Selamanya Milikku

Selamanya Milikku
Kenyataan


__ADS_3

"Sudah sore ngga pulanglah, aku juga akan pulang setelah ini." Ucap Vania pada asistennya yg masih sibuk bekerja.


"Iya nyonya sebentar lagi, anda pulanglah terlebih dulu, putramu pasti sedang menunggumu." Jawab Angga sopan.


"Ah iya ada yg mau aku tanyakan padamu".


Vania pun duduk didepan meja kerja Angga, menatap lekat pria itu seperti meminta penjelasan.


"Ada apa nyonya?". Tanya Angga penasaran.


"Apakah suamiku sudah tahu jika aku adalah Reina?". Tanya Vania menatap Angga serius.


Mendengar pertanyaan itu Angga sejenak berhenti dari kesibukannya dan menatap balik istri bosnya.

__ADS_1


"Iya, sebenaranya tuan sudah lama mengetahui hal ini. Namun ia bersikeras menyembunyikan ini dari anda, menunggu anda akan mengingat semua dengan sendirinya". Ucap Angga menjelaskan.


"Baiklah tolong jelaskan padaku apa yg sebenarnya terjadi, dari awal hingga aku bisa hidup sebagai Vania!!".


Akhirnya mau tak mau Angga menjelaskan semua yg telah ia ketahui. Semua hasil penyelidikannya selama ini yg mana itu adalah perintah dari Rama.


Flasback on


Hari itu Reina dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit karena kecelakaan maut yg dialaminya. Mereka meyakinkan Rama dengan membawa mayat seorang wanita yg memakai cincin sama persis dengan milik Reina. Akhirnya mau tidak mau Rama pun percaya dengan hal itu. Ia terlampau sedih dan syok hingga tak memeriksa jasad itu langsung dengan mata kepalanya sendiri. Ia kemudian segera memakamkannya, dan percaya bahwa Reina memang telah meninggal.


Beruntungnya lagi ketika gadis itu terbangun, dirinya mengalami amnesia. Betapa bahagianya Farel akan hal itu. Ia memanfaatkan amnesia Reina untuk bisa menipunya. Ia memberi identitas baru dengan nama Vania, bahkan juga mengaku bahwa Farel adalah kekasih dari Vania ini.


Hingga suatu hari sosok Vania itu ditemukan oleh Rama. Rama berusaha sangat keras untuk menyelidiki identitas gadis itu, cukup lama memang, namun pada akhirnya ia mengetahui fakta bahwa Vania adalah Reina gadis yg dianggapnya telah mati satu tahun yg lalu.

__ADS_1


Rama tentu saja sangat marah, ingin sekali balas dendam pada pria bernama Farel. Namun kemudian hal itu diurungkannya karena pada saat itu Rama akan memaksa Vania untuk menikah. Jadi ia pikir biarlah waktu yg akan membalas semua kejahatan yg Farel lakukan. Sedangkan Rama ia lebih memilih fokus untuk melanjutkan kehidupan barunya dengan Vania. Ia tak peduli gadisnya nanti akan memakai nama yg mana, karena yg terpenting adalah bisa bersamanya kembali hingga maut memisahkan.


Flashback off


"Aku sungguh tak menyangka kak Farel bisa berbuat sejahat itu. Selama ini ia selalu menjagaku dengan baik, tak pernah membuatku kesusahan. Ternyata selama ini aku membenci orang yg salah." Sesal Vania sambil meremas rambutnya kasar.


"Sudahlah nyonya, yg lalu biarlah berlalu. Yg terpenting sekarang nyonya sudah tahu semuanya, nyonya hanya harus terus memberi semangat dan doa pada suami anda. Saya yakin kalian memang ditakdirkan untuk bersama." Ucap Angga mencoba menenangkan suasana.


"Iya terima kasih. Sudah hampir malam, aku pulang dulu ya. Kamu lekaslah pulang juga." Pamit Vania lalu bergegas pergi.


"Baik nyonya, hati2 dijalan."


Aku turut lega melihat masalah diantara mereka berakhir. Rama pasti akan sangat bahagia jika tahu istrinya telah mengingat masa lalu mereka. Ya semoga saja ia lekas sadar.

__ADS_1


Ucap Angga setelah kepergian istri bosnya. Tak bisa dipungkiri bahwa selama ini ia juga merasa kasihan melihat perjuangan Rama. Ia salut dengan kegigihan pria itu, meskipun caranya agak sedikit ekstrim. Namun kini perjuangan itu tak sia2. Jika memang berjodoh, sekeras apapun dipisahkan, pasti akan bersatu kembali.


__ADS_2