Sekretaris Cupu Itu Milik Tuan Ceo.

Sekretaris Cupu Itu Milik Tuan Ceo.
Eps. 40


__ADS_3

Lanjut....


Menjelang malam hari.


Kini semua dimeja makan tengah menikmati makan malam dengan nikmat, Namun tiba tiba....


"Ssh..." Anne memegang perutnya, seperti ada yang bergejolak diperutnya.


Anne duduk sambil memegang perutnya, Adrean yang ada di sebelahnya menoleh dan khawatir.


"Sakit.." Anne mulai mengeluh, ditambah lagi sesuatu mengalir diantara kakinya tentu keluarga dan Adrean terkejut sepertinya Anne akan melahirkan tapi masih 8 bulan.


Adrean pun membawa Anne ke rumah sakit, disusul keluarga.


Rumah sakit.


Saat tepat di bagian resepsionis, Adrean dan keluarga berpapasan.


"Adrean, Anne..." Mama hendak bertanya tapi mulutnya keluh karena benar benar dikuasai rasa khawatir.


"Anne akan di operasi Mi, sebenarnya ini bukan waktunya karena usia kandungan Anne masih 8 bulan." ucap Adrean, Mami hanya mengangguk lalu mereka pergi keruang Operasi dimana Anne berada.


Adrean masuk dan menemani Anne, sedangkan keluarga menunggu mereka berdoa agar Anne dan Twins selamat.


Sejam kemudian.

__ADS_1


Oee....Oe.....


Terdengar suara tangis bayi pecah, memecahkan keheningan. Sepertinya bayi kembar pertama telah lahir, tapi lampu operasi belum padam semua masih was was hingga....


10 menit kemudian.


Terdengar tangisan Bayi kedua, semua menghela nafas lega. Lampu Operasi padam, Dua orang suster keluar mendorong box yang berisi 2 Bayi yang baru saja lahir.


"Tunggu suster.." Mami menghentikan dan mendekat,


"Anak saya bagaimana?" tanya Mami. Suster tersenyum dan mengatakan bahwa Anne baik baik saja maupun kedua bayi kembarnya.


Mendengar hal itu Mami lega, Suster pun lanjut membawa Twins ke ruang Incubator.


Sedangkan itu...


"Apaansih.." ucap Olivia malu dan itu membuat Xander terkekeh.


Beberapa jam kemudian.


Anne sudah di pindahkan, kini semua orang berada di sana dan Anne sudah sadar.


Anne menatap kaca sebelah ruangnya, terdapat 2 bayi kembar tengah tidur debgan pulas.


Sepertinya ruang rawat Anne memang disengaja dekat dengan ruang Incubator, Anne tersenyum menatap kedua anaknya yang pulas.

__ADS_1


Adrean merangkul Anne, Anne menatap Adrean.


"Baby Twins kasih Nama Apa?" tanya Adrean, Anne berfikir.


"Alexis dan Alden, Alexis artinya seorang penolong dan Alden artinya Pelindung. Mereka akan melengkapi apa kekuarangan mereka." ucap Anne, Adrean memgangguk dan mengecup kening istrinya.


"Alexis Alden unik dan bagus artinya.." ucap Olivia juga menatap kedua keponakannya hingga,


"Terus Twins Al kapan dikasih Dede.." goda Adrean sekaligus Mami.


Wajah Olivia memerah, dan membuat yabg disana tertawa.


"Selesai Octavia, kami akan menikah." ucap Xander, Olivia menatap Xander sambil tersenyum sesuatu yang nakal dan rada jahat ada di pikiran mereka.


"Yasudah, lebih baik Mami Papi dan Xander Olivia pulang. Udah larut..MamI Papi butuh istirahat kan." ucap Adrean, Mami Papi Olivia dan Xander akhirnya pulang melepas rasa lelah namun lelah itu terganti kan dengan hadirnya dua orang tampan menambah anggota keluarga.


Skip, 2 Bulan kemudian.


Seluruh keluarga besar baik pihak Oliver dan Antares sekarang berkumpul di kediaman Mami dan Papi, menyambut kelahiran Baby Twins Al.


"Hidung Lexis mirip Papinya." ucap Ibu menggendong Alexis yang anteng, hingga Alden menangis sepertinya ia juga mau digendong Neneknya.


"Loh mau sama Nenekyah, yaudah Alexis gantian sama adeknya yah.." perlahan ibu menidurkan Alexis ditempat tidur, dan berganti menggendong Alden.


Belum beberapa menit Alexis menangis juga ia juga tak mau lepas dari neneknya, Mami dan Mama yang disana terkekeh.

__ADS_1


"Sama Oma aja yah, kasih tahu Neneknya. Adek Alden juga pengen sayangnya Oma.." Mami menggendong Alexis dan tangis Alexis pun mereda.


Bersambung


__ADS_2