Sekretaris Cupu Itu Milik Tuan Ceo.

Sekretaris Cupu Itu Milik Tuan Ceo.
Eps. 44


__ADS_3

Lanjut....


Kamar Olivia.


Olivia duduk di kasur, ia membuka Beberapa Paperbag dan menata pada lemarinya lalu ia mengambil sebuah kotak sedang dan membawanya ditempat tidur.


Ditempat tidur, ia menatap beberapa Pakaian Balita, sepatu kecil juga kedalam kotak sebagai hadiah dari Aunty untuk Twins Al.


Selesai semua itu.


Olivia pergi mandi, skip selesai mandi.


Selesai mandi, Olivia mengambil Laptopnya dan membukanya.


Tiba tiba ada notifikasi pesan tentang berita lagi, kali ini berita tentang kejadian di Mall tadi.


"Oh masih berlanjut ternyata yang dilakukan Nesya?" gumam Olivia lalu menutup berita, lalu ia membuka Netflix mencari drama lanjutan yang sempat ia lihat kemaren.


Setelah menemukan ia mengambil beberapa cemilan dan minuman, lalu ia menonton Drama itu.


Kita lihat disisi Nesya.

__ADS_1


Sekarang Nesya berada di Cafe tengah bertemu seorang lelaki muda mungkin seumuran dengannya, ia berjas Navi dan cukup tampan.


Setelah beberapa menit yang lalu datang, mereka hanya diam karena lelaki didepan Nesya tak bicara.


Ia malah menikmati Matcha Latte di depannya tanpa peduli Nesya sudah kesal menunggu.


"Huft...." Nesya menghela nafas tiba tiba senyuman lembut namun senyuman itu ada beberapa maksud di dalamnya, Nesya memegang tangan lelaki itu dan menatapnya dengan tatapan memelas.


"Jer kamu masih suka aku kan?" ucapnya menatap lelaki didepannya dengan tatapan memelas, Lelaki didepannya mengakat alis satu karena heran.


"Kau ingin apa Nesya? Jangan membuang waktuku jauh jauh dari paris kesini?" ucapnya menarik tangan sambil sedikit bersedakap.


"Kau pasti sudah dengar berita yang ku dan keluarga alami kan..." ucapnya,


"Lalu?"


"Jeremy Aku tahu kamu seseorang yang hebat sebenarnya, kamu kan udah sahabat lama sama Xander kan. Maaf aku dulu semena mena sama kamu..." ucapnya, Yah Inilah Jeremy Smith lelaki yang menyukai Nesya namun ditolak rada kasar atau cintanya bertepuk sebelah tangan.


Ia juga sahabat dekat Xander dulu di SMA,


"Lalu kenapa? Bukannya Xander menyukai mu juga. Kenapa bukan dia yang kau minta bantuan hah.." ucapnya dingin dan tatapannya datar.

__ADS_1


"Xander jahat, Nesya gak suka. Dia ninggalin Nesya dan milih Cewek lain." ucapnya manja dan sedikit di mayunkan bibirnya.


"Lalu kenapa kau pergi ke arahku?" ucapnya lagi


"Ish, Jeremy Nesya tahu Jeremy masih suka Nesya sayang sama Nesya. Jadi..." Nesya mengeratkan pelukannya pada Jeremy dan ia dekatkan bibirnya di telinga Jeremy.


"Jeremy mau gak balik sama Nesya.." ucap manja, tangannya mengelus dada Jeremy tapi segera dihempaskan Jeremy.


"Maaf aku sudah punya.." Jeremy melepas paksa pelukan itu, dan hendak pergi tapi tiba tiba dengan adegan drama yang dibuat Nesya.


Nesya pura pura terjatuh dari kursi dan merintih kesakitan, membuat beberapa pelangan Cafe menatap mereka. Dari mereka berbisik kalau Jeremy itu cowok kasar ninggalin ceweknya dan biarin ia jatuh kesakitan.


Jeremy berbalik badan, tanpa aba aba dia menggendong Nesya dan meletakkan uang untuk membayar pesanan mereka.


Nesya terkejut jadi ia mengalungkan tangannya pada leher Jeremy, Jeremy membawa Nesya masuk ke dalam mobil dan melajukan Mobilnya menuju suatu tempat.


"Jerem kamu mau bawa aku kemana?" tanya Nesya bingung, bukan ini yang ia maksud tapi dia harus tenang ada rencana B baginya...


Hingga mereka sampai disebuah Hotel....


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2