
"Yah, bun, Ara berangkat dulu ya, udah dijemput Mina di depan."
"Iya, jangan lupa nanti langsung pulang ya. Kita jemput kakak kamu."
"Sipp bun, see you". Mencium tangan ayah bundanya lalu pergi ke kampus.
"Nggak nyangka anak kita udah pada dewasa ya bun". Ucap Rama sambil merangkul istrinya.
"Iya yah, rasanya baru kemarin aku lahirin mereka, tiba2 udah dewasa aja. Kok bunda nggak rela ya?". Menangis haru dipelukan Rama.
Ya tak terasa sudah 18 tahun pernikahan Rama dan Vania, mereka memiliki 2 orang putra dan putri yg sangat tampan juga cantik. Mereka tak menyangka jalan berliku yg mereka lalui selama ini akan berakhir dengan sangat bahagia.
Seperti hari ini putra mereka yg kini berusia 24 tahun akan pulang dari studynya diluar negeri. Diusianya yg masih muda pria itu sudah berhasil lulus S2 dengan predikat terbaik. Dan Rama berencana akan segera membawa putranya itu untuk menggantikan posisinya di perusahaan.
Sama halnya dengan kakaknya, putri Rama pun tak kalah hebat dan cerdas. Diusianya yg masih 19 tahun ini sudah memasuki universitas yg mana sedang menjalani semester terakhir S1 nya, dan akan lanjut ke S2 mengikuti kakaknya. Mereka berdua memang terlampau cerdas hingga dapat mengikuti program akselerasi yg diadakan sekolah mereka.
****
Di bandara..
"Bunda, kakak mana sih kok belum kelihatan?". Celingukan mencari Kenzo yg akan tiba dibandara sore ini.
__ADS_1
"Iya kok lama ya, harusnya udah sampai satu jam yg lalu. Moga aja dia gppa". Jawab Vania sama bingungnya.
"Nah itu dia."
"Kakak sebelah sini.." Berteriak sambil melambaikan tangannya.
"Ah.. Kakak.. Aku merindukanmu." Langsung berlari memeluk kakaknya.
"Aku juga". Jawabnya singkat lalu membalas pelukan sang adik.
"Sudah2 nanti dilanjut dirumah ya, kasian kakak kamu capek." Sahut Rama menyudahi.
"Yaudah yuk sayang". Menggandeng tangan Kenzo dan Ara dikanan kirinya, meninggalkan Rama dibelakang.
"Kak kenapa tadi telat? bukannya pesawatmu itu tiba satu jam lebih awal ya?". Tanya Ara yg kini menempel pada kakaknya.
"Gppa tadi ada sedikit masalah". Jawabnya singkat.
"Memangnya ada masalah apa Ken?". Sahut Rama.
"Sebenarnya tadi itu gini.."
__ADS_1
Flasback on
"Lahh.. Lahh.. ni cewek kenapa?". Ken menangkap seorang gadis yg tiba2 pingsan di depannya.
Karena bingung ia segera memanggil pihak bandara untuk menangani gadis itu. Namun saat ia ingin pergi pihak bandara meminta dirinya untuk menemani gadis itu sampai keluarganya datang. Jadi mau tidak mau akhirnya Ken pun menunggu.
Flashback off
"Oh.. Jadi gitu? Cantik nggak kak?". Tanya Ara usil.
"Apa sih, kakak nggak lihat." Jawabnya cuek.
"Masa iya sih udah jagain bisa nggak lihat, kakak ada2 aja."
"Udah dek jangan gangguin kakakmu terus, lihat tuh mukanya udah merah gitu." Ucap Vania yg ikut menggoda anak pertamanya.
"Apa sih bunda nih.."
Ara, Vania dan Rama pun tertawa melihat Kenzo yg seperti malu2. Mereka semua tahu selama ini Kenzo tak pernah terlihat dekat dengan perempuan. Dimasa remajanya ia hanya menghabiskan waktunya untuk belajar dan belajar, berbeda dengan remaja lainnya. Sehingga kadang mereka takut jika pria itu ada sedikit kelainan yg menyebabkan dirinya tidak tertarik dengan wanita.
**Akhirnya author memutuskan untuk melanjutkannya.. Semoga kalian suka 😘
__ADS_1
Jangan lupa like+komen+vote nya yah.. Makasih 😍**