
Lanjut....
Melihat Olivia seperti itu, Ayah segera melepaskan tangan Olivia dari rambut Olivia dan memeluknya erat.
Olivia menangis terus, orang yang melihatnya menjadi sedih termasuk Xander.
"Aku tak tahu siapa yang mengirim dan menyebarkannya, tapi aku menemukan ponsel milik salah satu dari 4 orang itu. Dan Video itu sepertinya dikirim di No seseorang." ucap Xander, Ayah menerima Ponsel itu dan melihat No yang tertera.
"Adrean lacak dan cari tahu siapa orang itu." ucap Ayah, Adrean mengangguk ia pergi ke kamar dengan disusul Anneke istrinya.
Dikamar Adrean.
"Gimana?" tanya Anne,
"APA DIA LAGI...." Adrean terperanjat kaget kala melihat bahwa no yang dikirimi Video itu adalah No milik Nesya.
"Nesya benar benar nekat..." ucap Anne terkejut ternyata Nesya yang menyebarkan Video itu, dan tiba tiba sebuah notifikasi sebuah artikel berita masuk kedalam Laptop Adrean.
Adrean membukanya, matanya membulat kala sebuah berita yang kali ini memfitnah ibunya sendiri.
__ADS_1
Dimana Artikel ini menjelaskan tentang bahwa Ibu menyiksa dan memfitnah bahwa dalang di balik dari Video yang baru saja tersebar adalah Nesya dan Keluarganya.
Dan tertulis juga tentang percakapan Nesya dengan Reporter bahwa ia dituduh, dengan sedikit nada yang dibuat buat sedih dan takut.
"Kalau masalah ibu pasti Nyonya Lita, lalu sekarang bagaimana?" tanya Anne, perasaannya makin khawatir ia tak menyangka keluarga Nesya sangat nekat mencari gara gara dengan Widyamatja.
"Kau pasti tahu kemarahan Ayah, Anne." ucap Adrean menatap istrinya ini, Anne hanya mengangguk ia ingat dimana Olivia di Culik Inez dan hampir tiada akibat Inez. Ayah marah besar bahkan Inez yang sudah Ayah bebaskan memilih menjauh dari kehidupan Olivia termasuk keluarga Gianina yang sudah tak ingin berurusan dengan mereka.
"Aku yakin, Selain ekonomi yang akan Ayah bangkrutkan mereka juga akan terkena imbas lebih hebat lagi." Ucap Anne, membayangkan apa yang akan terjadi setelah ini.
Lalu mereka kembali ke kamar Olivia.
"Katakan..." ucap Ayah.
"Nesya dan keluarganya pelakunya, dan juga ada Artikel berita yang baru saja di post dimana Artikel ini ada sangkut pautnya tentang Ibu." Ucap Adrean, Adrean pun menceritakan tenang Artikel itu tanpa mengurangi ataau melebihkan cerita.
Setelah mendengar cerita itu, Ayah menahan Amarahnya tangannya mengepal terlihat dari sorot matanya penuh amarah.
"Man napa kamu santai..." Tanya Mama heran.
__ADS_1
"Memang benarkan aku mau menyiksanya apa salahnya, tapi kalah nuduh pelakunya Nesya dalang semuanini memang benar. kenapa harus takut tinggal kumpulkan bukti." ucap Ibu santai dia tersenyum menatap suaminya.
"Aku punya rekaman dimana Nesya mengacaukan pernikahan." ucap Mami dari Anne, seketika Ibu mengeluarkan senyuman miringnya.
"Tenang Ayah, Ibu punya rencana. Nesya dan keluarganya akan terkena Imbas lebih besar dari apa yang ia perbuat pada putri ku.." ucap Ibu tersenyum, Perlahan Emosi Ayah merada tapi tak sepenuhnya.
"Lalu selanjutnya bagaimana Bu?" tanya Xander,
"Mudah, pertama batalkan kontrak kerja sama dengan mereka dari pihak ayah maupun kamu Xander. Sebarkan apa saja kecurangan mereka dalam mentanda tangani kontrak dengan kita..." ucap ibu, meletakkan sebuah map berisi kecurangan Perusahaan keluarga Nesya.
"Kedua, jika sudah banyak para saham yang menanam di perusahaan mereka melepas kerja sama, sebarkan Video yang dipegang Mami Anisa." ucap Ibu menatap Mami.
"Dan terakhir, tunggu akting dari keluarga Nesya dan baru mafia Widya akan bergerak." ucap Ibu, semua mencerna dan setuju.
"Benar, dengan begini Antares dia akan masuk kelubang jebakannya sendiri." ucap Tuan Oliver setuju, semua deal dengan rencana ini.
Inilah akibat menganggu Widyamatja dan mengacaukan hari bahagia Kedua keluarga besar.
Bersambung
__ADS_1