
Lanjut...
Disisi Nesya.
Setelah di usir dari kantor Oliver'Grup, Nesya mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi karena emosi.
Ia mengemudikannya menuju suatu tempat entah itu kemana, hingga ia berhenti di suatu rumah atau mansion yang besar.
Ia masuk, namun sebelum masuk ia dihadang seorang penjaga...
"Katakan anda siapa dan tujuan anda?" ucap penjaga itu.
"Aku Nona Anesya Octavia dari keluarga Octavia, aku ingin bertemu Tuan mu." ucap Nesya, penjaga itu segera menekan sesuatu yang berada di telinganya.
Beberapa menit kemudian.
"Anda boleh masuk, mari saya antarkan." ucapnya, ia pun mengantarkan Nesya menuju suatu ruangan dimana ruangan itu seperti ruang tamu.
Nesya pun duduk, dan seorang pelayan menyajikan Camilan dan sekitar ada 2 minuman untuk Nesya dan tuan rumah.
Beberapa menit menunggu, Tuan rumah pun keluar dengan seorang gadis muda seumuran dengan Nesya dibelakangnya.
__ADS_1
Hingga, mereka pun saling berhadapan.
"Ada apa anda datang ke kediaman saya, Nona Octavia.." ucap Tuan rumah, Nesya mengeluarkan sebuah foto dimana itu adalah foto Olivia.
"Aku ingin, Anda Tuan Gianina menghancurkan wanita ini." ucap Nesya, Yah ia datang ke kediaman Gianina.
Dan sekarang yang di hadapan Nesya adalah Tuan Gianina dan Inez.
Inez dan Papanya saling menatap dan...
"Aku menolak.." ucap Tuan Gianina datar tentu membuat Nesya terkejut.
"Kau tak tahu rahasia keluarga Widyamatja, Kau ingin menghancurkan Nona muda bungsu mereka...Kau tak tahu rahasia mereka.." ucap Inez, dia sudah puas menerima siksaan dari keluarga itu.
Ibunya saja sudah mengerikan apalagi Ayahnya, Inez masih rada ngeri.
"Aku tahu mereka mafia, tapi bukannya kalian musuh.." ucap Nesya.
"Itu dulu, tapi sekarang tidak. Kau tak tahu kelicikan Nyonya Amanda Prameswari, mungkin ibumu Litahayu Octavia mantan pembuly Nyonya Amanda. Tapi ia tak tahu perubahan Nyonya Amanda," ucap Tuan Gianina, ia ingat ancaman Ibu Amanda saat ia hendak mengambil putrinya.
"Maksud anda?" Nesya malahan menjadi penasaran, yang ia tahu dan banyak orang ibu Amanda itu lemah hanya bersembunyi dibelakang Antares Widyamatja.
__ADS_1
"Dia.....
Seperti mawar yang cantik diluar sikapnya seperti malaikat, tapi didalam tidak bagi siapapun menganggu keluarga dan anak anaknya maka dia akan berubah menjadi psychopat yang kejam..." ucap Tuan Gianina..
"Aku tak ingin berurusan dengan mereka, dan aku tahu masalahmu dengan mereka. Merebut Xander Oliver dari Olivia, tapi tindakanmu saat hari pernikahan mereka dan penyebaran berita bohong tentang Olivia dan Nyonya Amanda...
Maka kau dan keluargamu akan terima akibatnya.." ucap Tuan Gianina, ia tahu apa yang akan terjadi selanjutnya yang akan mengakibatjan malapetaka bagi keluarga Octavia.
"Huft, baiklah karena anda menolak aku akan mencari yang lain. Kalau begitu saya pamit.." ucap Nesya, seakan ia tak takut sesuatu akan terjadi padanya dan keluarganya.
Setelah kepergian Nesya, Tuan Gianina menatap putri tunggalnya.
"Biarkan saja ia Pa, ia tak tahu bagaimana Nyonya Amanda menyiksanya. Tapi kupikir akan lebih kejam dari siksaan yang pernah ku alami." ucap Inez menyenderkan badannya pada dada sang Papa.
"Hm yah, Antares dan Amanda akan menumpas semua yang menganggu mereka." ucap Papa menutup matanya, entah akan ada berita apa lagi yang menyakut tebtabg keluarga Widyamatja.
Kita beralih pada Olivia.
Olivia kini sedang menikmati pemandangan luar di atas awan.
Bersambung.
__ADS_1