Sekretaris Cupu Itu Milik Tuan Ceo.

Sekretaris Cupu Itu Milik Tuan Ceo.
Eps. 26


__ADS_3

Lanjut....


Sedangkan Ayah dan Abang, mereka berdua berada diruang kerja Ayah.


"Kenapa Yah?" tanya Adrean bingung, Ayah menghela nafas.


"Pantau terus adekmu dan Xander, entah mengapa seperti akan akan ada suatu kejadian. Yang munglin sebentar lagi." ucap Ayah menatap Adrean, Adrean mengangguk benarnya firasatnya pun sama tak enak juga Namun ia berusaha menghempakan nya.


Sedangkan di Kediaman Oliver.


Xander baru saja sampai namun, kedatangannya disambut oleh seseorang yang telah lama pergi darinya.


"Hai Xander Apa kabar, Aku kangen banget...


kamu sekarang udah berubah yah...." Tanpa aba aba seseorang itu berlari dan memeluk Xander, Xander terdiam tak lama ia tersadar dan melepaskan pelukan itu.


"Untuk apa kau kesini?" tanya Xander dingin, tapi malahan orang ini cemberut.


"Loh kan Xander lupa, dulu Xanderkan pernah janji sama aku kalau bakal lamar aku..." ucap Nya, Xander hanya menatapnya dingin lalu ia menatap ke arah Mamanya yang masih diam juga berwajah datar.

__ADS_1


"Maaf, tapi aku sudah bertunangan. dan sebentar lagi aku akan menikah." ucap Xander dingin, lalu pergi meninggalkan orang ini terkejut bukan main.


Lalu ia menatap Mama atau Nyonya Oliver.


"Betul itu Tante?" tanyanya


"Iya jeng, Apa itu benar?" tanya orang satu lagi atau bisa dikatakan ia ibu dari orang ini.


"Yah benar, ku harap kalian hadir dalam pesta pernikahan Xander dan Anneke." ucap Mama tersenyum dan meletakkan 1 undangan pernikahan.


Keduanya diam dan...


"Dan hari dimana kau hilang, hari dimana Xander melamarm...terima saja kenyataannya.." ucap Mama sedikit pedas, keduanya terdiam dan....


"Tapi...." ia hendak berkata tapi...


"Cukup, Kau pertama yang membuat putraku sedih dan depresi. Kalian boleh keluar pintu nya ada disana..." ucap Mama sedikit jengkel, datang tak diundang pulang tak diantar.


Tiba tiba saja sosok yang dulu di kenal Mama baik atau maksudnya keluarga Oliver baik, tiba tiba menghilang di saat mereka akan melamarnya dan ditambah lagi disaat akan perjalanan melamarnya sebuah notifikasi pesan didapat Xander dan membuat Xander dan keluarga marah.

__ADS_1


Di kamar Xander.


Xander duduk di tempat tidur sambil melamun, di dalam lamunannya ia membayangkan sosok wanita tadi yang dulu begitu ia cintai dan ia sayangi no 2 setelah Mamanya.


Tapi saat akan menyatakan cinta padanya dan menanti jawaban, nyatanya ia malah ditinggal dan ditolak....


Xander menghela nafas lalu ia mengambil hpnya dan membukanya, di Wallpaperbya terdapat foto ia dan Olivia joging tadi. Melihat foto Olivia perasaan Xander sedikit tenang, ia terus menatap Olivia sosok perempuan yang berhasil meluluhkan hatinya kembali.


Namun tiba tiba ada sebuah notifikasi pesan masuk kedalam hpnya, Xander membukanya dan isinya.....


**** : Aku Tak akan membiarkanmu menikah Xander, kau hanya milikku. Siapa pun yang berani merebutnya akan hancur ditanganku...


Xander hanya menatap lalu ia segera memblokir no itu dan menghapusnya, gak penting dan gak jelas jadi ia bodo amat saja. Ia tahu siapa yang menggirim pesan itu....


"Habis inez muncul lagi satu..." gumam Xander lalu ia memilih Chattingan dengan Olivia, Calon pengantin baru jadi masih pada bucin bucinnya.


Kembali ke pihak keluarga Widyamatja.


Seperti di Xander, Olivia di kolam renang juga Chattingan dengan Xander.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2