
Jasmine memakan pesanan nya dengan lahap. Lumayan banyak juga jasmine makan siang ini. karena pada saat makan siang perut jasmine aman tidak berulah.
Setelah selesai makan siang jasmine bersantai di ruang keluarga dan menonton televisi. Hampir seluruh saluran televisi menanyangkan tentang kematian Quenn Elizabeth II. Ratu inggris yang sudah sangat lama menjalankan pemerintahan di negeri nya tersebut.
Tidak terasa hari sudah sore dan Mas Suthan sudah pulang dari kantor nya. Terdengar bunyi klakson mobil Mas Suthan. Tadi setelah aku mengambil pesanan dari ojek online aku kembali mengunci pagar rumah. Karena akhir - akhir ini banyak sekali kemalingan, padahal ada security di pos jaga depan tapi nama nya maling lebih pintar.
Dengan berbagai modus mereka bisa lolos dari pengawasan security. Makanya biar lebih aman walau pun siang hari aku tetap mengunci pagar rumah karena blok rumah kami lumayan jauh dari pos jaga security.
Aku bergegas keluar untuk membukakan gembok pagar. Mas Suthan turun dari mobil nya dan mendorong pagar besi nya, Mas Suthan tidak mengijinkan aku untuk mendorong nya. Karena kata nya takut perut aku nanti tertekan pada saat mendorong yang akan berbahaya buat baby nya.
Setelah membukakan pagar Mas Suthan masuk lagi ke mobil buat memasukkan mobil ke garasi teras. Lalu mendorong pagar kembali dan aku mengunci nya lagi.
"Gimana pekerjaan hari ini Mas?" tanya Jasmine
"Tidak terlalu banyak karena weekend, makanya Mas segera menyelesaikan nya supaya cepat pulang." jawab Suthan sambil merangkul pinggang Jasmine berjalan masuk kedalam rumah.
"Iya masih jam setengah empat sore Mas da nyampe rumah" kata Jasmine kepada suami nya
"Apa Mas lapar?" tanya Jasmine
"Belum tadi Mas makan siang nya agak kelamaan jam dua siang pesan di kantin aja, karena Mas malas keluar kantor tadi, Mas buru - buru merampungkan semua pekerjaan Mas, kalau sudah weekend begini Mas lebih senang cepat nyampe kerumah. Buat melihat istriku tercinta" sambil mencium lembut pipi Jasmine
Walau sudah lama menikah tetapi Jasmine masih sering tersipu malu kalau suami nya memuji nya.
Suthan adalah lelaki satu - satu nya yang di cintai jasmine, Suthan pacar pertamanya yang membuat dia jatuh cinta. Dan menjadi suami nya, suami yang sangat di cintai nya.
Setelah Suthan membersihkan badan nya dia menuju ruang keluarga. Jasmine sudah membuatkan teh hangat buat suaminya untuk diminum bersantai di sore hari ini dengan biskuit buat cemilan nya.
Suthan duduk di sebelah istrinya dan membelai lembut rambut istrinya. Mereka menyaksikan siaran televisi dan berbincang - berbincang banyak hal. Sesekali Suthan meminum teh nya dan memakan biskuit yang disediakan Jasmine.
"Mas besok kita belanja ke swalayan ya" pinta Jasmine kepada suami nya
__ADS_1
"Hmmm... baiklah" jawab Suthan
"Semua barang - barang kebutuhan bulanan sudah pada mau habis Mas, terus bahan makanan di kulkas juga sudah pada habis, seperti buah - buahan sudah tidak ada lagi." terang Jasmine kepada suami nya
"Iya sayang besok kita beli ya" jawab Suthan
Suthan merasa kan hasrat nya mulai bergejolak, dia mulai melakukan belaian lembut ke pipi istrinya. Jasmine tersenyum dan mengingat kan suaminya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.
"Jangan sekarang ya sayang, Jasmine masih takut karena masih terlalu dini, tunggu selesai trimester pertama ya." jelas Jasmine dengan kelembutan kepada suaminya
Suthan mengurungkan niat nya dan mengajak Jasmine untuk bermain ludo bersama melalui aplikasi dari phonesel nya supaya pikiran nya tadi bisa di redam.
Mereka bermain dengan seru, kadang Jasmine yang menang dan sebaliknya kadang mas Suthan yang menang.
"Sekarang kita tiga lawan dua point ya mas" seru Jasmine dengan gembira
"Mas pasti bisa mengalahkan mu" jawab Suthan tidak mau kalah
"Baiklah hari ini kamu yang menang tapi lain kali Mas gak mau kalah lagi." seru Suthan kepada istri nya
"Baik kita lanjut lain kali tapi Jasmine gak akan kalah dari Mas" jawab Jasmine dengan penuh percaya diri.
"Karena mas hari ini cepat pulang dari kantor, jadi Mas sholat ke mesjid ya" imbau Jasmine kepada suami nya
"Iya sayang" jawab Suthan dan bergegas untuk menutup seluruh jendela - jendela rumah karena hari sudah mulai gelap.
Beberpa saat kemudaian Suthan berpamitan kepada istrinya untuk pergi sholat berjama'ah ke mesjid dekat komplek perumahan mereka.
"Sayang Mas pamit ke mesjid ya,kunci rumah dan kunci pagar biar Mas bawa saja supaya kamu tidak capek mondar - mandir bukain pintu rumah." jelas Suthan kepada istrinya karena dia tidak mw buat repot istri nya bolak - balik buat buka dan kunci rumah mereka.
"Iya sayang" jawab Jasmine dari dalam kamar mandi karena Jasmine lagi mau mengambil air wudhu juga.
__ADS_1
Setelah pulang dari mesjid Suthan mengajak istrinya buat makan malam diluar.
"Kita makan malam dilaur aja ya sayang" ajak Suthan kepada istrinya
"Kita makan dimana sayang?" jawab Jasmine penuh semangat karena mau diajak keluar. Sudah beberapa hari jasmine tidak keluar rumah mengingat banyak keluarga dan teman yang melarang supaya jasmine jangan terlalu capek.
"Tadi Mas ada searching cafe tempat nya di jalan sudirman, tempat nya nyaman Mas lihat, kita kesana ya" ajak Suthan
"Baik Mas" jawab Jasmine dengan senang hati
"Bentar ya Mas Jasmine ganti pakaian dulu" Jasmine tidak sabar untuk segera pergi ke cafe malam ini.
"Iya Mas juga mau sekalian ganti pakain, gak mungkin pakai baju sholat kan makan di cafe" sahut Suthan tersenyum kepada istrinya
karena Suthan memakai sarung dan baju koko
Dia sangat senang melihat istri nya bahagia karena mau di ajak makan keluar. Biasa nya hampir tiap malam mereka keluar jalan - jalan untuk makan atau sekedar ngopi time. Tapi sejak tahu istri nya hamil mereka mengurangi aktivitas yang akan membuat Jasmine kelelahan.
"Jasmine sudah siap Mas" kata Jasmine kepada suami nya
"Istriku sangat cantik" puji Suthan yang membuat pipi Jasmine merona merah karena tersipu malu
"Mas ini" jawab Jasmine dengan manja
"Memang istri aku cantik kok ,dan sangat baik hati" jawab Suthan penuh semangat
Suthan merangkul pinggal istrinya dan mereka berjalan menuju mobil. Setelah nya Suthan melaju kan mobil nya dengan kecepatan sedang. Beberapa saat kemudian mereka sudah sampe ke cafe yang di inginkan Suthan.
"Cafe nya memang cantik ya Mas, interior nya juga bagus" kata Jasmine dengan kagum
"Iya makanya Mas ingin mengajak istri tercinta mas kemari" jawab Suthan
__ADS_1