


__ADS_2