Sekretaris Ku Candu Ku

Sekretaris Ku Candu Ku
52. Nyonya Muda Antares


__ADS_3

"Kenapa begitu?" Bingung Ezra.


"Ya karena kayak baru kemaren kita ketemu, dan waktu juga sepertinya berjalan sangat cepat dan tanpa ku sadari kita sudah ingin menikah. Aku bahkan masih ingat pertemuan pertama kita itu, saat aku ngelamar jadi sekretaris kamu. Pas waktu kamu nembak aku di taman dan akhirnya kita jadian tanpa sepengetahuan orang lain," Andhara berhenti sejenak.


"Terus tiba-tiba Mama kamu yang udah tau tentang hubungan kita dari Leyna, di situ di dulu berusaha banget misahin kita. Sampai sampai Leyna merencanakan semua yang ia bisa agar kamu suka sama dia. Dan karena hasutan dari Leyna, Mama Liana jadi sangat menbenci ku, tapi pada akhirnya Mamamu menyetujui hubungan kita," lanjut Andhara.


"Itu semua berkat kesabaran kamu dan doa doa yang selalu kamu panjatkan, dan semoga ke depannya hubungan kita akan bahagia bersama keluarga kecil kita nanti,"


Kemudian pelayan pun datang menghampiri mereka, dengan membawa pesanan mereka berdua. Keduanya pun menghentikan pembicaraan mereka dan langsung memakan makanan mereka.


Selesai makan mereka berdua memutuskan untuk pulang, persiapan pernikahan mereka juga sudah hampir selesai. Ini semua berkat bantuan dari Adnan juga, tak terasa 2 hari sudah berlalu, hari pernikahan mereka pun telah tiba.


Pernikahan mereka sangat megah, banyak wartawan yang di undang. Seluruh gedung pun di penuhi oleh tamu yang di undang.


Entah itu kerabat besar dari keluarga Andhara, maupun rekan bisnis dari kedua belah pihak.


Tak lupa semua teman kantor Andhara dan para karyawan di undang untuk turut serta menjadi saksi bersatu nya cinta dua insan ini, setelah melewati banyak rintangan dan cobaan.


Andhara yang di temani oleh Adik iparnya di kamar rias, merasa sangat gugup. Ia hanya tak menyangka jika di usianya kini, ia sudah mendapatkan seseorang yang benar-benar tulus mencintai nya.


Di bawah semua orang sudah siap, tinggal menunggu mempelai wanita. Liana segera menelpon Caroline dan menyuruhnya untuk membawa Kakak Iparnya untuk turun karena akad akan segera di mulai.


Caroline membawa Andhara turun bersamanya, Andhara yang masih merasa gugup mencoba menghilangkan perasaan gugupnya.


Andhara pun juga di beri semangat oleh adik iparnya itu, beruntung nya Andhara memiliki adik ipar seperti Caroline.


Anak yang baik dan sangat pengertian, juga sudah berupaya untuk membantu nya dan Ezra agar hubungan mereka direstui oleh Mamanya.


Ezra yang duduk di kursi mempelai tidak berhenti menatap calon istrinya yang sedang melangkah ke arahnya dirinya begitu kagum dengan kecantikan calon istrinya itu.


"Jangan menatapnya seperti itu, sabarlah sebentar lagi ia akan menjadi istrimu," goda nyonya Liana sambil tersenyum karena melihat Ezra yang begitu terpesona dengan Andhara.


Andhara sudah duduk di samping Ezra dan acara akan segera dimulai, penghulu sudah memberikan pesan dan wejangan untuk kedua calon mempelai di hadapan dan akan segera melaksanakan ijab kabul.

__ADS_1


Kakek Yuda selaku wali satu satunya dari Andhara sudah berjabat tangan dengan Ezra, menandakan kalau ijab kabul akan segera dimulai.


Kakek Yuda: Saya nikahkan engkau Mahezra Antares bin Alm. Aditya Antares dengan cucu saya Andhara Auriga binti Alm. Steven Auriga dengan mas kawin satu set perhiasan berlian 50 karat, uang tunai sebesar 1 M dibayar tunai.


Ezra: Saya terima nikahnya Andhara Auriga binti Alm. Steven AurigaMartin dengan mas kawin tersebut dibayar tunai.


"Gimana para saksi, sah?" tanya Pak penghulu.


"SAHHHH!!" Sorak semua orang.


Liana dan Caroline segera berpelukan bahagia, Begitu pun dengan teman teman dari Andhara.


Mereka begitu merasa sangat bahagia di hari pernikahan sahabatnya ini, sedangkan Ezra jangan ditanya perasaannya sekarang sudah tenang terbukti dari mukanya sekarang tersenyum.


Rasa leganya sudah tidak mampu dibendung lagi.


"Alhamdulillah," jawab lantang Pak penghulu dan beliau melanjutkan doa-doanya sebagai penutup dari ijab kabul ini.


Acara sungkeman kepada orang tua mempelai pun dilakukan begitu penuh haru dan hikmah, Kakek Yuda yang sudah menangis sedari tadi.


Entah apa yang sedang ia rasakan, bahagia dan terharu bercampur jadi satu.


Andhara cucu satu satunya yang ia besarkan seorang diri, kini sudah resmi menjadi milik pria lain.


Pria yang sangat mencintainya denagn setulus hati, tidak hentinya Kakek Yuda mengucapkan maaf karena tidak bisa menjadi Kakek yang baik untuknya.


Kakek Yuda pun memeluk erat tubuh Andhara, berulang kali dia mengecup kelapa Andhara.


"Sekarang kamu sudah resmi menjadi istri Ezra, turuti semua perkataan nya. Jangan pernah membantah, selama itu untuk kebaikan mu," nasihat Kakek Yuda.


"Baik Kek, akan selalu Ara ingat," balas Andhara.


Kini giliran Ezra yang berpelukan dengan Kakek Yuda,

__ADS_1


"Kakek serahkan cucu Kakek pada mu Ezra, tolong jaga dia dengan baik. Bimbinglah dia agar bisa menjadi istri yang Solehah untuk mu dan anak mu kelak, bahagiakan dia sebisa mu," ucap Kakek Yuda.


"Pasti kek, akan ku lakukan yang terbaik untuknya. Kakek tenang saja," janji Ezra.


Liana yang merasa terharu pun segera memeluk tubuh Andhara, ia sangat menyesal dengan kelakuannya selama ini terhadap Andhara. Kata maaf tak pernah berhenti terucap dari mulutnya.


"Maafkan sikap Mama dulu Ra, Mama sudah menuduh mu sembarangan dan mempercayai orang yang sudah memfitnah mu. Bahkan gara gara Mama, kamu hampir berpisah dari Ezra," ucap Liana.


"Ma sudahlah, lupakan semua itu. Dan sekarang aku harap Mama mau menyayangi ku seperti putri Mama sendiri," ucap Andhara.


"Pasti sayang, kamu pun bisa menganggap Mama sebagai orang tua mu sendiri," ucap Liana sambil mengelus lembut tangan Andhara yang di pegang nya.


"Makasih ma," Liana dan Andhara pun berpelukan.


Saatnya Ezra yang berada di depan Mamanya,


"Ma, Ezra minta maaf jika selama ini Ezra udah ngelawan Mama. Tidak pernah menuruti semua perkataan Mama, maafkan Ezra ma," ucap Ezra.


"Tidak sayang, kamu di sini tidak salah. Mama yang salah, karena sudah memaksakan kehendak Mama padamu, sekarang berbahagialah dengan Wanita pilihan mu. Mama akan selalu mendukung kalian berdua," ucap Liana yang bergantian menatap ke arah Andhara dan Ezra.


"Makasih Ma,"


Dilanjutkan dengan para sahabat Andhara dan Ezra yang mengucapkan selamat kepada mereka berdua.


Setelah acara sungkeman mereka selesai, Andhara dan Ezra di giring ke kamar rias untuk berganti pakaian, karena mereka akan melanjutkan nya dengan acara resepsi. Acara resepsi pun hanya di gelar sampai sore.


Alasan Ezra mengadakan Acara Resepsi sekaligus setelah acara akad, karena itu juga permintaan dari Andhara. Andhara hanya ingin mempersingkat waktu dan tak membuang banyak uang. Agar mereka semua juga bisa beristirahat saat malam.


***Akhirnya yang ditunggu-tunggu kesampaian juga. Selamat ya buat Ezra dan Andhara, cepet punya anak ya🤭


jangan lupa mampir ke sini juga ya***!


__ADS_1


__ADS_2