SEBATAS RASA (I'M A Doctor)

SEBATAS RASA (I'M A Doctor)
Mendapat hidayah


__ADS_3

Setelah acara itu, semua orang sudah sangat mengenalku apalagi dirumah sakit ini. Tak jarang aku mendapat pujian dan tak sedikit Juga gangguan oleh orang orang yang ku temui dirumah sakit ini.


"Dokter kau sangat cantik di acara TV semalam" puji Perawat yoon terus menerus


"Sudahlah jangan terus memujiku, aku sangat malu. Tolong bersikap seperti biasanya kepadaku" ujarku memohon. Karna aku sangat malu terus terusan dipuji oleh mereka.


Mereka mengangguk. Aku pun berpamitan kepada mereka karna aku sudah selesai mengontrol pasien.


Aku sudah menceritakan semuanya kepada Aiko dan juga Lee mi ra. Awalnya mereka terkejut dan sedikit kesal denganku karna aku tak memberitahu mereka sehingga mereka mengetahuinya dari televisi. Namun mereka juga sangat kagum kepadaku.


Kini aku sudah diruangan Dokter kang. Terlihat dokter kang sedang membuka laptopnya. Aku dan Aiko pun ke meja kami masing masing untuk membuat laporan yang akan diserahkan kepada Dokter kang.


"Al tolong kesini sebentar" ujar Dokter kang


Aku pun mengangguk dan berjalan ke arahnya. Ia memperlihatkan Rekaman CCTV saat aku disiram coffee panas oleh dokter kim.


Aku sangat terkejut melihatnya "kenapa kamu berbohong kepadaku? " suaranya terdengar keras


"Aaaku ti..dak ingin memperpanjang masalah Dok" jawabku gugup. Melihat itu Aiko menghampiri kami dan ia sangat terkejut.


"Bukan memperpanjang Masalah namun ini sangat keterlaluan. Ini merupakan kekerasan. Kamu tau itu kan! Akibatnya lihat leher dan dada kamu menjadi seperti itu!"


"Sa..yaaa maaf dokter"


"Al kenapa kamu tidak bilang kepadaku" ujar Aiko. Ia terlihat sangat khawatir. Karna aku hanya memberitahunya jika aku terkena tumpahan coffee panas karna kesalahan sendiri.


"Ko aku baik baik saja" tenangku


"Berhenti mengatakan bahwa kau baik baik saja!! Aku akan melaporkan ini kepada direktur" potong Dokter kang dan melangkah pergi.


Aku tak bisa berbuat apa apa lagi karna ini memang kesalahan dokter kim. Aku pun menceritakan kejadian ini kepada Aiko.


***


Kini aku, dokter kang dan juga dokter kim berada diruangan direktur.


"Apa yang sudah Anda lakukan kepada Dokter Alena?" Tanya direktur han

__ADS_1


"Maaf Direktur tapi aku tidak melakukan apa apa kepada nya" jawabnya sinis menatapku, ia masih enggan untuk jujur.


Direktur han memperlihatkan rekaman cctv pada saat itu dan terlihat jelas raut wajah dokter kim panik dan pucat.


"Kenapa anda sangat kejam kepada dokter Alena, dokter kim? Anda sangat keterlaluan" ujar direktur Han.


"Maafkan saya dokter, saya tidak bermaksud melakukan itu, Dia ingin menamparku dan aku hanya membela diri" ujarnya namun terdengar tidak masuk akal


Mendengar itu aku hendak ingin menyangkal ucapannya namun dengan cepat dokter kang menahan ku dengan menggenggam tanganku.


"Tidak usah mencari alasan dan menuduh dokter Alena! Sudah sangat jelas disini kau menyiramnya dengan segaja dokter kim." bantah direktur han


"Minta maaf lah kepada dokter Alena karna Dokter Alena sudah mengatakan bahwa ia tidak akan membawa kasus ini kepihak yang berwajib" sambungnya dengan nada lebih rendah


Ia hanya diam tak bisa mengelak lagi dan menunduk "tidak apa apa direktur Han. Aku sudah memaafkan dokter kim" ujarku


"Tak usah berpura pura baik untuk mendapatkan simpati dari dokter kang!! Dasar wanita jalang!!" Makinya


"Dokter kim!!!!" Bentak dokter kang. Ia sampai berdiri karena terpancing emosi


"Dokter kang sudah jangan diteruskan" ujarku menenangkannya


Dokter kim hanya terdiam dan tanpa ia sadari air mata membasahi pipinya "atas kejadian ini kau diskor dokter kim dan selama kau diskor kau tak akan mendapatkan gaji" ujar direktur Han. Mendengar itu dokter kim langsung meninggalkan ruangan ini.


Setelah cukup tenang, aku dan dokter kang berpamitan dengan direktur han.


"Apa kau baik baik saja?" Tanya dokter kang


Aku mengangguk "ini bukan masalah besar bagi ku dokter" jawabku sambil tersenyum


Ia pun mengangguk dan tersenyum "kau sangat cantik saat diTV" ujarnya tiba tiba


"Jinjjayo? Tapi apa sekarang aku tidak cantik?"


"Hahahha kau selalu cantik" jawabnya dan langsung melangkah ke ruangan pasien yang akan dia periksa.


Aku sangat malu mendengarnya dan memutuskan untuk segera keruanganku.

__ADS_1


**


"Alena" suara dokter kang


"Iya ada apa dok?"


Ia menggeleng "Bukan apa apa" jawabnya langsung melihat laptopnya.


Aku sangat bingung melihat tingkahnya yang sangat Aneh hari ini.


"Alena" ujarnya lagi


Aku pun menghampirinya "ada Apa dokter? Apa ada yang bisa saya bantu?" Jawabku sambil duduk didepan nya


Ia tersenyum "hmmm aku ingin mempelajari islam. Apa kau bisa membantuku?" Ujarnya dan aku sangat terkejut mendengar itu.


"Apa saya tidak salah dengar dokter?" Tanyaku ingin memperjelas ucapannya


"Tidak kau tidak salah dengar, aku serius ingin mempelajari agama mu"


"Kenapa tiba tiba seperti ini?"


"Ini sudah lama aku pikirkan. Aku sudah sedikit Menghafal doa sholat namun aku belum mempraktekkannya" ujarnya sambil menunjukkan buku tuntunan sholat.


Aku pun tersenyum "semangat dokter. Jika ada niat insyaallah akan dimudahkan. Dan jika dokter kurang memahami nya insyaallah saya bisa bantu" ujarku dengan penuh senyuman. Aku sangat senang karna dokter kang ingin mengenal dan mempelajari agamaku.


Ia pun tersenyum "jika dokter ingin lebih memahaminya, dokter bisa menghadiri kajian tentang agama ini" sambungku


Ia mengangguk dengan penuh semangat.


"Apa saya boleh tau alasan dokter tertarik dengan agama saya" tanyaku penasaran


Ia meletakkan kembali buku panduan itu "saya tidak tau pasti alasannya tapi yang jelas saya selalu tenang jika mendengar suara adzan diponsel kamu dan juga kadang saya memperhatikan mu saat kamu ibadah" jawabnya dengan jujur.


Aku pun lagi lagi tersenyum dan mengangguk mengerti apa yang dimaksudnya. Ya aku mengerti jika ini adalah hidayah dari allah untuk dokter kang. Dan semoga ia bisa terus istiqomah dalam belajar agama islam.


Note : makasih ya teman teman udah bantu like dan votenya. Dan lagi lagi tidak pernah bosan author sampaikan jika teman teman tidak menyukai part ini tolong jangan meninggalkan komentar yang negatif karna itu sangat mengganggu Author. Love youuuđź’•

__ADS_1


__ADS_2