Senandung Hati Jasmine

Senandung Hati Jasmine
Episode 36


__ADS_3

"Kita mau sarapan apa Mas?" Tanya Jasmine.


"Sarapan bubur ayam yang diperempatan jalan keluar komplek kita juga enak sayang." Jawab Suthan.


"Iya kita sarapan disitu aja karena Jasmine juga suka Mas, bubur ayamnya enak."


Setelah memastikan semua sudah aman untuk ditinggal dan pagar rumah juga sudah digembok, maka Suthan mulai melajukan mobilnya keluar komplek perumahan mereka, sebelum melakukan perjalanan panjang mereka sarapan terlebih dahulu.


Sesampainya diperempatan jalan keluar dari komplek Suthan menghentikan kenderaannya dan memarkirkan ditepi jalan. Lalu mereka turun untuk sarapan bubur ayam. Setelah selesai sarapan mereka kembali melanjutkan perjalanan.


"Mas kita lewat jalan tol kan? Karena jalan tol menuju ke pantai sudah selesai di bangun." Ucap Jasmine.


"Ia sayang kita lewat jalan tol aja, biar lebih cepat sampai, syukur sekali sudah ada jalan tol ini, waktu tempuh perjalanan jadi jauh lebih cepat, bisa menghemat dua sampe tiga jam dari jarak sebelumnya. Kalau kita melewati jalur biasa bisalah kita nyampe pantainya sore. Sementara Mas da gak sabar lah buat cek in kamar hotel, Mas da gak tahan mau main gulat lagi dengan kamu, hahaha....." Ucap Suthan sambil mengedipkan matanya.


"Ahh....Mas cabul kali ya sekarang." Ucap Jasmine pura - pura marah.


"Gak apalah cabul kepada istri sendiri." Suthan terus menggoda istrinya dan membelai pipi istrinya lembut.


Wajah Jasmine merona merah dengan perlakuan suaminya yang romantis. Walau mereka sudah lama menikah akan tetapi Jasmine masih sering malu kalau dirayu oleh suaminya. karena kulit tubuh Jasmine putih apalagi wajahnya, kalau sudah malu akan tampak memerah kayak kepiting rebus. Dan Suthan akan terus merayu istri tercintanya karena dia sangat suka melihat reaksi istrinya seperti itu.


"Mas takutnya nanti nyampe hotel nya sudah penuh semua kamar karena hari inikan weekend dan kita juga mendadak perginya. Jasmine coba cek in dari online dulu ya Mas." Ucap Jasmine untuk mengalihkan godaan suaminya.


"Iya coba lah check in onleine saja sayang, mudah - mudahan masih ada tersedia kamar. Kalau bisa yang view nya langsung menghadap ke pantai ya, biar suasananya lebih romantis." Sahut Suthan.

__ADS_1


Jasmine mengambil hp nya dari dalam tas, dan mulai mengetik pencarian dari phonselnya. Setelah beberapa saat mengecek ternyata masih tersedia satu kamar sesuai permintaan suaminya. Jasmine langsung booking secara online karena takut nanti kalau nunggu sampai sana kamarnya sudah habis.


"Mas untungnya masih ada satu kamar lagi yang sisa sesuai permintaan Mas, langsung aja ya Jasmine booking online." Tanya Jasmine kepada suaminya.


"Iya langsung booking aja sayang." Sahut Suthan.


Setelah menempuh perjalanan lebih dari empat jam mereka tiba juga di pantai yang mereka tuju. Mereka agak lebih cepat sampe dari perkiraan karena lewat jalan tol dan Suthan melajukan kenderaannya dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di hotel kebetulan sudah tengah hari dan sudah bisa langsung check in. Sebelum mereka makan siang mereka masuk kamar dahulu untuk istirahat beberapa saat karena lelah menempuh perjalanan tadi.


Setelah satu jam mereka istirahat Jasmine mengajak suaminya untuk makan siang. Dia sudah lapar karena sudah jam satu lewat dua puluh menit, sudah terlewat untuk makan siang.


"Makan yuk sayang, Jasmine sudah lapar." Ajak Jasmine kepada suaminya.


"Oke sayang, ternyata istrinya Mas sudah lapar ya padahal tadinya Mas mau ngajak ehem - ehem dulu, tapi sudahlah kita makan dulu untuk mengisi tenaga biar lebih kuat nanti. Hahahah....." Lagi - lagi Suthan menggoda istrinya.


Mereka keluar kamar dan berjalan menyusuri bibir pantai mencari restoran sea food sesuai keiginan mereka.


"Kita makan kesana aja mas, Jasmine pengen makan ikan bakar juga udang goreng mentega juga es kelapa muda, da gak sabar Jasmine untuk memakananya karena juga sudah lapar." Ucap Jasmine sambil tersenyum membayangkan makanan yang diinginkannya.


"Baik tuan putri Jasmine, permintaannya akan diwujudkan." Ledek Suthan kepada istrinya sambil membungkuk.


"Gitu dong jadi suami yang baik, harus bisa mewujudkan keinginan istrinya." Jawab Jasmine dengan tersenyum.


Mereka makan siang dengan lahapnya ditemani angin pantai yang bertiup sepoi - sepoi dan ombak yang saling bekejaran, menambah suasana makin romantis. Mereka terlihat banyak berbincang dan tersenyum bahkan ketawa lepas. Seakan mereka pengantin baru yang sedang berbulan madu.

__ADS_1


Setelah selesai makan mereka bermain air di pinggir pantai, saling bersenda gurau. Setelah lelah bermain air mereka berjemur dipinggir pantai sambil berbincang - bincang. Tidak jarang Suthan mencium pipi Jasmine dengan tiba - tiba dan lagi - lagi Jasmine malu karena banyak orang disitu. Sementara Suthan cuek aja karena dia merasa tidak masalah mencium istri sendiri.


"Mas jangan cium disini dong, malu banyak orang, nanti bagaimana pikiran mereka, takutnya mereka berpikir kita pasangan selingkuhan karena kita da gak cocok seperti pasangan yang baru menikah. usia kita kan sudah tidak muda lagi." Ucap Jasmine kepada suaminya.


"Mas tidak peduli dengan pemikiran orang lain, karena yang Mas cium kan istri sah bukan wanita yang bukan muhrim Mas. Jangan terlalu pusing dengan tanggapan orang karena kita tidak melakukan hal yang salah. Hanya cium pipi dan tidak lebih dari itu." Suthan menjawab perkataan istrinya dengan tegas.


Jasmine tidak mau berdebat lebih banyak dengan suaminya jadi dia memutuskan diam dengan jawaban suaminya. Biarlah Mas Suthan lagi mau dimanja pikirnya, karena sudah beberapa bulan hubungan mereka terlalu kaku dan dingin. Jasmine tidak mau merusak mood suaminya.


Mereka menunggu duduk di pantai sampe matahari terbenam untuk melihat sunset karena di pantai ini terkenal dengan keindahan sunset nya. Setelahnya mereka berdua kembali ke hotel tempat mereka menginap.


"Mas Jasmine mandi dulu ya karena badan Jasmine sudah lengket." Ucap Jasmine ketika mereka sudah masuk ke dalam kamar.


"Kita mandi sama dong sayang, Mas juga merasa sudah gerah bukan kamu saja." Jawab Suthan sambil tersenyum misterius.


Dan Jasmine sudah menduga apa yang bakalan dilakukan suaminya di dalam kamar mandi nantinya.


"Jasmine mengerti akan pikiran mas yang mesum itu." Ucap Jasmine tersenyum kepada Suthan.


Tanpa banyak basa - basi Suthan mengangkat istrinya ke dalam kamar mandi dan meletakkan nya di dalam bathtub. Suthan mengisi air bathtub sampai penuh dan ikutan masuk kedalamnya. Mereka berendam dengan air hangat ditemani busa yang melimpah. Dan selanjutnya taulah apa yang akan terjadi diantara dua insan yang lagi di mabuk asmara ini.


Setelah sejaman mereka berendam dan bercinta akhirnya selesai juga dan segera mereka kembali ke kamar tidur.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2