
Setelah mengeluarkan semua makanan yang aku makan tadi badan ku jadi terasa lemas. Aku membasuh muka supaya agak sedikit lebih segar kerena memuntahkan semua isi perut ku.
Setelah nya aku bergegas mengambil air putih hangat untuk menetralkan perut ku yang masih mual. Setelah meminum air putih hangat beberapa teguk, aku ke kamar tidur buat berbaring. Kepala ku masih terasa sangat pusing dan perut ku masih bergejolak seakan -akan ingin mengeluarkan muntahan.
Aku melakukan pijatan ringan di kening ku sambil memejamkan mata. Dan aku juga melakukan elusan lembut pada perut ku dan mengajak baby berinteraksi dengan mengatakan.
"kita mesti kuat ya sayang mama, mama yakin kamu di dalam perut mama adalah anak yang kuat, sabar ya sayang sebentar lagi mama akan memakan sesuatu supaya anak mama tidak kelaparan, tapi mama istrahat sebentar ya, karena mama masih merasa sangat pusing." gumam ku pada baby yang ada dalam kandunganku.
Setelah beberapa menit aku terdidur dengan sangat pulas. Waktu terbangun aku melihat jam sudah menunjukkan pukul dua belas lewat sepuluh menit. Aku bangun dengan kondisi badan yang sudah lumayan enakan.
Aku meraih ponsel dan melihat sudah ada beberapa pesan dari mas suthan dan juga dari mamaku.
Mas Suthan menanyakan.
"Assalamualaikum sayang"
"Gimana kondisi nya, apakah masih mual?"
"Sudah makan belum?"
Aku juga melihat beberapa panggilan tak terjawab dari mas Suthan, mungkin karena aku tidak segera membalas pesan nya tadi, mungkin mas Suthan merasa kahwatir padaku. Aku segera menelpon balik mas Suthan.
Setelah berdering, beberapa saat kemudian mas Suthan mengangkat telepon ku.
"Assalamu alaikum mas"
"Wa'alaikum salam sayang" jawab mas Suthan
"Kenapa gak balas wa juga gak mengangkat telepon tadi sayang, apa semua baik - baik saja?"
"Maaf mas tadi setelah muntah Jasmine merasa lemas dan berbaring di ranjang, terus Jasmine ketiduran san tidak mendengar telepon berdering, nyenyak sekali tadi Jasmine tidur nya mas." jawab ku.
"Ini mas lagi jalan menuju kerumah, tadi mas kahwatir ada apa - apa dengan mu sayang, sebentar lagi mas sampai rumah, mau makan apa biar sekalian mas belikan?"
"Jasmine pengen makan soto medan ya mas, ntah kenapa tiba - tiba pengen makan soto, sekalian belikan es cincau ya mas"
"Baik lah mas akan belikan, apa ada lagi?" tanya mas Suthan.
"Kayak nya itu aja deh mas, jangan terlalu lama ya karena Jasmine sudah lapar." jawab ku dengan manja.
"Baiklah sayang, udah dulu ya biar mas konsentrasi bawa mobil nya, supaya lebih cepat juga nyampe rumah"
__ADS_1
"Baik mas, Assalamulaikum"
"Wa'alaikum salam" jawab mas Suthan.
Syukur lah istri ku tidak kenapa - kenapa, aku sangat kahwatir tadi, gumam Suthan dalam hatinya.
Soto medan jual nya di mana ini? permintaan bumil memang selalu yang aneh - aneh, minta soto medan di kota yang sangat jauh dari medan.
Suthan membuka google meminta bantuan mencari lokasi mana yang menjual soto medan di kota ini. Setelah berselunjur beberapa saat di smartphone akhirnya Suthan menemukan rumah makan yang menjual soto medan.
Suthan mengikuti petunjuk dari google map dan beberapa menit kemudian sampai juga ketempat tujuan. Setelah memarkirkan mobil, Suthan turun dan berjalan menuju rumah makan tersebut.
"Ibu disini ada menjual soto medan?" tanya Suthan kepada penjual
"Ada pak, mau berapa porsi?" jawab ibu penjual nya.
"Dua porsi saja ya buk,es cincau ada buk?"
"kita tidak ada menjual es cincau pak" jawab ibu nya.
"Dimana kira - kira ada penjual es cincau ya buk?" tanya Suthan kepada ibu penjual.
Ibu nya menjawab sambil tersenyum " Apakah ini permintaan orang yang lagi mengidam,Ckarena semua yang bapak cari jarang di jual di daerah sini."
"Bapak cari saja di dekat perempatan jalan sana, ada disitu toko china yang menjual es cincau." Ibu penjual soto menunjukkan kearah perempatan yang dimaksud
"Yang disana ya buk"
"Iya pak " jawab ibu nya.
"Baik lah terima kasih ya buk,ini berapa harga nya?"
"Delapan puluh ribu rupiah pak"
Suthan memberikan uang pada ibu penjual selembar uang seratus ribu rupiah, lalu ibu itu mengembalikan sisa uang nya kepada suthan. Sambil berkata
"Mudah - mudah an istri bapak suka dengan soto nya, dan ngidam nya tercapai"
"Baik bu, terima kasih ya" jawab Suthan dan berlalu pergi dari rumah makan tersebut menuju tempat yang di rekomendasikan ibu penjual soto tadi.
Setelah memarkirkan mobil lagi di depan toko china tersebut, Suthan langsung berjalan ke dalam dan menanyakan pada penjual nya.
__ADS_1
"Permisi ko"
"Iya mau pesan apa pak?" jawab koko penjual
"Apa disini ada jual es cincau ada ko?"
"Ada pak" jawab koko penjual.
"Mau minum disni atau di bawa pulang?"
"Di bawa pulang saja ya ko, satu porsi aja" jawab Suthan.
Setelah selesai membuat pesanan es cincau nya, Suthan menanyakan harga nya. Koko menjawab harga nya sebesar dua puluh lima ribu rupiah. Setelah menyerah kan uang nya suthan bergegas pulang kerumah.
Beberapa menit kemudian Suthan sudah sampai dirumah. Jasmine mendengar suara mobil suami nya, bergegas berjalan dari kamar menuju ruang tamu untuk membukakan pintu rumah.
"Assalamualaikum"
"Wa'alaikum salam, mas" jawab Jasmine sambil mencium punggung tangan suami nya. Lalu Suthan mencium lembut kening istri nya.
"Sudah lapar sayang?" tanya Suthan berjalan masuk kedalam rumah sambil membawa pesanan istri nya
"Sudah mas, karena tadi sarapan yang Jasmine makan keluar semua. Gak bisa Jasmine menahan mual nya tadi mas." jawab Jasmine
"Mas tadi beli dimana soto medan nya?"
"Tadi mas cari dari google dan Alhamdulilah ada yang menjual soto medan di jalan sudirman, terus es cincau nya tadi jual nya tidak terlalu jauh dari rumah makan soto medan nya." jawab Suthan kepada istri nya.
" Maaf ya mas Jasmine sudah merepot kan mas Suthan"
"Tidak apa - apa sayang, yang penting dimakan sampai habis ya, mas tidak mau anak kita nanti ngences karena tidak terwujud yang di ingin kannya" jawab Suthan kepada Jasmine sambil mencium pipi istri nya dengan penuh kasih sayang.
"Ayuk kita makan sekarang" ajak Suthan kepada Jasmine.
"Baik mas, sini jasmine tata dulu di meja makan semua nya.
"Biar mas aja yang mengerjakan nya, istri mas duduk manis aja dan makan yang banyak" jawab Suthan dan mempersiapkan makan siang buat mereka berdua.
Jasmine memakan soto medan dengan lahap nya dan sesekali menyeruput es cincau dengan menikmatinya. Tidak berselang lama Jasmine menghabiskan semua soto medan nya juga es cintau nya tanpa ada yang tersisa.
Suthan hanya tersenyum melihat istri nya yang makan dengan lahap.
__ADS_1
Bersambung