
Lanjut....
Ibu yang melihat Olivia sudah turun dan rapi namun sarapan belum selesai di masak,
"Loh kok pagi banget nak? sarapannya juga belum selesai di masak." ucap Ibu masih memasak.
"Gpp bu, Oliv makan roti selai aja. Soalnya bakal ada Meeting lama.." ucap Olivia mengambil Roti lalu mengoles Selai coklat dan memakannya, Ibu geleng kepala sepagi ini meeting? wah...
Ibu mematikan kompor lalu mengambil gelas dan menuangkan susu putih.
Setelah itu ia berikan pada Olivia, Olivia segera meminumnya.
"Yaudah, mau diantar siapa? Abang kyknya masih tidur supir?" tanya Ibu.
"Ya bu, Oliv di antar supir aja. Daaa Bu salam Buat Ayah sama Abang..." ucap Olivia mengecup pipi Ibunya lalu pergi keluar sedikit terburu buru..
Skip, Halte dekat Kantor.
Olivia turun dan langsung ke area kantornya dengan terburu buru, di parkiran ia melihat Bosnya dan Kak Varo asisten Xander tengah menunggunya di mobil.
Xander yang melihat Olivia seketika memunculkan Aura dinginnya membuat Olivia bergidik ngeri,
"Kenapa kau terlambat 5 menit hah?" ucap Xander.
Olivia hanya menunduk saja, karena sudah agak telat mereka.
__ADS_1
Sampai di sebuah Restoran mewah.
Mereka semua duduk disebuah ruangan VVIP, Rapat dimulai dimana ini menjelaskan sebuah proyek besar yang dapat mengguntungkan antar perusahaan.
Rapat berakhir setelah jam makan siang, Olivia, Xander, dan Varo kembali kekantor namun belum makan siang.
*Duh perutku laper pengen makan...hwaaa...... Batin Olivia, menatap luar mobil hingga mereka berhenti disebuah kedai mie ayam.
"Kita makan siang lalu kembali bekerja." ucap Xander dingin, mereka turun lalu mereka memesan 3mangkok Mie Ayam dan 3 es teh karena cuaca yang terik.
Tak lama makanan datang dan mereka langsung menyantapnya, selesai makan mereka langsung kembali ke kantor.
Di kantor.
Pukul 21.00 malam.
Pekerjaan selesai namun Xander dan Olivia lembur dan baru selesai, Xander merengenggkan otot ototnya dan saat pandangan nya menangkap seorang wanita tengah tertidur dihadapan laptop menyala.
"Dia tertidur?" ucap Xander mendekati Olivia yang tertidur, dan saat dimeja Olivia memang benar Olivia tertidur sepertinya kelelahan.
Xander menutup laptop Olivia dan memasukkan beberapa berkas kedalam tas Olivia, Lalu ia melepas jasnya dan menyelimuti Olivia dan menggendongnya keluar kantor.
Xander memasukkan Olivia kemobil, lalu ia juga masuk dan menjalankan mobilnya menuju Apartemennya.
Apartemen.
__ADS_1
Xander kembali menggendong Olivia menuju kamar Apartemennya.
Dikamar.
Xander membaringkan Olivia, lalu ia pergi mandi karena badannya lengket.
Selesai Mandi, baru membuka pintu kamar mandi keluar Xander mendengar suara nada dering hp.
Xander mengambil hpnya tapi Hpnya mati kemungkinan bukan Hpnya, lalu Xander beralih pada tas milik Olivia.
Xander mendekat dan perlahan mengambil Hp milik Olivia, ternyata memang Hp Olivia yang berdering.
Tertera Nama panggilan di Hp Olivia yaitu Abang Ean.
Dan itu membuat Xander bingung, bukannya Olivia hanya anak tunggal itulah yang dipikiran Xander.
Xander pun menggeser tombol hijau ke atas dan terdengar sebuah suara..
Abang Ean : Halo Olivia? kamu dimana? kok belum pulang, abang udah jemput ditempat biasanya. Ayah sama Ibu khawatir dek...
Olivia :.........
Adrean merasa heran tak ada jawaban dari adiknya hingga...
Bersambung.
__ADS_1