
"Siapa yang melakukan ini?" Tanya Dokter kang kepadaku sambil fokus mengemudi.
"Hmmm sa..ya terkena tumpahan koffe dok" jawabku gugup. Aku tak ingin memberitahu kejadian sebenarnya karna itu akan memperburuk keadaan dan Membuat Dokter kim bertambah benci kepadaku.
"Sejak kapan kamu suka minum koffe?" Tanya nya lagi karna merasa tak puas mendengar penjelasanku
ia meminggirkan kendaraanya "jujurlah kepadaku" mohonnya
Aku meneguk saliva ku menandakan aku sangat gugup. Sepertinya dokter kang tau apa yang terjadi "hmmm tadi saya berbicara dengan dokter kim jadi tidak sengaja ia menumpahkan koffe panas dibaju ku" jawabku masih kukuh tak menceritakan sebenarnya
Dokter kang pun terdiam dan langsung melajukan mobilnya.
Setelah beberapa saat, kami pun sampai dirumahku.
Ia terkejut melihat rumah ku yang tidak bisa dibilang biasa saja dengan penjagaan yang cukup ketat. Aku mengetahui itu karna melihat mimik muka yang penasaran.
"Non sudah pulang? Apa terjadi sesuatu?" Tanya Ani ketika melihatku pulang awal hari ini.
"Aku terkena air panas ketika dirumah sakit" jawabku.
"Mana yang sakit? Biar Ani obatin" cemasnya
"Aku baik baik aja An, udah diobatin sama dokter kok"
Dokter kang yang tidak mengerti bahasa indonesia pun hanya menatapku dan Ani bingung.
"Ini Ani adik sepupuku Dokter" ujarku memperkenalkan Ani dengan bahasa korea
Ani mengerti bahasanya, ia pun tersenyum dan mengangguk.
"Ani panggillah aku seperti biasanya jika bertemu dengan teman temanku" ujarku dan langsung Ani mengangguk mengerti.
Setelah Aku menukar bajuku dengan baju yang santai, namun tebal cocok untuk udara dingin. Aku pun menghampiri Dokter kang.
"Apa dokter lapar?" Ujarku menghentikan Aktivitasnya melihat lihat foto keluargaku yang terpajang didinding dan juga beberapa penghargaan galaxi group di korea ini.
Ia mengangguk dan aku pun mengajaknya untuk kemeja makan yang berada didapur.
terlihat Ani sedang menyiapkan makanan.
"Adikmu sangat rajin" ujar Dokter kang memuji Ani
"Ia sangat suka memasak dan lihat saja makanannya sangat enak. Dialah yang merawatku disini" jawabku
Dokter kang tersenyum "apa kau anak seorang pengusaha terkenal?" Tanya Dokter kang tiba tiba dan sontak aku menghentikan makananku.
"Dari mana dokter mengetahuinya?"
Ia tersenyum "aku mengenal laki laki yang ada difoto itu" ujarnya
__ADS_1
Aku menyerngitkan dahi meminta penjelasan yang lebih lagi
"Tadi waktu mengadakan rapat, kami sedang membahas donatur yang sudah mendonaturkan uang nya untuk rumah sakit kangbuk" jelasnya
Sebenarnya Aku sudah tau dari tahun lalu karna papa memerintahkan manager diperusahaan datang kerumah sakit dan aku melihatnya. Setelah berbincang bincang dengan papa masalah donatur, aku akhirnya menyetujui maksud baik dari kedua orang tuaku.
namun aku meminta agar merahasiakan jika aku adalah anak mereka. aku tidak ingin orang orang mengetahui siapa aku karna itu akan membuatku merasa risih dan tidak nyaman.
"Kenapa kamu tidak memberi tahu saya jika orang tuamu yang menjadi donatur itu"
"Dokter sendiri tidak bertanya" jawabku singkat
Ia mengangguk "Terimakasih atas bantuan keluarga mu, jujur saja walaupun rumah sakit kangbuk cukup terkenal namun kurang lebih setahun belakangan ini mengalami kekurangan dana" jelasnya
Aku mengangguk paham karna mendengar dri mulut para perawat yang sedang berbincang bincang membahas soal itu saat aku baru beberapa bulan menjalani koas disini.
"Sama sama dokter. Tapi dokter harus merahasiakan nya dari siapapun termasuk Aiko" pintaku
"Kenapa?"
"Karna aku tidak suka orang lain mengetahui tentang ku itu akan sangat membuatku tak nyaman"
Ia mengangguk mengerti. Setelah kami selesai makan. Dokter kang pun pamit untuk kerumah sakit lagi karna ada telfon dari perawat yoon soal pasien.
tak beberapa lama Seseorang datang dan itu adalah Arya.
"Arya" sapaku melihatnya
Arya duduk disampingku "bagaimana Apa nona sudah membaca berkas itu"
"Aku sudah membacanya, apa kita akan menjadikan BTS sebagai brand ambassador dari product baru ini?" Tanyaku meyakinkan
Ia mengangguk yakin "aku dan pak wijaya sudah membahasnya nona. Ini kesempatan emas untuk kita jika kita berhasil mengontrak mereka" jawabnya
Aku pun mengangguk mendengar jawabannya. "Kapan akan bertemu dengannya dan melakukan syuting untuk iklan ini?" Tanyaku
"3 hari lagi kita akan mengadakan pertemuan dengannya dan secepatnya kita akan melakukan syuting. Saya harap nona bisa datang"
"Insyaallah aku akan datang" jawabku.
***
Ini adalah hari pertemuan perusahaanku dengan BTS untuk membahas product yang akan di iklan kan.
Semuanya sudah berkumpul diruang rapat yang sudah disiapkan. Tentu saja aku sudah meminta izin kepada dokter kang untuk menghadiri rapat ini.
Kami sangat fokus membahas tentang berjalannya projek ini dan semoga akan berhasil dan laris dipasaran.
Setelah membahas semuanya, saat nya memberikan perjanjian kontrak antara BTS dan Perusahaan papa untuk ditanda tangani.
__ADS_1
tak terasa rapat pun telah berakhir, kami pun menutup rapat ini dengan acara makan siang yang akan diadakan di restaurant yang sudah disediakan
"Apa ini halal?" Tanyaku kepada Arya. Dikorea harus pintar memilih makanan yang akan dimakan. Karna disini minoritas muslim.
"Ini halal Nona" jawab Arya dan ia kembali duduk disebrang sana. Duduk kami terpisah karna Arya tak enak hati jika ia mengabaikan yang lainnya.
Aku pun mengangguk dan mulai memakan makananku "Maaf Nona apa kamu orang yang datang ke fansign kami yang diadakan beberapa waktu lalu?" Tanya salah satu member yang bernama Jhope.
Aku tersenyum "sepertinya Oppa menghafal wajahku" jawabku
"Jinjja?" Suara Rm yang tak percaya bahwa itu adalah aku
Aku mengangguk sambil tersenyum "wahhh senang bertemu denganmu lagi" ujarnya
"Saya juga senang bisa bertemu dengan kalian lagi" jawabku sambil tersenyum.
"Perusahaan ini sangat terkenal disini namun saya baru melihatmu" kini giliran suga bersuara
"Aku anak dari Ceo perusahaan ini namun aku adalah seorang dokter yang sedang melaksanakan Koas disalah satu rumah sakit seoul" jawabku
"Wahhhh kau sangat keren" giliran Jin merespon dan diikuti anggukan oleh para member lainnya.
"Terimakasih atas pujiannya" jawabku sedikit malu.
"Apa kau ingin minum wine ini?" Ujar Jin menawarkan wine kepadaku
"Maaf Oppa namun aku tidak meminum wine karna aku seorang muslim" tolak ku dengan halus
"Jinjja? Wahhh maafkan aku. Baiklah kita tidak akan meminum wine ini juga" ujarnya tak enak hati
"Tidak apa apa Oppa, aku sudah terbiasa dan aku tidak keberatan"
Mereka pun mengangguk dan meminum wine tersebut. Namun berbeda dengan jungkook dan teahyung tidak meminum wine.
"Kenapa Oppa tidak meminum nya?" Tanyaku penasaran
"Aku tidak bisa meminum itu dan bagiku rasanya cukup aneh" jawabnya
Aku pun mengangguk paham.
setelah menyelesaikan makan, kami pun kembali ke kantor lagi untuk membahas rancangan syutting iklan nya.
Kami pun mempersiapkan untuk syutting yang akan dilaksanakan besok.
aku sudah meminta izin dokter kang untuk menyelesaikan projek ini dan dokter kang pun memberikan ku izin selama 4 hari.
Dalam acara ini aku pun akhirnya diminta oleh papaku untuk memperkenalkan diri sebagai putri Ceo galaxi group dan akan ikut serta dalam projek kali ini. Karna papa sangat jarang meminta bantuan ku seperti ini akhirnya aku pun menyetujuinya.
setelah product ini resmi papa akan menghadiri pembukaan nya.
__ADS_1
Note : thanks ya gaes untuk like dan vote nya. Dan makasih juga untuk teman teman yang memberikan komentar semangat untuk Author. Dan juga jika kalian tidak menyukai cerita ini tolong jangan tinggalkan komentar negatif. Love youuđź’•