SEBATAS RASA (I'M A Doctor)

SEBATAS RASA (I'M A Doctor)
Proses Syutting


__ADS_3

Yap ini adalah hari dimana syutting product lagi dengan para member BTS. dan setelah sembuh dari kecelakaan dicaffe itu aku sudah diperbolehkan menjalani Koas seperti biasa. Sebagai janjiku bulan lalu aku membawa Ani. Ia sangat senang sekali ketika melihat para Idol nya berada tepat didepannya.


Kami sudah berada diruangan Rapat, sebelum melakukan proses syutting, kami melaksanakan rapat terlebih dahulu.


Rapat dihadiri oleh kedua orang tuaku, Arya, manager dan beberapa staff juga dari pihak BTS sendiri.


Dua minggu sebelum nya aku sudah mengajukan cuti kepada pihak rumah sakit untuk seminggu. Selama aku menjalani masa Koas kami para Koas mendapatkan cuti sama seperti para dokter yang bekerja dirumah sakit itu. Aku mengambil masa koas ku selama 2 tahun dan mendapatkan cuti 24 hari yang bisa diambil setelah menjalankan Koas selama 1 tahun dirumah sakit itu. Dan juga aku memiliki dokter pembimbing seperti dokter kang itu menjadikan aku sangat mudah mendapatkan cuti.


Masa Koas ku hanya tinggal 1 bulan lagi, sebelum nya aku dan Aiko sudah beberapa kali mengikuti ujian dan syukurnya kami lulus ujian itu. Hanya tinggal menyusun laporan dan mengikuti ujian akhir untuk mengambil sertifikat itu.


Lagi lagi aku diikut sertakan dalam proses syutting kali ini. Ya karna banyak permintaan dari para penggemar dan juga banyak sekali masyarakat ingin mengetahui ku lebih dalam lagi. Awalnya aku keberatan dan jujur saja setelah proses syutting beberapa bulan lalu, aku meminta papa untuk membatasi para media meliput ku atau mencari tau tentangku lebih dalam lagi.


Kami tengah berbincang bincang namun aku melihat salah satu member BTS seperti ke lelahan dan terlihat ia sedang tidak enak badan


Ya member itu adalah Suga Oppa.


Setelah rapat selesai, kami pun beristirahat. Aku menghampiri Suga Oppa yang sedang duduk dikursi "apa Oppa baik baik saja?" Ujarku


Ia menghadapku "oh Nona rupanya, aku baik baik saja" jawabnya


"Hyung sedang tidak enak badan Nona, kami sudah melarangnya agar tidak ikut rapat kali ini namun ia bersikeras agar bisa hadir" ujar Jungkook memberitahu ku


Aku tersenyum "jika sakit beristirahatlah, jangan terlalu dipaksakan itu bisa memperburuk keadaan" ucapku. Ia hanya diam dan terus menatapku. Aku melirik jam dipergelangan tanganku "masih ada waktu 2 jam lagi. Oppa bisa istirahat lebih dahulu diruanganku" tawarku


"Apa kau tidak keberatan Nona?" Tanya nya merasa tidak enak


"Tentu saja tidak"


"Baiklah terimakasih" ucapnya sambil tersenyum menampakkan gummy smile nya


"Sayang, kita akan makan diluar ayo " ujar Mama kepadaku


"Apa boleh Al tidak ikut ma? Al makan dikantor saja ma" jawabku. Ya aku ingin menemani suga Oppa disini.


"Baiklah sayang, nanti mama akan menyuruh Ani untuk mengantarkan makanan untuk mu"


"Tidak usah ma, bawa lah Ani untuk makan kali ini ma, ia sangat mengidolakan BTS jadi ia pasti bahagia sekali jika bisa makan bersama mereka" pintaku. Mama mencubit pipiku "kamu memang tak pernah berubah Al, ya sudah mama dan papa pergi dulu ya" pamit mama


Aku mengangguk begitu juga dengan Ani berpamitan kepadaku.


mama melihat Suga Oppa terlihat pucat "apa Kamu baik baik saja Nak?" Tanya mama kepadanya

__ADS_1


"Aku baik baik saja, namun hanya saja sedikit kurang enak badan ajumeoni (bibi)" jawab Suga sopan


"Hmm kalau begitu istirahatlah jangan terlalu dipaksakan. Beristirahatlah dan aku akan meminta anak ku untuk memeriksa mu" ujar Mama


Suga Oppa mengangguk "gamsahabnida".


Mereka pun pergi untuk makan direstaurant yang sudah disediakan.


Tinggal hanya aku dan Suga Oppa diruangan ini "mari kita keruanganku" ajakku, ia mengikutiku


"Beristirahatlah disini, aku akan memeriksa keadaanmu" ujarku sambil menyediakan peralatan dokter


Aku memeriksa tensi nya syukurlah Tensinya normal. Hanya saja badannya sedikit panas "apa kau selalu seperti ini Oppa? Sering mengabaikan keadaanmu" ujarku ditengah tengah pemeriksaan


"Hmm tidak. Baru sekali ini aku tak memperdulikan kesehatanku" jawabnya


"Kenapa begitu?" Tanyaku penasaran


"Boleh kah aku jujur?"


"Tentu saja"


"Aku ingin melihatmu" jawabnya. Aku sangat terkejut mendengarnya.


Ia tersenyum "aku tidak bercanda. Ini serius. Ada hal yang mengganjal dikepalaku setiap memikirkan mu" ujarnya lagi


Aku duduk disampingnya setelah selesai memeriksanya.


"Apa yang mengganjal itu?" Tanyaku penasaran


"Aku membaca artikel dimedia tentangmu, namun aku tidak menemukan sama sekali tentang kisah asmaramu" jelasnya


Aku tersenyum "apa aku tidak salah dengar? Seorang idol yang sangat terkenal membaca artikel tentang ku" ujarku tak percaya


Ia mengangguk "apa kau tidak keberatan menceritakannya?" Tanyanya lagi


"Baiklah Oppa, aku akan menceritakannya.


dulu aku mempunyai seseorang yang sangat aku cintai dan ia juga sangat mencintaiku. Kami bersahabat sedari kecil. Ia selalu menjagaku dan kembaran ku. Disaat kembaran ku meninggal aku sangat terpuruk. Begitu juga disaat menjalani hariku ia selalu ada. Seiring berjalannya waktu kami pun mengakui perasaan masing masing. Setelah lulus SMA kami pun berpisah karna dia melanjutkan pendidikannya di Landon. Dia berjanji jika ia telah menyelesaikan pendidikannya kami akan menikah hikss hikss. Namun ia berbohong kepadaku.." aku pun tertunduk menenangkan hatiku. Ini masih terasa sangat sakit.


"Hmm sudahlah jika tidak bisa jangan teruskan" ujar Suga Oppa yang merasa tak enak hati

__ADS_1


"Ia berbohong kepadaku dan ia meninggalkan ku selama lamanya hikkss hikks hikkss" sambungku


Suga terdiam mendengar kelanjutan ceritaku "ia menjadi korban kecelakaan pesawat 7 tahun yang lalu" ujarku terus melanjutkan ceritaku


"Bagiku itu sangat menyakitkan. 1 tahun aku mati rasa tak ingin melakukan apapun. Tak mengenal siapapun karna aku sibuk dengan kekasihku yang meninggalkan ku. Aku merasa tuhan tidak adil namun aku salah besar. Tahun berikutnya aku mencoba bangkit dan berpikiran mengambil kuliah ke dokteran di negara ini. Dan sekarang aku sudah sembuh dari luka itu dan juga sudah membuka hati kepada seseorang"ujarku sambil tersenyum.


Ia tersenyum kembali "syukurla kau sudah membaik Nona. Terimakasih sudah bercerita masa sedihmu kepadaku" ucapnya sambil terus tersenyum.


"Hmmm apa badan mu masih panas?" Tanyaku sambil memeriksa dahinya dengan tanganku. Syukurlah sudah sedikit berkurang, bawalah untuk tidur, aku akan melaksanakan ibadahku" pamitku sambil meninggalkannya.


ia mengangguk dan segera menutup matanya untuk masuk ke alam mimpi.


setelah melaksanakan sholat kini aku segera mengambil makanan didapur kantor. Ya mereka semua sedang istirahat jadi hanya beberapa orang yang ada disini.


Diperjalanan ke dapur, ponsel ku berbunyi, ya tentu saja dari dokter kang "chagia (sayang)" ujarnya


"Nee, apa sudah waktunya istirahat?" Tanyaku


"Ya ini waktunya istirahat, apa kamu sudah makan? Aku merindukan mu"


Aku tersenyum "hmm aku sedang mengambil makanan, baru sehari tidak bertemu kenapa kamu sekarang seperti ini?"


"Entahlah tanyakan saja kepada hatiku" jawabnya


"Ahahahah sekarang dokter kang bukanlah dokter yang dingin lagi. Namun ia adalah pria bucin" ledek ku


Ia pun tertawa "jangan meledek ku seperti itu, Atau..."


"Atauu apa?" Potongku


"Hmmm tidak apa apa. Segeralah makan" ujarnya


"Nee Oppa. Kamu juga harus makan. Aku tutup telfonnya dulu" jawabku. Yaa aku memanggil dokter kang dengan sebutan Oppa.


Dimalam ia mengucapkan syahadat, disaat itu juga ia memberanikan diri untuk melamarku. Semuanya sangat bahagia dan terkejut.


Aku menerima lamaran itu, namun aku tak mau orang lain mengetahuinya. Hanya ada keluarga dan juga Lee mii ra serta Aiko yang mengetahui itu.


"Nee, assalamualaikum chagia" ujarnya mengucapkan salam seperti biasa


Dengan senyuman" Waalaikumsalam bby" jawabku.

__ADS_1


Kami bukanlah Anak remaja lagi namun tetap saja menimbulkan rasa malu bagiku.


Note : terimakasih sudah memberikan like dan votenya untuk cerita ini. Love youuuđź’•


__ADS_2