Sekretaris Cupu Itu Milik Tuan Ceo.

Sekretaris Cupu Itu Milik Tuan Ceo.
Eps. 30


__ADS_3

Lanjut...


Sreet....


Ibu menarik cadar yang menutupi Olivia, seketika yang disana terkejut menatap siapa yang dibalik cadar itu.


"Nesya..." Xander terkejut termasuk semua orang,


"Xa...Xander a...aku..." Nesya perempuan ulat bulu yang dulu menolak Xander dan menghina keluarga Oliver dengan tidak terhormat.


"Dimana Olivia.." Xander berucap dingin, ia berjalan mendekati Nesya. Nesya ketakutan menatap wajah dingin dan datar Xander perlahan ia mundur sampai ia tak bisa lagi mundur.


"uhuk..."


Tanpa aba aba, Xander mencekik Nesya karena emosi dan marah.


Untung saja sebelum ada adegan pencekikan Para tamu dipersilahkan keruang penjamuan untuk makan.


Keluarga pihak Nesya terutama Mamanya Nesya, segera mendekati mereka dan memohon agar melepaskan putrinya.

__ADS_1


"Ma..maaf Xander atas kelakuan putriku, tolong lepaskan dia..." Mama. Nesya memohon tapi apa Xander tak mendengar bahkan ia malah memperkuat cekikannya membuat Nesya kesusahan bernafas.


"Xander lepaskan dia, Biar dia menjawab dimana putri bungsu Widyamatja berada." ucap Ibu datar tapi lembut, perlahan Xander melepaskannya dan menahan emosi.


Ibu mendekati Nesya yang terduduk sambil batuk, Ibu berjongkok dan menatap Nesya.


"Dimana putriku?" tanya Ibu masih dengan nada yang lembut, tapi...


"Aku tak akan mengatakannya, biarkan saja ia...." Belum selesai berbicara sebuah pistol tertodong di kepalanya.


"Nyo...Nyonya jangan, maafkan putri saya.." Mama Nesya semakin ketakutan, kala Ibu sudah menodongkan pistol dikepala Nesya.


Ibu menatap Nesya datar, Ayah gimana reaksi lihatnya? Biasa aja waktu pertama kali ketemu pas ibu masih ada rasa takut ia berani membunuh satu mafioso musuh dulu.


Justru malahan Ayah makan snack sama Adrean dan Anneke.


"Katakan..." ucap Ibu sekarang bukan nada lembut tapi penuh penekanan, Nesya gemetaran ia tak menyangka ibunya Olivia bisa seberani ini ia pikir lemah dan hanya bersembunyi dibelakang tuan Antares.


"Ja...jalan *** N...No 4 Gu....Gudang ko...kosong." ucapnya gemetar dan terbata, mendengar sudah alamat dimana Olivia berada.

__ADS_1


Xander mengambil kunci mobil dan pergi dahulu, sedangkan Ibu menurunkan pistolnya dan mengusap kepala Nesya.


Nesya masih ketakutan.


"Kau pikir aku lemah seperti dulu Nyonya Lita? kau memang pembully ku di SMA tapi tidak sekarang, aku tak habis pikir bagaimana kau mendidik putri semata wayang mu ini." Ibu bangkit dan berjalan mendekati Mamanya Nesya.


"Ma..Maafkan A..aku A...amanda.." Mama Lita atau ibunya Nesya gemetar kala Ibu sudah didepan matanya,


"Jika terjadi sesuatu pada anakku, kau yang akan melihat bagaimana Aku menyiksa putrimu didepan mata mu. Dan lebih baik kau segera pergi sebelum calon menantuku pulang dengan anakku." ucap Ibu, Mama Lita segera bangkit keluarga Nesya segera pergi jika tidak mau terkena imbas dari Nyonya Widyamatja.


Sedangkan disisi Olivia asli.


"Hiks...Ja..jangan..." Kalian pasti akan tahu jika sudah ada kalimat jangan dari mulut Olivia, Pakaian pernikahan Olivia dirobek oleh 4 orang suruhan bahkan hanya tersisa bagian atasnya saja dan celana pendek Olivia.


Keadaan Olivia benar benar kacau, ia ketakutan, rambut yang tadi digulung cantik sekarang berantakan. Make upnya luntur semua hanya ada airmata di wajahnya.


Hingga ia tertangkap dua orang dan ia dibaringkan dilantai, satu orang berada di atasnya Olivia terus memberontak dan berontak.


Hingga ia ditampar dengan kasar, dan itu membuat pipinya bengkak dan sudut bibirnya mengeluarkan darah..

__ADS_1


Tapi Tiba tiba....


Bersambung.


__ADS_2