Senandung Hati Jasmine

Senandung Hati Jasmine
Episode 17


__ADS_3

Pagi hari Jasmine bangun dari tidur nya. Jasmine ke kamar mandi buat bersih - bersih sekalian mengambil air wudhu. Seketika Jasmine melihat bercak berwarna coklat pada celana** dal** nya.


Jasmine langsung syok dan ketakutan. Cepat - cepat Jasmine keluar dari dalam kamar mandi untuk mengabarkan nya kepada Suthan suami nya.


"Mas bangun lah" Jasmine menyentuh tubuh suaminya dengan pelan sambil menangis.


Suthan perlahan membuka matanya dan langsung heran melihat istri nya menangis.


"Ada apa sayang, kenapa kamu menangis?" Tanya Suthan penasaran kepada Jasmine.


Jasmine dengan sambil menangis menjawab terbata - bata.


"I...itu Mas..huhuhu...Jasmine ngeflek....Jas...mine sangat takut.huhuhu..." Jawab Jasmine.


Sontak rasa kantuk Suthan hilang seketika mendengar penjelasan istri nya.


"Sudah tenang dulu sayang. Kita ke rumah sakit ya." Ajak Suthan kepada Jasmine


"Iya Mas" Jawab Jasmine


Sebelum berangkat ke rumah sakit mereka terlebih dahulu sholat subuh. Selesai sholat Suthan mengajak istri nya bergegas secepat nya kerumah sakit sebelum semua jadi fatal.


Sesampai di rumah sakit Suthan mengambil kursi roda buat Jasmine duduki supaya tidak banyak gerakan karena takut nanti istri nya makin banyak mengeluarkan darah.


Mereka menuju UGD untuk penanganan pertama.


"Ada apa dengan ibu nya pak" Tanya perawat kepada Suthan.


"Istri saya sedang hamil suster dan pagi ini dia ngeflek " Jawab Suthan menjelaskan kepada perawat.


"Silahkan naek keranjang dulu buk, biar kita periksa" Suruh perawat nya kepada Jsmine.


Lalu Suthan membantu Jasmine naek keranjang. Setelah Jasmine berbaring, suster menyuruh jasmine membuka cela** dal** nya untuk melihat seberapa banyak darah yang keluar.


Suster melihat baru bercak warna kecoklatan dan belum ada jaringan yang keluar.


Lalu dokter jaga menghampiri Jasmine untuk memeriksa kelanjutan nya.


"Sebentar lagi kita USG ya buk, untuk melihat keadaan janin nya." Kata dokter kepada Jasmine

__ADS_1


"Apa semua baik - baik saja dok?" tanya Jasmine masih dalam keadaan menangis kepada dokter.


"Kita melihat belum ada jaringan yang keluar, tapi untuk memastikan nya kita harus USG dulu ya buk, ibu jangan terlalu cemas ya, mudah - mudahan masih bisa tertolong." Jawab dokter kepada Jasmine.


Suster sudah menelpon ke ruang dokter Spesialis kandungan yang jaga pagi ini, untuk mengatakan ada pasien yang ngeflek untuk melalukan USG.


Setelah memastikan ke dokter kandungan, suster meminta Jasmine turun dan duduk di kursi roda untuk melakukan USG ke ruang dokter kandungan.


Suster mendorong kursi roda yang di duduki Jasmine menuju ke ruang dokter kandungan dengan di ikuti Suthan.


Sepanjang jalan Jasmine terus ber do' a supaya semua baik - baik saja. Dan janin nya dapat di selamat kan tidak terjadi hal yang buruk.


Sesampai keruang dokter kandungan Jasmine di suruh berbaring lagi di ranjang. Dokter menghampiri Jasmine dan menanyakan apa yang terjadi.


"Sudah berapa minggu ibu hamil?" Tanya dokter kepada Jasmine


"Baru masuk minggu ke delapan dok" Jawab Jasmine.


"Ngeflek nya sudah berapa hari?" Tanya dokter lagi.


"Baru pagi ini dok" Jawab Jasmine


"Baik lah kita lihat dulu ya buk, mudah - mudahan janin nya masih sehat." Kata dokter kepada Jasmine


"Baik pak, itu kewajiban kita sebagai dokter menangani pasien sebaik mungkin." Sahut dokter kepada Suthan


Perawat membantu Jasmine membuka sedikit baju nya keatas dan menarik sedikit celana yang dikenakan Jasmine ke bawah.


Lalu perawat mengoleskan Gel keperut Jasmine. Dokter mulai melakukan USG dengan menekan perut bagian bawah Jasmine dengan perlahan untuk melihat kondisi janin.


"Janin nya masih ada buk, ibu bisa lihat kan? " Jelas dokter kepada Jasmine yang sedari tadi sangat cemas.


"Alhamdulillah" Sahut Jasmine dan Suthan berbarengan.


Karena pada USG pertama kemaren janin nya belum kalihatan tapi kali ini sudah terlihat sangat jelas.


Jasmine masih menangis tapi kali ini tangisan haru karena merasa senang melihat janin nya masih ada. Sedari tadi Jasmine sangat kahwatir kalau janin nya tidak bisa terselamat kan. Jasmine tidak sanggub memikirkan kalau tadi sempat kehilangan calon bayi nya.


Setelah melihat kondisi janin jasmine beberapa menit dokter mengakhiri USG nya.

__ADS_1


"Sekarang yang terpenting ibu harus bedrest total, tidak boleh turun ranjang selain ke kamar mandi." Terang dokter nya kepada Jasmine


Setelah selesai USG Jasmine turun dari ranjang dan berjalan menuju meja dokter dibantu suami nya, untuk mendengarkan saran dan penjelasan dari dokter. Apa yang boleh di lakukan dan apa yang tidak boleh di lakukan Jasmine supaya janin nya sehat.


"Baik dok, calon bakal bayi saya masih sehat kan dok?" Tanya Jasmine untuk memastikan kalau anak nya masih dalam kondisi baik - baik saja.


"Seperti ibu lihat tadi kondisi janin masih baik, tetapi ibu harus benar - benar jaga kondisi kesehatan ibu juga, bedrest total, makan makanan bergizi, minum banyak air putih dan minum obat yang teratur." Jelas dokter kepada Jasmine.


"Sebelum nya ibu sudah ada periksakan kandungan ibu?" Tanya dokter


"Ada dok sekitar sebelas hari yang lalu" Jawab Jasmine


"Masih ada obat yang diberi dokter nya kemaran?" Tanya dokter lagi


Jasmine mengeluarkan sisa obat yang ada di dalam tas nya, tadi memang sengaja Jasmine bawa karena dia tahu kalau dokter pasti menanyakan obat sebelumnya kalau kita berobat berulang pada kondisi sakit yang sama.


"Tinggal ini dok obat nya, yang lain sudah habis saya minum" Jawab Jasmine dan menunjukkan obat asam folat yang tersisa.


"Kemaren obat apa saja yang di beri dokter sebelumnya?" Tanya dokter lagi.


"Ada empat jenis dok, asam folat, ranitidine, Eazycal, dan microgest 100 mg." jawab Jasmine.


"Baiklah ibu bisa lanjut meminum asam folat nya, dan saya akan beri satu jenis obat lagi ya buk, obat penguat kandungan." Jelas dokter.


"Saya minta obat yang terbaik ya dok" Sahut Jasmine kepada dokter.


"Kemaren obat yang ibu minum microgest 100 mg, sekarang saya naikkan dosis nya jadi yang 200 mg ya buk." jales dokter kepada Jasmine.


"Baik dok" Jawab Jasmine.


Dokter membuat catatan resep pada secarik kertas dan mnyerahkan nya kepada suater.


"Masih ada pertanyaan ibu?" tanya dokter. kepada Jasmine.


"Untuk sementara tidak dok" Jawab Jasmine.


" .Yang penting ibu harus jalankan apa yang saya jelaskan tadi, kalau flek nya makin banyak segera langsung kerumah sakit ya buk" Jelas dokter nya lagi.


"Baik dokter terimakasih " Jawab Jasmine.

__ADS_1


Jasmine kembali lagi duduk di kursi roda untuk keluar meninggal kan ruang dokter kandungan. Suster mendorong kursi roda Jasmine menuju apoteker untuk menebus obat yang di resap kan dokter tadi. Setelah beberapa saat menunggu apaoteker memanggil nama Jasmine, kemudian Suthan berjalan menuju apotek dan mengambil obat tersebut.


Bersambung


__ADS_2