Senandung Hati Jasmine

Senandung Hati Jasmine
Episode 44


__ADS_3

"Mbak besok pagi jam sepuluh sebelum saya bekerja, boleh mampir ke rumah Mbak?" Tanya Jesika melalui pesan singkat kepada Jasmine.


Jasmine mendengar phonselnya berdering tanda ada pesan masuk. Lalu membacanya, kemudian langsung membalas pesan tersebut.


"Boleh, silahkan mampir." Balas Jasmine.


"Apa saya tidak mengganggu Mbak, mana tau Mbak mau pergi keluar?" Tanya Jesika memastikan.


"Saya besok pagi masih di rumah, kalau siangnya rencana mau ke swlayan belanja keperluan rumah terutama belanja bahan makanan." Balas Jasmine lagi pesan dari Jesika.


"Bisa minta alamat rumah Mbak?" Tanya Jesika karena dia belum mengetahui dimana Jasmine dan Suthan tinggal.


"Di jalan A.R. Hakim komplek perumahan Indah Permai blok H nomor. 22." Balas Jasmine memberi alamat rumah mereka kepada Jesika.


"Oke, ternyata tidak terlalu jauh dari rumah kontrakan saya, palingan sekitar dua puluh menit nyampe dengan menggunakan sepeda motor, terimakasi Mbak." Tulis Jesika kemudian


"Ya sama-sama" Balas Jasmine lagi.


Setelah mengirim pesan Jesika merasa bahagia karena besok dia akan bertemu lagi dengan pujaan hatinya. Jesika sengaja mampir di hari minggu karena dia yakin pasti di hari itu Suthan ada di rumah. Kalau hari biasa pasti Suthan bekerja di kantornya.


Jesika tersenyum bahagia membayangkan akan melihat wajah Suthan lagi. Dia tidak mengetahui kalau Nuri memperhatikannya dari arah dapur cafe. Nuri tahu kalau sahabatnya itu lagi bahagia karena seperti katanya kemaren kalau hari minggu ada janjian ketemu dengan Pak Suthan.


Besok hari yang mereka sepakati akan bertemu, oleh karena itu dia melihat seharian ini temannya itu sangat bahagia dan ceria. Setiap konsumen dilayani dengan ramah dan baik. Dan kepada teman-temannya dia juga banyak tersenyum hari ini. Hatinya lagi happy makanya kerjanya juga sanagat bagus hari ini.


Walau Nuri di bagian dapur mereka akan sering ketemu karena Jasmine memberi nota pesanan ke mereka dan mengambilnya setelah selesai di masak. Makanya Nuri selalu mengetahui suasana hati sahabatnya itu.


Sementara Jasmine yang dari tadi duduk di ruang keluarga bersama suaminya tiba- tiba berkata kepada Suthan kalau Jesika baru saja menchat dirinya untuk mampir besok.

__ADS_1


"Mas barusan Jesika mengirim pesan ke Jasmine, dia bilang kalau besok jam sepuluh pagi ingin mampir kemari sebelum berangkat ke kerjaannya." Ucap Jasmine kepada Suthan.


"Mau ngapain dia datang?" Tanya Suthan kepada Jasmine.


"Gak tahu Mas, katanya mau mampir, gak mungkin Jasmine nolak kedatangannya." Jawab Jasmine kepada suaminya.


"Jangan terlalu mudah dekat sama orang yang baru di kenal, kita belum tahu apa niatnya, Mas kurang begitu suka kepada dia, baru kenal tapi sudah merasa dekat begitu, mau mampir lagi ke rumah." Ucap Suthan.


"Kita juga gak boleh langsung souzon kepada orang lain, namanya dia tamu ya kita harus perlakukanlah dengan baik, Mas jangan kahwatir karena Jasmine akan jaga diri, tidak akan mudah terpengaruh sesuai keinginan Mas. Jasmine akan jaga batasan berteman dengan orang baru kenal sesuai dengan yang Mas mau. Jadi sekarang Mas sudah kasih ijinkan, karena tadi Jasmine sudah mengijinkannya terlebih dahulu sebelum bertanya kepada Mas." Ucap Jasmine.


"Ia Mas beri ijin, tapi ingat harus hati-hati, walaupun dia perempuan tetap harus jaga diri jangan anggab seperti teman yang sudah lama kenal." Suthan menegaskan.


"Ia Mas, Jasmine janji jaga batasan dan perkataan." Jawab Jasmine.


"Jangan marah ya sayang, Mas keras seperti ini untuk menjaga kamu dari orang- orang baru, kamu terlalu baik, Mas takut kamu dimanfaatkan orang lain." Ucap suamniya.


"Ia sayang Jasmine mengerti kalau Mas mengkahwatirkan Jasmine." Jawab jasmine.


Pagi harinya Jesika bangun dengan hati yang ceria. Dia mulai mandi dan mempersiapkan diri untuk tampil cantik nanti bertemu dengan Suthan. Jesika memilih baju yang terbaik, beberapa hari lalu dia ada pesan baju secara online dan kemaren bajunya juga sudah sampai.


Jesika mengenakan pakaian yang baru dibelinya itu dan kelihatan sangat cantik ditubuhnya. Baju apa pun yang dipakenya akan kelihatan bagus karena memang tubuh Jesika sangat bagus dengan berat badan ideal dan tinggi badannya semampai.


Jesika berdiri di depan cermin dan melihat pantulan dirinya. Dia melihat baju yang dikenakannya terlihat cukup bagus dengan warna mint dipadukan dengan celana jeans yang model robek-robek.


Lelaki mana yang tidak kagum dengan kecantikan Jesika, badan yang bagus dengan kulit putih bersih dan rambutnya yang panjang lurus juga lebat diwarnai dengan pewarna rambut yang kekinian.


Kemudian Jesika mulai berdandan, dia hanya bermain dibagian alis dan bulu mata sementara di pipi dia biarkan alami tanpa riasan cukup dengan pelembab wajah saja dan mengenakan lisptik warna yang lembut. Karena dia bukan mau pergi kekondangan makanya dia gak mau berhias dengan norak.

__ADS_1


Setelah semua selesai Jesika menatap dirinya sejenak dari pantulan kaca cermin. Dia berkata, aku akan meraih cintaku, aku akan memulainya hari ini. Gak ada yang salah kalau sudah cinta, dan bukan keinginanku jatuh cinta kepada suami orang, cinta ini datang begitu saja dan tidak bisa lagi aku menolak dan mengabaikannya. Ucap Jesika pada hatinya.


Jesika meraih tas tangannya dan mengambil hp nya yang masih di cas. Dia kemudian membuka isi chat dengan Jasmine kemaren untuk melihat alamat yang diberikan Jasmine.


Jesika memutuskan memesan ojek online saja ke rumah Jasmine karena dia tidak mau merepotkan Nuri. Biar Nuri saja yang bawa sepeda motor ke kerjaan mereka.


Sebelum memesan ojek online terlebih dahulu Jesika pamitan kepada Nuri sahabatnya itu. Tidak mungkin dia pergi begitu saja tanpa memberitahu kepada temannya.


Tok...tok...tok...Jesika mengetuk pintu kamar Nuri, gak mungkin dia menyelonong begitu saja walau mereka sesama perempuan, mereka kan punya privasi masing-masing.


"Masuk Jesi...pintu gak aku kunci." Ucap Nuri dari dalam kamarnya. Dia masih tiduran di ranjangnya karena juga masih jam sembilan pagi. Karena dia bersiap-siap ke kerjaan palingan jam sepuluh lewat.


Jesika masuk ke dalam kamar dengan wajah ceria dan penampilan yang cantik dan bau yang harum. Karena Jesika memakai handbody lotion dan parfum dengan bau wangi yang sangat lembut.


"Aku pergi duluan ya, kita ketemu di kerjaan nanti." Ucap Jesika.


"Kamu naek apa ketemuannya, dan kalian mau ketemuan dimana?" Tanya Nuri.


"Aku naek ojek online aja dan kami ketemuan di.....ada deh.." Jawab Jesika sambil mengedipkan sebelah mata ke sahabatnya itu.


"Pake rahasia segala ya.." Ucap Nuri.


"Yang pasti bukan di kamar hotel" Jawab Jesika tersenyum.


"Ya udah pergilah sana nanti kamu terlambat, dan lebih cepat kan lebih baik biar agak lama kalian kencannya." Ucap Nuri sambil senyum.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2