SEBATAS RASA (I'M A Doctor)

SEBATAS RASA (I'M A Doctor)
Sakit


__ADS_3

"Pagi nona" sapa pak anto sebagai satpam dikantor tempat ku bekerja. Aku hanya mengangguk dan tersenyum begitu juga dengan semua karyawan yang sedang bekerja dan menyapaku satu persatu.


"Hai nona" ujar riska sambil berdiri dari kursinya


Aku tersenyum "hai ris. Gapapa duduk aja" ujarku


Ia mengangguk dan kembali duduk dikursi nya.


Sebelum pergi kekantor, raka dan kedua orang tua nya sudah duluan pamit untuk pulang kepekanbaru dan aku juga ikut mengantarnya. Begitu juga dengan arya, sebelum aku bangun bahkan ia sudah duluan pergi dari rumah eyang. Eyang juga cerita jika wajah arya sedikit pucat namun jika ditanya arya menjawab tidak apa apa.


"Nona kok tumben baru datang jam segini" tanya riska


"Iya ris aku habis dari bandara karna antarin sahabat ku pulang kepekanbaru tadi" jawabku


Ia hanya mengangguk dan segera kembali menyelesaikan pekerjaannya.


"Oh iya ris, pak arya ga masuk ya hari ini" tanyaku dari tadi melihat kursi kosong miliknya arya


"Tadi pak arya menelfon saya untuk memberi tau bahwa ia tidak masuk hari ini nona"


"Kenapa?"


"Karna ia kurang enak badan" jawab riska lagi. Mendengar itu aku hanya mengangguk paham


"Kenapa tiba tiba ia tak enak badan? Tadi malam ia terlihat baik baik saja" batinku


Aku pun kembali menyelesaikan semua pekerjaan ku dan harus siap hari ini juga karna besok pagi aku mama dan papa akan kembali kepekanbaru.


"Ris hari ini ga ada meeting dan juga pekerjaan ku sudah selesai. Jadi kita akan keapartment pak arya ya" ajak ku


"Baik nona dengan senang hati" jawab riska dengan semangat


"Kebiasaan jika diajak pergi semangatnya 45 nih ahahha"


"Hahahhaha nona bisa ajaaa"


Setelah jam istirahat tiba aku dan riska bergegas keparkiran. Kami ingin pergi keapartment arya dan membawakan nya makanan.


"Ris maafin aku ya jika ada salah" ujarku memulai pembicaraan. Ia melirikku dan menatapku dengan kebingungan "maksud nona apa?"


"Besok aku pulang kepekanbaru dan hari ini pekerjaan ku telah selesai jadi maafin aku jika ada salah"


"Yahhh aku akan sendiri lagi dong. Ayo lah nona lebih lama lagi disini" ucap riska sedikit nada merengek


Aku tersenyum dan memelankan kecepatan mobil yang ku kendarai. Ya hari ini aku membawa mobil dan menyetirnya sendiri "tidak bisa ris, aku kan masih sekolah" jawabku yang masih tersenyum

__ADS_1


"Hmmmm aku pasti rindu dengan nona"


"Aku juga ris pasti rindu juga dengan kamu"


"Nona hati hati ya disana dan jaga diri baik baik" ujar riska lagi


Aku kembali tertawa " ahahhaha kebalik kali ris harusnya aku yang bilang begitu. Kan kamu yang ditinggal lagian kan itu memang kampung aku ahahahha lucu banget kamu"


"Oh iya ya nona, kok aku jadi ketularan lola (loding lama) nya tami ya. Ahahhah"


"Kamu yang harus jaga diri baik baik disini" ujarku


Ia mengangguk " nona jangan lupain aku ya. Terus cepat lulus dan kesini" ucap riska


Aku mengangguk dan tersenyum kearah nya.


"Jadi kita mau makan apa?" Tanyaku pada riska


"Kfc aja gimana nona?"


"Ide bagus yuk kita cari kfc dekat dari sini"


riska pun mengangguk.


"Selamat datang dikfc selamat berbelanja. Mau pesan apa mbak?" Tanya waiters


"Baik mbak silahkan menunggu dan mengambil pesanannya disana ya mbak" ujar waitersnya kearah sana. Aku pun mengangguk dan mengikuti ucapan waitersnya.


Setelah menunggu akhirnya makanan kami pun datang dan kami segera pergi menuju apartment arya.


Kami pun tiba diparkiran apartment arya dan kami segera masuk.


Riska menekan tombol bellnya cukup lama menunggu akhirnya arya membuka kan pintu apartmentnya itu. Ia sangat terkejut melihat ku dan juga riska tanpa berfikir panjang ia menyuruh kami masuk kedalam.


Mukanya sedikit pucat "aku membawakan mu makan siang" ujarku


"Nona tidak perlu repot repot seperti ini" jawabnya pelan


Aku tak menghiraukan nya dan segera mendekat kekursi yang ia duduki "masih panas " ujarku sambil meletakkan punggung tanganku kedahi arya


"Nona mau apa?" Tanya nya kebingungan


"Kau sudah kedokter" tanyaku tanpa memperdulikan pertanyaannya


"Sudah tadi aku memanggil dokter erik kesini" jawabnya

__ADS_1


Dokter erik adalah dokter keluarga ku lebih tepatnya dokter eyang namun eyang memberi tau arya jika membutuhkan dokter maka arya harus menghubungi erik. Sebenarnya eyang sangat menyayangi arya seperti cucunya sendiri bahkan eyang sering menyuruh arya untuk tinggal dirumahnya namun arya selalu menolak dan lebih nyaman tinggal diapartmentnya sendiri.


"Obatnya sudah diminum?" Tanyaku lagi dan ia menggeleng.


Aku menatap riska, riska yang mengerti segera kedapur mengambil piring dan juga sendok.


"Ayo sekarang kita makan" ujarku


Riska mengambil makanannya begitu juga denganku namun berbeda dengan arya yang hanya diam menatap makanan itu tanpa berniat memakannya.


"Kenapa?" Tanyaku


"Maaf nona lidah ku terasa sangat pahit jadi tidak berselera makan" jawab arya


Aku pun berinisiatif menyuapkan arya. Arya yang melihat itu kebingungan dan segera menerima suapanku.


"Sudah nona saya sudah kenyang" ujarnya


Aku pun meletakkan sendok itu dan segera memberinya minum. Riska yang sudah selesai memakan dari tadi pun segera mengambil obat untuk arya "dimana obatnya pak?"Tanya riska


"Ada dikamarku diatas meja" mendengar itu riska pun segera mengambilnya.


Setelah selesai arya pun tertidur dikamarnya dengan bantuan ku dan riska.


"Nona tidak mungkin kita meninggalkan pak arya dalam keadaan seperti ini" ujar riska


Aku pun mengangguk "iya sebentar ya aku akan menelfon papa ku dan juga eyang untuk memberi tau kalau arya sedang sakit dan kita akan menjaganya"


riska mengangguk setuju.


"Kamu ga keberatan kan kalau kita pulang malam?" Tanya ku


"Tidak nona. Kebetulan hari ini riska sendiri dirumah "


"Adik mu kemana?" Tanyaku kepo


"Dia menginap dirumah mama nona" jawabnya


Aku hanya mengangguk dan segera menelfon eyang dan papa untuk memberi tau keadaan arya.


***


mohon bantu vote dan comentnya ya gaes jika kalian suka sama cerita autor ini dan biar author makin semangat up ceritanya.


please jika kalian tidak suka mohon tidak meninggalkan coment yang negatif. itu sangat menganggu author.

__ADS_1


thankss gaes**


__ADS_2