
"al lu kok baru datang jam segini? " tanya mona yang sedang melirik jam dipergergelangan tangannya.
aku meletakkan tas ku dan menghela nafas panjang "ga tau tuh si raka jemputnya kesiangan" jawabku yang cemberut
mona melirik kearah raka yang sedang meletakkan kepalanya kemeja.
"pagi anak anak " ujar pak bambang yang sudah memasuki kelas
"pagi pak" jawab semua murid.
"silahkan kalian keluarkan buku sejarah sekarang juga, oia kita kedatangan teman baru. silahkan perkenalkan diri kamu" ujar pak bambang.
aku hanya sibuk mempersiapkan buku sejarah seperti yang disuruh pak bambang tanpa berniat memperhatikan murid baru itu.
"liat tu al siapa murid barunya " ujar mona yang menyikutku untuk melihat apa yang dimaksudnya.
aku melirik kearah anak baru itu dan "deg" jantung ku kembali berdetak kencang.
raka yang mengetahui nya pun segera melirik kearah ku. ia hanya memandang ku sekilas dan kembali menatap murid baru itu.
"hai namaku Ali Pratama wijaya dan aku pindahan dari SMA Garuda" ujarnya tersenyum dan terus memperhatikan ku. aku bersikap biasa saja dan tak memperdulikannya.
Raka hanya terdiam dan sesekali melirik ke arahku.
"ya sudah kamu silahkan duduk dikursi yang kosong itu" ujar pak bambang menunjuk kearah kursi kosong disamping Raka.
__ADS_1
Ali pun mengangguk dan segera duduk disamping raka.
raka hanya bersikap cuek dan tidak peduli. ia sangat membenci Ali karna Ali telah menyakiti hatiku. itulah yang terakhir raka ucapkan jika mendengar nama Ali.
kami pun melanjutkan pelajaran yang sempat tertunda ini.
kring.. kringg... kringgg
akhirnya bel menandakan istirahatpun berbunyi semua murid pun bergegas meninggalkan kelas untuk mengisi kekosongan perutnya masing masing.
"yuk Al gue udah laper banget" ujar mona saraya menggandeng tanganku.
gue hanya mengangguk "rak lu ga kekantin" ujarku pada raka yang hanya diam tanpa berminat ingin kekantin.
"ntar gue nyusul lu ama mona duluan aja" jawab raka
Outhor POV
"gue tau apa maksud lu buat pindah kesekola gue" ujar raka kepada Ali
Ali hanya diam tanpa berniat menjawab ucapan Raka.
raka menyerngitkan dahinya "kalau lu kesini buat sakit hati Alena mending lu balik sono kesekolah lu yang lama. karna lu ga akan bisa buat dia sakit kembali" ujar Raka ketus
Ali yang tadinya diam segera beralih pandang keRaka " maksud lu apaan larang larang gue. ga usah ikut campur" jawab Ali tak kalah ketusnya
__ADS_1
Raka yang mendengar jawaban musuh nya itu pun mengepalkan tangan sangking geramnya.
"atau jangan jangan lu suka kali sama alena" sambung Ali
"bukan urusan lu" jawab raka ketus dan meninggalkan Ali sendiri.
*
Raka terus melangkah menuju kantin dengan cool nya ia tak menghiraukan teriakan histeris dari lawan jenisnya itu. bahkan ia tak berniat meliriknya sama sekali.
sesampainya dikantin senyuman langsung terukir diwajah dingin nan tampan milik Raka. ia melihat sahabat yang sangat ia sayang itu sedang duduk berhadapan dengan temannya.
alena yang melihat raka pun sontak melambaikan tangan ke arah raka agar raka segera menghampirinya.
"punya gue mana al? " tanya Raka
"aduh gue lupa lu mau makan apa. yaudah pesan dulu sono" ujar alena
"ga. gue sangat lapar gue mau punya lu" rakapun merebut baksonya alena. alena yang melihat nya pun langsung menunjukkan ekspresi cemberut. raka yang melihat ekspresi alena hanya tertawa dan sesegera mungkin menghabiskan makanan milik alena.
dari kejauhan Ali yang menyaksikan nya pun mengepalkan tangannya kearah Raka.
jangan lupa like dan comentnya ya gaes. itu membuat author semakin semangat untuk melanjutkan part berikutnya.
thanks gaes
__ADS_1
love you more.