
"Dokter mau pulang?" Tanya Aiko
Dr kang mengangguk "hmmm Al ayo buruan bilang sama Dr kang" ujar Aiko menyikut lenganku agar aku berbicara
Dr kang menatapku "ada apa Al?" Tanyanya
"Hmmm Sebenarnya aku ingin mentraktir Dokter dan Aiko makan dicafe deket rumah sakit ini. Apa Dokter bersedia? Atau jika Dokter ada urusan tidak apa apa kita bisa lain kali saja makannya" jawabku tak enak hati
"Baiklah. Ayooo" balasnya dengan tersenyum
Mendengar jawaban itu, Aiko bersorak gembira. Kami pun bergegas meninggalkan ruangan.
Setelah sampai di cafe, aku pun memesan banyak makanan dan juga sojuu untuk Dr kang dan Aiko.
Kami menikmati makanan sesekali tertawa ulahnya Aiko. Mereka berdua meminum soju untuk menghangatkan tubuhnya sedangkan aku hanya meminum minuman dari kaleng dengan kualitas halal.
"Aiko jangan sampai mabuk ya" ujarku mengingatkan Aiko. Begitu juga dengan Dr kang yang tak lupa juga untuk ku ingatkan.
***
Setelah selesai makan malam, aku pun mengendarakan mobil untuk pulang kerumah. Sebelum itu aku lebih dulu mengantar Aiko,
"Ini pak tolong diparkirkan ya" ujarku kepada satpam dirumahku. Ya sudah hampir satu tahun rumahku dijaga oleh suruhan papa. Aku pun sudah terbiasa dan sejujurnya merasa lebih aman.
Ia mengangguk dan segera memarkirkan mobilku.
"Non udah pulang? Non mau mandi dulu?" Ujar Ani semangat
"Aku mau mandi dulu An. Tunggu ada tamu ya?" Tanyaku kepada Ani.
"Hmm itu non Tuan Arya sedang menunggu Nona" jawab Ani dan segera berpamitan untuk membuatkan ku coklat hangat.
Aku segera keruangan tamu untuk menghampiri Arya.
"Aryaa" ujarku
Ia menoleh kearahku dan tersenyum "apa kabar Nona?" Sapanya menghampiriku
Sudah lama aku tak bertemu dengan Arya. Aku pun duduk disofa diikuti olehnya.
"Apa nona sudah makan?" Tanyanya memulai pembicaraan setelah beberapa saat hening
"Sudah. Aku sudah makan. Apa kau belum makan?" Tanyaku kembali
Ia menggeleng menandakan tidak. "Baiklah segeralah makan, aku akan mandi terlebih dahulu" ujarku sambil melangkah menaiki tangga.
Ia kembali mengangguk.
"Kenapa ia datang kesini? Apakah ada masalah dikantor?" Batinku.
aku segera mengecek ponselku dan ternyata bukan masalah besar dikantor melainkan undangan penghargaan atas berhasilnya product baru.
__ADS_1
"Kenapa Arya yang menjadi wakil disini? Kenapa bukan papa?" Batinku lagi. Namun aku tak menghiraukannya dan segera untuk mandi.
**
"Apa kau sangat lapar?" Tanyaku setelah melihat cara makan Arya sedikit terburu buru
"Hmm seperti nya begitu Nona. Aku tak biasa makan sendirian" jawabnya acuh
"Cihhhh sudahlah berhenti beromong kosong"
"Ahahahhahaah maaf Nona, memang aku belum makan dari tadi siang" jelasnya
Aku melirik jam ditanganku sudah menunjukkan pukul 11 malam. "Apa kau sudah gila? Bagaimana jika magh kau kambuh lagi?"
"Aku sudah minum obat hanya saja tidak selera makan"
Mendengar itu aku pun terdiam tak menanggapi ucapannya. "Bagaimana kabar Riska?" Tanyaku
Arya mengambil kimchi dan melahapnya, "dia baik dan dia sudah menikah 3 tahun yang lalu"
"Benarkah? Kenapa tidak memberitahuku?" Jawabku sangat terkejut
"Sepertinya bukan tidak memberitahumu Nona namun kau sangat sulit dihubungi. Bahkan Riska memintaku mengirim undangannya secara pribadi untuk mu namun kau tak pernah menanggapinya" jelas Arya
Mendengar itu aku pun terdiam lagi "sudah lah Nona Riska mengerti keadaan mu saat itu. Namun jika kau punya waktu hubungi lah dia. Dia selalu menanyakan keadaan mu padaku"
Mendengar itu aku pun mengangguk. Ternyata bukan aku sendiri saja yang tersiksa namun juga keluargaku dan orang terdekatku dikarenakan sikap ku yang lebih menutup diri dan tidak peduli dengan sekitarku. Lagi lagi aku dibuat menyesal jika mengingatnya.
"Nona apa lusa nona bisa libur?" Tanya Ani tiba tiba namun ia terlihat gugup.
"Hmm aku tidak tau pasti karna jadwal ku bisa saja berubah" jawabku
Ia menunduk "kenapaa An?"
"Hmmm Ani hmmm tidak jadi Nona"
"Kenapa An? Katakan saja" Tanyaku lagi
"BTS akan mengadakan fansign Nona, Ani ingin sekali ikut Nona di fansign kali ini namun jika Nona tidak bisa juga tidak apa apa"jelasnya.
Aku pun tersenyum " baiklah tapi kenapa kau baru memberitahuku sekarang?"
Mendengar jawabanku ia mengangkat kepalanya yang tertunduk gugup dan tersenyum "Sebenarnya Sudah dari dua minggu yang lalu Ani ingin memberitahu nona namun Nona terlihat Sangat sibuk" jawabnya
"Baiklah aku akan menelfon suruhan papa untuk membeli tiketnya malam ini" Ujarku sambil mencari nomor seseorang.
"Tidak perlu Nona karna Ani sudah menyiapkan nya hehehe" ujarnya sambil mengeluarkan 2 tiket dikantongnya.
"Baiklah kita akan pergi kesana lusa" ujarku. Ani terlihat sangat gembira dan segera pamit dari kamarku dengan senyum yang menghiasi wajah manisnya.
***
__ADS_1
"Dok bolehkan aku mengambil cuti esok?karna jadwal dokter tidak terlalu banyak untuk besok" Tanyaku kepada Dr kang. Kami sedang berada dikantin.
Dr kang yang sedang melahap makanannya berhenti untuk menanggapiku "kau mau kemana?" Tanyanya
"Hmmm aku sebenarnya Adik sepupu ku ingin menghadiri acara fansign BTS besok. Jadi ia tidak punya teman untuk datang ke acara itu" jelasku
Dr kang mengangguk paham, ia memberiku izin pulang lebih awal hari ini . Aku sangat senang karna Dr kang akhir akhir ini sangat perngertian.
"Lusa ikutlah denganku ke acara seminarku" ajaknya
Aku pun mengangguk mengiyakan ajakannya. Baru kali ini dia mengajakku untuk menghadiri seminarnya. Dr kang sangat terkenal dan hebat bahkan ia sudah menjadi Dr bedah yang paling hebat diusianya masih muda. Tak jarang Dokter dan suster disini berlomba lomba mendapatkannya.
Flashback On
"Al kamu tau kan dokter kim ye rim" ujar Aiko
Aku mengangguk "Dokter kim sangat cantik dan juga hebat" jawabku
"Tapi aku tak menyukainya"
"Kenapaaa?" Tanyaku sambil mengarahkan posisi ku menghadapnya
"Dia sangat sombong dan suka memaki perawat disini" jelasnya terlihat rasa kesal diwajah Aiko
"Bagaimana kau tau?"
"Tentu aku mengatahuinya bahkan aku juga sering melihatnya memaki perawat karna kesal kepada pasien"
"Dan apa gunanya mempunyai wajah cantik tapi hati busuk" sambung Aiko lagi
Aku hanya terdiam " kau tau Al jika Dokter kim sangat menyukai Dr kang" tuturnya
"Benarkah?" Tanyaku sedikit terkejut
"Benar karna aku melihat dia sangat manis kepada Dr kang. Dan kamu tau beberapa hari yang lalu Dr kim mengajak Dr kang untuk berkencan. Namun Dr kang menolaknya"
"Dari mana kamu tau ko?"
"Dari perawat yoon, saat itu aku sedang mengantar berkas pasien kepadanya"
"Sudahlah tidak usah memikirkannya, kita harus segera menyelesaikan Masa Koas kita dan bekerja dirumah sakit impian kita" ujarku menyudahi pembahasan mengenai Dr kim. Sejujurnya aku juga Aneh melihat Dr kim selalu menatapku dengan sinis namun aku tak menghiraukannya.
Flashback Off
Setelah menyelesaikan semua pekerjaan ku, aku pun pamit untuk pulang lebih awal karna ingin mengajak Ani untuk membeli beberapa keperluan.
"Aku pulang ya ko. Kamu hati hati" pamitku kepada Aiko. Aiko mengantarku ke mobil
"Ia Al. Happy nice day ya Al. Bye byeee" lambaiannya
Note : happy reading gaesss. Jangan lupa meninggalkan like dan votenya yaa untuk Author. Lovee youuu Allππ
__ADS_1