Selamanya Milikku

Selamanya Milikku
Kejadian memalukan


__ADS_3

Kicauan burung sayup2 terdengar di kediaman keluarga Aditya. Membuat mata pria tampan yg tengah lelap diranjangnya perlahan terbuka. Dilihatnya jam kecil di atas nakas yg telah menunjukkan pukul 06.00 pagi. Membuat dirinya harus segera bangun membersihkan diri dan pergi bekerja.


Sudah satu bulan sejak Kenzo memegang kendali perusahaan, dalam waktu yg singkat itu dirinya berhasil menaikkan keuntungan perusahaannya lebih dari 5%, membuat Rama sebagai ayah merasa beruntung telah dianugrahi putra sepertinya.


Mendengar keberhasilan ceo baru Aditya grup, banyak rekan dan relasi bisnis Rama yg tak segan ingin menjadikan Kenzo sebagai menantunya. Rama hampir jengah mendengar hal2 seperti itu. Lagi pula usia Kenzo masih sangat muda, masih banyak kesempatan untuk putranya itu mencari calon istrinya sendiri. Ia tidak akan melakukan pernikahan bisnis seperti kebanyakan orang. Karena Rama yakin, tanpa siapapun Kenzo akan mampu membuat perusahaannya itu berdiri tegak.


"Pagi semua.." Sapa Ken sembari berjalan menghampiri keluarganya di meja makan.


"Pagi sayang, sini sarapan." Ajak Vania lalu menarik kursi disampingnya.


"Ah iya yah kita udah berhasil bikin kerjasama sama Cakra grup dari Singapura. Lusa aku sendiri yg harus kesana menandatangani kontrak dan memastikan beberapa hal." Ucap Ken serius yg membuat Rama menghentikan makannya.


"Bagus Ken.. Nanti kamu ajak Angga sekalian, dia pasti akan banyak membantu." Tutur Rama.


"Tapi gimana dengan kantor kalau pak Angga ikut denganku?". Sanggah Ken.

__ADS_1


"Lalu apa rencanamu?".


"Aku berencana akan mengajak sekertarisku, dia cukup kompeten dan cekatan." Ucap Ken.


"Baiklah, terserahmu saja. Ayah percaya padamu." Jawab Rama mengiyakan.


Lagi2 putranya itu membuat dirinya bangga. Dalam sekejap Kenzo berhasil membuat perusahaan besar dari Singapura itu bekerja sama dengannya. Jauh melebihi apa yg dia harapkan selama ini.


"Kak, aku bareng ya. Mina lagi nggak ada kelas, aku males berangkat sendiri." Sahut Ara yg diam sedari tadi mendengarkan ayah dan kakaknya bicara serius.


"Dasar!! Yaudah cepet makannya. Lama aku tinggal."


****


Pagi ini nampaknya menjadi pagi tersial sepanjang hidup Keyra. Bagaimana tidak, ia bangun sangat terlambat, saat ia akan menggunakan mobil miliknya ia melihat salah satu bannya kempes. Dan membuat dirinya terpaksa memakai jasa ojek online. Awal perjalanannya lancar2 saja, hingga ditengah perjalanan, tiba2 hujan mengguyur cukup deras.

__ADS_1


Ya kini bisa dipastikan penampilan gadis cantik itu berubah seperti kucing kecebur empang. Bajunya basah, rambutnya lepek, juga sedikit cipratan lumpur memenuhi rok bagian bawahnya.


Dengan langkah tergesa Keyra memasuki perusahaan, jam ditangannya sudah menunjukkan pukul 08.05, itu artinya ia terlambat 5 menit dari jam masuk kantor.


Semoga si bos belum datang, gumamnya berdoa sambil berlari menuju lift.


Tak sampai disitu, lagi2 Keyra merasa sangat tidak beruntung,, ia telah menabrak seseorang didalam lift karena langkahnya yg tergesa, Membuat orang itu hampir terjatuh dibawah kakinya. Lebih parahnya ternyata yg ia tabrak tadi adalah Kenzo, bosnya. Orang yg ia harapkan akan datang lebih terlambat dari dirinya.


Siall... Dari sekian banyak orang napa mesti nabrak si bos.. siap2 kena semprot deh. Gerutunya dalam hati.


"Kamu?? Bisa2nya jam segini baru datang, kenapa penampilanmu juga seperti itu? Mau bikin sensasi dengan menunjukkan bra merahmu yg tembus pandang itu?". Ucap Ken menatap Keyra marah.


Wah..Keyra baru sadar ternyata ia sedang menggunakan kemeja putih. Dan saat ini ia sedang basah kuyup, membuat isi kemeja itu terlihat jelas dari luar.


Malu..Takut..Gugup.. Itu yg Keyra rasakan sekarang. Dengan sigap ia segera melipat tangannya didada mencoba menutupi apa yg seharusnya tak terlihat.

__ADS_1


Kenzo yg sudah sangat kesal melihat penampakan itu segera melepas jasnya, melemparnya tepat diwajah Keyra.


"Cepat pakai!! Aku tidak ingin dibuat malu karena memiliki sekertaris ceroboh sepertimu." Ucap Ken lalu bergegas keluar dari lift yg memang sudah sampai di tempat tujuannya.


__ADS_2