Selamanya Milikku

Selamanya Milikku
Sekertaris bos


__ADS_3

Seperti tahun2 sebelumnya, kantor Aditya grup selalu kedatangan mahasiswa magang dari beberapa universitas ternama dikotanya. Mereka menganggap akan sangat beruntung jika bisa magang ditempat itu, mengingat ketenaran dan kemajuan perusahaan yg kini menduduki nomor satu di negaranya.


Saat ini Kenzo tengah memeriksa beberapa berkas dan laporan dari para bawahannya. Kali ini ia harus lebih banyak mengerjakan pekerjaannya sendiri karena sekertaris yg biasa membantunya tengah cuti menikah, dan belum sempat untuk mencarikan pengganti sementara.


Tokk tokk tokk


"Masuk"


"Selamat pagi pak, saya mau menyampaikan hari ini kita kedatangan mahasiswi magang dari universitas A, setelah saya periksa data diri mereka ada salah satu yg sepertinya cocok menggantikan sekertaris bapak yg sedang cuti sementara. Jika bapak berkenan saya akan membawanya kemari". Tutur Angga.


"Ah boleh, tolong bawa dia kemari". Jawab Kenzo tanpa memalingkan pandangan dari berkas yg menumpuk dimejanya.


Beberapa saat kemudian Angga datang membawa seorang gadis cantik.


"Permisi pak, ini orangnya." Ucap Angga memperkenalkan.


"Baiklah terimakasih, bapak bisa lanjutkan perkajaan anda." Jawab Kenzo lalu Angga pun keluar kembali ke mejanya.


"Pagi pak, perkenalkan nama saya Keyra dari universitas A." Ucap gadis itu.

__ADS_1


Mendengar gadis itu berbicara Kenzo pun sejenak menghentikan aktifitasnya dan menatap Keyra. Diamatinya wajah gadis itu yg sepertinya tak asing baginya. Seperti pernah bertemu.


"Sepertinya saya tidak asing denganmu". Ucap Ken mengernyitkan dahinya masih menatap Keyra.


Aduh.. ternyata dia. Kok bisa kebetulan gini sih, kemaren aja ketus banget. Gimana nanti?. Pikir Keyra melamun, ia baru sadar ternyata bosnya ini adalah orang yg tempo hari telah menolongnya saat ia pingsan dibandara.


"Ah i.. iya.. Bapak pernah menolong saya pingsan dibandara." Jawabnya jujur, ia sangatlah gugup sekarang.


"Oh.. Baiklah didepan itu adalah meja kamu, sekarang kamu kesana, disitu sudah ada desk job kamu dan jadwal saya. Pelajari segera, dan selesaikan tugas sekertaris yg sebelumnya belum terselesaikan." Perintah Ken.


"Baik pak, saya permisi."


Ketika ia tengah sibuk belajar dimejanya, datang seorang pria tampan menghampirinya.


"Hai cantik.. Sekertaris baru ya?". Ucapnya genit menatap Keyra.


"Ah tidak pak, saya anak magang. Cuma sementara gantiin sekertaris pak Ken yg cuti. Jawab Keyra apa adanya.


Ingin sekali Keyra tak mempedulikan orang didepannya ini, namun tak bisa. Sebagai anak magang ia harus bersikap baik2 dan sopan pada karyawan disini jika ingin lulus dengan nilai yg baik.

__ADS_1


"Siapa namamu? Kenalin aku Randa menejer keuangan." Ucapnya sambil mengulurkan tangan.


"Saya Keyra." Jawab Key singkat terpaksa menerima uluran tangannya.


Tanpa disadari ternyata sedari tadi ada mata yg mengawasi interaksi mereka, dia terlihat sedikit kesal melihat kedua orang itu yg sepertinya akrab. Entah kesal karena mereka mengobrol saat jam kerja, atau karena hal pribadi. Hanya empunya yg tau.


"Apa ini yg kalian kerjakan saat jam kerja berlangsung? mengobrol dan bersantai?". Tegur Kenzo menghampiri keduanya. Sudah sejak tadi ia mengawasi bawahannya ini dari dalam ruangannya. Karena memang meja Keyra tepat didepan ruangan Kenzo yg mana ruangan itu terbuat dari kaca tembus pandang.


"Ah iya pak maaf, tadi saya hanya ingin menyapa". Ucap Randa sedikit takut.


"Iya pak, maafkan saya." Sahut Keyra sama takutnya.


"Kamu kembali keruanganmu!" Menunjuk Randa.


"Dan kamu ikut saya, setelah ini akan ada meeting diluar kantor. Kamu yg temani saya." Ucap Ken lagi lalu bergegas kembali ke ruangannya tanpa mendengar jawaban Keyra.


Tuh kan kumat lagi ketusnya. Arghhh.. yg bener aja mesti ketemu kulkas kayak dia tiap hari, tau gini mending magang tempat mama aja. Gerutu Keyra setelah bosnya pergi.


Ya sebenarnya Keyra adalah putri salah satu pengusaha besar yg tak kalah dengan perusahaan milik Kenzo ini, namun ia bersikeras untuk belajar mandiri, berusaha sendiri tanpa bantuan kedua orang tuanya. Karena jika ia memilih magang ditempat mamanya, pasti disana ia akan mendapat perlakuan kusus karena dia putri Ceo. Sedangkan Keyra, dia ingin dikenal atas usahanya sendiri, bisa bangga dengan hasil jerih payahnya tanpa menggunakan nama keluarganya.

__ADS_1


__ADS_2