
Aku melihat kalender yang terletak di atas mejaku. Ya hari ini adalah peringatan kepergian Raka.
seperti biasanya aku akan bersiap siap untuk kemesjid seoul seperti tahun sebelumnya.
Arya dan keluarga ku sudah pulang ke tanah Air. Dan hari ini aku meminta izin kepada dokter kang dan Aiko untuk tidak masuk hari ini.
"Ani.. Ayo berangkat" ujarku, Ani pun mengangguk dan segera memasuki mobil yang sudah dipanaskan terlebih dahulu. Dan kali ini aku menggunakan hijab dari rumah. Biasanya aku hanya menggunakannya diarea parkiran mesjid.
"Nona sangat cantik memakai hijab itu" puji Ani
Aku pun tersenyum "kamu juga cantik An"
ya Ani tau betul jika hari ini aku dalam keadaan tidak baik baik saja.
Sudah mengikhlaskannya dan juga sudah sedikit membuka hati kepada orang namun sangat sulit untuk baik baik saja dihari ini.
Setelah menempuh perjalanan kami pun sampai ditujuan. Seperti biasanya aku melakukan sholat dan memberikan sedikit rezeki untuk orang yang kurang mampu disekitaran mesjid.
"Nona baik baik saja?" Tanya Ani
Aku pun mengangguk "Tak perlu khawatir An. Aku bisa mengatasi ini" jawabku diikuti senyuman sebagai balasan dari Ani.
"Nona, apa itu Oppa Sugaa dan Oppa jhope lagi?" Ujar Ani menunjuk kearah pria yang sedang menuju ke supermarket ini.
Aku pun memperhatikan mereka "benar An. Itu mereka" jawabku
Ani yang sangat Antusias ingin menghampiri mereka "Nona mari kita kesana" ajak Ani namun aku langsung menahannya.
"An, disini cukup Ramai jika kita kesana dan berteriak memanggil mereka, semua orang akan sadar. Lihat itu mereka memakai topi dan juga hoodie agar tak ada yang mengenalinya. Tolong hargai privasi mereka" ujarku dengan lembut. Ani pun mengangguk mengerti namun terlihat jelas kekecewaan diwajahnya.
"Sebagai gantinya Bulan depan kantor akan mengadakan lagi syutting iklan bersama mereka. Kamu boleh ikut dan bertemu dengan mereka" ujarku mengobati hatinya yang sempat kecewa. Ia sangat senang "benarkah Nona. Terimakasih Nonaa" ujarnya sambil memeluk tanganku. Aku pun tersenyum melihat reaksinya yang seketika bisa berubah menjadi bahagia seperti ini.
**
"Aiko.. kamu udah mengerjakan laporannya?" Tanyaku kepada Aiko
__ADS_1
"Sudah Al. Kamu mau kemana?" Tanya sambil membereskan meja kerjanya
"Aku dan dokter kang ingin pergi pengajian" jawabku. Ya Aiko sudah mengetahui tentang dokter kang yang mulai mempelajari Agamaku.
Ia mengangguk "baiklah hati hati ya" ujarnya
"Kamu sudah siap?" Tanya dokter kang menghampiriku
Aku mengangguk dan kami pun pergi meninggalkan ruangan.
Setelah sampai di tujuan, kami segera masuk ke dalam rumah ustad Almer. Ya Ustad Almer yang akan menuntun dokter kang belajar Agama islam.
Aku bertemu dengan ustad Almer ketika aku sedang berada dimesjid seoul. Aku mendengar ceramahnya yang menyejukkan hati. Dan ia juga berasal dari Indonesia. Aku bertekad ingin memperbaiki diri dan juga ingin memperbaiki sholat ku. Alhamdulillah sekarang sudah lebih baik dari yang dulu. ya walaupun belum menggunakan hijab.
Ustad Almer mempunyai istri yang cantik bernama Ustazah Zara. Mereka sudah 10 tahun menikah namun allah masih belum mempercayai mereka untuk memiliki keturunan. Walaupun begitu mereka tak pernah putus asa dan sangat romantis.
Aku berbincang bincang dengan ustazah Zara sedangkan Dokter kang tengah fokus belajar mengaji. Sudah beberapa kali pertemuan dan alhamdulillah dokter kang sangat cepat dalam memahaminya. Tentu saja ia adalah dokter yang hebat dan lebih tepatnya karna allah menghendakinya.
Setelah 2 jam belajar Agama, Aku dan Dokter kang pun berpamitan kepada mereka.
Kami mencari restaurant yang menyediakan makanan yang halal "Al apa aku boleh bertanya sesuatu?" Tanya Dokter kang ditengah makan kami
"Tentu dokter. Apa itu?"
"Hmmm tidak jadi. Lanjutkan lah makan mu" ujarnya
"kenapa dokter? Apa ada masalah?" Tanyaku untuk memastikannya
Ia menggeleng "tidak ada apa apa. Makanlah kita akan segera pulang" jawabnya. Aku pun mengangguk dan kembali melahab makananku.
Setelah makan, dokter kang mengantarku pulang. Hari ini terasa sangat singkat menurutku.
"Terimakasih dok. Hati hati dijalan" ujarku melambaikan tangan.
Ia tersenyum manis dan tiba tiba memberikan tangannya untuk bersalaman, aku kebingungan "aku ingin bersalaman saja. Semalam aku menonton film religi jadi ketika cowok nya pergi ia bersalaman" jelasnya
__ADS_1
Aku tersenyum dan langsung menyambut tangannya dan aku mencium tangannya.
"Yang dokter katakan tadi, itu film yang sudah berpasangan statusnya istri dan suami jadi muhrim atau malah diwajibkan seperti itu. Tapi didalam islam kita tidak boleh bersentuhan walaupun hanya sebatas tangan, karna kita belum ada ikatan pernikahan jadi belum muhrim" jelasku sambil tersenyum
"Jadi kita tidak boleh seperti tadi? Dan aku juga tidak boleh mengelus kepalamu seperti yang film ku tonton itu?" Tanyanya kebingungan
Aku menggeleng "didalam islam tidak boleh namun aku tidak melarangnya karna sepenuhnya aku belum menutup auratku. Ketika aku sudah memakai hijab suatu saat nanti insyaallah aku tidak ingin lagi bersentuhan dengan pria yang bukan muhrimku dokter"
Ia mengangguk "baiklah kalau begitu. Jika kita menikah segeralah menggunakan hijabmu" gumamnya pelan
"Dokter berbicara sesuatu?" Tanyaku yang tidak jelas mendengar ucapannya
Ia menggeleng "tidak aku hanya mengucapkan kalau aku mengerti" jawabnya sambil terseyum
"Kamu masuklah. Aku pergi dulu" pamitnya
Aku mengangguk dan melambaikan tanganku.
Flashback On
AUTHOR POV
"Apa dokter kang menyukai Nona Alena?" Tanya ustadz Almer
Dokter kang sedikit terkejut mendengar penuturan dari ustadz Almer "Apa itu terlihat jelas Ustadz? " tanyanya sambil melirik Alena yang tengah tertawa bersama Ustazah Zara
"Namun saya belajar islam bukan karna hanya menyukai Alena ustadz namun karna saya merasakan nyaman ketika melihat Alena melaksanakan sholat nya diruangan saya" jelasnya lagi
Ustadz Almer tersenyum "itu adalah sebuah hidayah dari Allah untuk dokter kang. Dan jika dokter kang bersungguh sungguh dengan Nona Alena. Segeralah menemui orang tuanya dan meminta restu. Karna itu lebih disukai oleh Allah Dari pada terus berdua an tanpa ada ikatan yang sah" ujarnya
Dokter kang mengangguk "Baik ustadz saya mengerti. Dan saya akan segera menemui kedua orang tuanya" jawabnya dengan penuh semangat.
Flashback Off
Note : terimakasih sudah memberi like dan vote nya untuk author. Tak bosan bosannya Author memberitahu jika teman teman tidak menyukai part ini tolong jangan memberikan komentar yang negatif. Dan maaf ya teman teman karna Author lama up nya. Love youuu all 💕💕😍
__ADS_1