Selamanya Milikku

Selamanya Milikku
Awal bertemu


__ADS_3

Flashback on


Sesuai jadwal, sore ini Kenzo akan tiba di tanah kelahirannya. Sudah 5 tahun sejak ia pergi, baru sekarang ia bisa kembali setelah menyelesaikan pendidikan S2 nya.


Jam 4 sore itu pesawat Kenzo telah tiba dengan sangat aman, ia pun bergegas turun dan segera mencari keluarganya yg sudah datang menjemputnya.


Sesaat setelah ia turun dari pesawat Kenzo merasa sedikit aneh melihat seorang gadis didepannya berjalan dengan sedikit sempoyongan, Kenzo berusaha tak peduli dan tetap berjalan. Namun tepat setelah berada disamping gadis itu, Kenzo reflek menangkap tubuh sang gadis yg akan jatuh karena tak sadarkan diri.


Dia bingung, matanya berusaha mencari seseorang yg mungkin adalah keluarga gadis itu namun nihil. Karena tak kunjung menemukan, Kenzo pun segera meminta tolong pihak bandara untuk menangani.


Kenzo yg merasa tak kenal dan tidak tahu apapun akan segera beranjak meninggalkan sang gadis, namun sebelum sempat pergi pihak bandara menahannya meminta agar menemani gadis itu hingga sadar atau sampai keluarganya datang menjemput.


Setelah menunggu hampir satu jam, akhirnya gadis itu siuman, ia nampak kebingungan dengan kondisinya sekarang, juga menatap heran Kenzo yg duduk disisi ranjangnya.

__ADS_1


"Baguslah jika kamu sudah bangun, aku pergi. Lain kali kalau sakit mending nggak usah sok naik pesawat." Tutur Ken lalu bergegas meninggalkan gadis itu tanpa menunggu jawabannya.


Haishhh.. Ketus banget jadi cowok. Untung udah nolongin. Jangan sampai ketemu dia lagi. Gumamnya yg melihat Kenzo pergi menjauh.


"Sayang kamu gppa? kok bisa pingsan sih? Kamu sakit?". Tanya seorang wanita yg tiba2 datang lalu memeluknya.


"Gppa ma, Key cuma jetlag aja. Mama sendirian kesini?". Tanya si gadis yg ternyata anak dari wanita itu.


"Iya, papa kamu lagi sibuk dirumah sakit makanya mama yg jemput, yaudah yuk kita pulang. Mama udah masakin makanan kesukaan kamu."


Flashback off


****

__ADS_1


Hari ini Kenzo akan mulai menggantikan ayahnya di perusahaan. Sang ayah sudah menyiapkan segala sesuatunya disana, ia hanya perlu datang dan mempelajari semua yg telah ayahnya siapkan. Juga akan ada Angga asistennya yg akan membantu Kenzo nanti.


"Silahkan pak ini berkas2 yg telah pak Rama minta saya siapkan, anda bisa langsung mempelajarinya. Jika butuh sesuatu anda bisa panggil saya." Ucap Angga sopan.


"Ah iya terima kasih akan saya pelajari. Bapak bisa melanjutkan pekerjaan bapak sekarang." Jawab Kenzo.


"Baik pak, saya permisi."


Hmm..Ternyata seperti ini. Ini harusnya bisa dimaksimalkan lagi jika ingin untung yg lebih besar. Gumamnya sambil memeriksa berkas itu dan sesekali menandai poin2 penting disetiap lembarnya.


Setelah dirasa cukup memeriksa dan memahami kondisi perusahaannya saat ini, ia segera menghubungi Angga untuk memerintahkan setiap anggota divisi datang ke ruang rapat, membahas beberapa hal yg menurutnya perlu. Ia ingin sedikit merombak perusahaan ini, menjadikannya lebih baik dan terdepan. Karena setelah menguasai pasar didalam negeri, ia berencana untuk membuat perusahaannya juga dikenal sampai keluar negeri.


Dalam rapat itu banyak yg menyukai rencana perubahan yg akan Ken lakukan, namun ada juga beberapa orang yg merasa keberatan karena posisi mereka akan berpindah tangan.

__ADS_1


Ken tak peduli, toh ini demi kepentingan perusahaannya, asalkan dia tak merugikan orang lain, ia akan tetap berada pada pendiriannya. Sedangkan untuk mereka yg posisinya dicopot atau diganti, itu karena salah mereka sendiri yg memang kurang berkontribusi pada perusahaan.


__ADS_2