
Lanjut....
Skip, jam pulang. 19.00
Xander berjalan keluar dengan dibelakang Olivia, didepan kantor tepatnya di parkuran terlihat seorang berjas menunggu seseorang sambil menyenderkan badannya di kap mobil.
"ABANG..." Olivia secara refleks memanggil dengan berteriak, membuat Xander sedikit kaget. Olivia berlari menghampiri Abangnya dan memeluk erat, Xander yang mobolnya tak jauh dari sana hanya sekitar 4 mobil diantara mereka..
Xander menatap itu sedikit terbakar, walau ia tahu keduanya Adik kakak.
Xander udah tahu kan karena tadi pagi.
"Ayo pulang, Ibu udah masak makanan kesukaan mu." ucap Adrean.
Olivia mengangguk, keduanya memasukki mobil. dan Mobil Adrean melaju kembali ke kediaman Widyamatja.
Xander yang melihat Mobil Adrean sudah melaju dan hilang dari pandangannya, Xander langsung pulang karena Mamanya sudah menghubunginya.
Di Kediaman Oliver.
Mobil hitam Xander memasukki perkarangan rumah Oliver, Xander turun dengan meneteng jas dan tas nya lalu ia masuk kedalam.
Barh masuk, ia langsung di suguhkan melihat orangtuanya bermesraan.
__ADS_1
"-_ gak kenal tempat." ucap lirih Xander, dan Mama yang melihat Xander turun dari pangkuan Tuan Oliver dan menghampiri putranya.
"Udah pulang? kamu mandi dulu biar seger terus makan malam bersama paham...
oh ya Olivia gak kamu ajak?" tannya Mama,
"Olivia pulang sama Abangnya." ucap Xander berjalan menuju tangga ke lantai dua dimana kamar Xander berada.
"Oh Adrean kan?" tanya Mama dan Xander hanya mengangguk hingga tiba tiba...
"TANTE PONAKAN KESAYANGANMU DATANG.."
Gubrak...
"Oh astaga, Anneke Felicia Oliver kenapa kamu teriak. Lihat adikmu langsung jatuh ditangga.." ucap Papa menatap keponakannya dari sang kakak kembarnya nya, yang dibilangi hanya cengar cengir lalu pandangannya menatap Xander yang jatuh tadi.
"Hehehhe Maaf Om, Om Neke kangen banget.." ucapnya bergelayut manja ke Omnya, Mama geleng kepala gak ada bedanya sama ibunya atau ayahnya suka manja manja sama saudara.
"Kapan datang dari LA Neke? kok gak ngabarin?" tanya Mama,
"Sejam lalu, karena saat perjalanan kesini ada kemacetan." ucap Anneke, Mama hanya mengangguk.
"Udah Neke istirahat, setelah itu kita makan malam." ucap Mama, Anneke mengangguk lalu menuju kamarnya yang bersebalahn debgan Xander.
__ADS_1
Sedangkan dI kediaman Widyamatja.
"AAAAA AYAH ABANG NGALAH DONG, MASAK NONTON BOLA SIH. OLIV PENGEN LIHAT SERIES." Olivia berusaha merebut remot tv dari Ayah dan Abangnya.
Ayah dan Abang yang Notenya lebih tinggi darinya hanya terkekeh melihat Olivia merenggek, ibu? ibu hanya lihat dan...
"GOL...." Refleks ibu teriak melihat tim sepakbola favoritnya mencetak gol, refleks ketiga orang ini noleh dan juga ikut teriak Gol...
"Nah lihat ini aja gimana liv?" tanya Ibu, Olivia mengangguk ia duduk dilantai bersama abangnya sambil nyemil snack, ibu dan ayah disofa.
Satu keluarga yang fokus melihat tim sepakbola favorit mereka, sedangkan maid dan penjaga geleng kepala.
Keluarganya yang lumayan unik, kadang ribut, kadang kompak dan lain sebagainya.
Hingga sebuah telfon dan sekaligus sponsor membuat mereka beralih pada sebuah hp milik Adrean.
Semua salfok dengan nikename yang tertera di layar hp Adrean..."Anne..." yah itu, dengan cepat Adrena mengambil dan rada menjauh.
Ia mengakat telfon dan berbicara, keluarga yang menatapnya dengan pandangan curiga sekaligus penasaran.
Adrean berbicara sambil melirik keluarganya, rada ngeri kalau dilihat baginya.
Bersambung.
__ADS_1