Selamanya Milikku

Selamanya Milikku
Extra part (End)


__ADS_3

"Kenzo mana sayang?". Berjalan ke arah Vania.


"Baru aja tidur.. Kamu mandi gih, aku siapin makan." Perintah Vania yg merasa terganggu dengan pelukan suaminya.


"Tapi aku pengennya makan kamu.." Goda Rama semakin mengeratkan pelukannya.


"Aish... Jangan ganggu aku Rama, aku sedang memasak.." Jawab Vania kesal


"Kenzo bilang dia minta adik, jadi sekarang lebih baik kita bikin yuk cepet2 biar langsung jadi." Makin menggoda Vania dengan sesekali menyentuh bagian sensitifnya.


"Rama stop!!"


Bukannya berhenti ia malah makin gencar menggoda Vania, mencium pundak dan leher istrinya yg sudah tentu membuat Vania kelabakan.


"Ah.. Ra..ma stop! aku sedang memasak ah.." Ucap Vania sedikit tergagap dan mendesah karena ulah suaminya.


"Udah nanti aja masaknya, aku pengennya makan kamu."


Karena sudah tidak tahan mendengar desahan istrinya, Rama pun segera menggendong Vania ke kamar mereka.


Dan ya.. Terjadilah.. hal yg sudah lebih dari 5 thn ini tak mereka lakukan karena Rama yg koma dirumah sakit. Malam ini ia ingin menuntaskan rindu dan hasratnya pada Vania. Melakukan apa yg seharusnya dilakukan untuk mempererat rumah tangga mereka.


****

__ADS_1


"Ayah..Bunda.. Kalian di dalam..?" Teriak Kenzo sambil menggedor pintu kamar orang tuanya.


Haishh.. anak itu mengganggu saja. Gerutu Rama yg kesal karena Kenzo sudah mengganggunya pagi2 sekali.


"Ada apa sayang?". Tanya Rama lembut.


"Bukannya kalian janji hari ini mau nganter Ken sekolah?". Jawab Ken polos dengan muka bantalnya.


"Ah iya.. Ken siap2 gih, ayah bangunin bunda dulu, setelah itu kita ke sekolah sama2 ya."


"Baiklah ayah.." Pergi meninggalkan kamar Rama.


Setelah mengantar Ken ke sekolah Rama pun bergegas untuk pergi ke kantornya, sedangkan Vania memilih untuk naik taksi karena tiba2 jadwal meeting Rama ada yg dimajukan.


****


"Maaf pak jadwal meeting kita dengan Anggara grup tiba2 dimajukan, ceonya beralasan harus segera berangkat ke Singapura setelah ini." Ucap Angga sedikit tak enak.


"Baiklah, kita langsung saja kesana."


Setengah jam perjalanan akhirnya Rama dan asistennya sampai di gedung Anggara grup. Rama yg sudah lama tak berkunjung kemari sedikit dibuat takjub dengan kemajuan perusahaan ini, yg mana bisa dibilang sangat cepat. Levelnya pun sekarang sudah tak jauh beda dengan perusahaan miliknya.


"Ah kalian sudah datang, mari silahkan masuk." Sapa Evan yg memang sudah menunggu Rama sedari tadi.

__ADS_1


"Hmm.. Gimana kabarmu? Aku dengar kamu mencoba mendekati istriku selama aku sekarat?". Tanya Rama sinis dan menatap Evan tajam.


"Emm itu.. hehe.. ya siapa tau aja dia mau." Jawab Evan cengengesan, tak menyangka akan mendapat serangan mendadak seperti ini.


"Jika bukan karena kamu telah membantu menangani perusahaanku, aku pasti sudah memberi perhitungan padamu." Ucap Rama dengan nada mengancam.


"Ah... Iya maafkan aku, aku sudah berusaha melupakannya kok. Besok aku bakal tunangan di Singapura, makanya aku meminta untuk meeting lebih awal karena aku akan berangkat siang ini juga." Jawab Evan merasa bersalah.


"Baguslah.. Yasudah lebih baik kita mulai meetingnya. Males lihat mukamu lama2." Ucap Rama enteng yg mendapat dengusan dari Evan.


Meeting itu berlangsung selama dua jam. Dan akhirnya mereka berdua akan tetap melakukan kerja sama seperti yg sebelum2 nya. Meskipun Rama agak kesal karena Evan pernah mencoba mengejar istrinya, ia tetap profesional dan tidak mencampur adukkan masalah yg tidak seharusnya.


**Tolong dukung Author terus ya..


Jangan lupa like+komen+vote nya.


Kalau dari kalian banyak yg suka sama karya author ini, author bakal terusin ceritanya ke season 2**.


**Jadi Author butuh banget like dan komen kalian, biar Author bisa belajar juga mana yg perlu diperbaiki dan tidak.


Sekali lagi terima kasih sudah membaca karya Author yg masih amatir ini.


See you 😘😘🤗**..

__ADS_1


__ADS_2